Sabtu, 29 Oktober 2022

Tidak Tersentuh Api Neraka

                                                                


 


Tidak Tersentuh Api Neraka


Alhamdulillah kita masih hidup dan masuk di hari jum'at, hari yg penuh berkah.


Kehidupan yg silih berganti sedih-senang, malam-siang, hidup-mati dan lainnya.

Masalah seolah tdk ada habisnya, dan memang tdk mungkin, tdk ada masalah, namanya hidup.

Berhenti masalah jika kita telah tiada.


Mengahadapi hiruk pikuknya kehidupan ini dan kita terhindar dari api neraka setelah kematian, kita mesti mempraktekkan hadist dibawah ini.


Rasululloh ﷺ bersabda:

"HAYYIN (Tenang jiwa), LAYYIN (Lemah lembut dan santun tuturnya), QARIB (Ramah dan suka senyum), SAHL (Memudahkan setiap urusan orang lain)"

(HR At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban)


HAYYIN akan didapatkan jika kita senantiasa berdzikir (ingat kpd Alloh Ta'ala) dalam kondisi apapun.


LAYYIN berakhlak mulia senantiasa positif dalam tutur, pikir dan perbuatan, tanpa kesombongan dan penyakit hati iri, dengki, dendam dan lainnya.


QARIB ramah dan suka senyum kpd sesama, krn senyum adalah sodaqoh. Bukan cemberut, muka ditekuk dan tdk menyenangkan.


SAHL menudahkan urusan org lain inilah makna kita yg hidup sekali di dunia bgmn caranya bermanfaat sekecil apapun dan jadi apapun.


Semoga kita bisa melakukan hal diatas disisa usia ini.


Kita amalkan mulai hari jum'at ini membaca al kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh. 

Suka memberi ilmu (walau satu ayat), harta dan hati yg baik.


Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad, Wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad (By U Jupri)

Di Dunia memang tempatnya perjuangan dan di akhirot adalah.

Serasa banyak yang hilang kesenangan duniaku 

1. disayang, dikangeni dan dicintai menjadi dibenci, dicuekin, didiemin

2. uang tak usah dibicarakan sudah akhu iklaskan 

3. dikagumi, menjadi sering diprotesi

4. kebebasan menjadi tanggungjawab

5. kegembiraan menjadi kemurungan memikirkan  karena omongan orang (saat tidak bisa cuek, saat penilaian manusia menjadi pemikiranku)

Setiap saat bersama Alloh dengan ibadah ......Aku menemukan kesadaran diriku bahwa akan menghadap Alloh sendirian. Di sini latihan untuk merasa sendiri dan hanya bersama Alloh. Di sini merasakan ketergantungan yang besar terhadap Alloh. Di sini merasakan katidak mampuan tanpa pertolongan Alloh. Di sini hanya mengharap pertolongan Alloh...Hasbunalloh wa nikmal wakil....lembutkanlah hati kami....Ya Latif Alloh Latif....Di sini merasakan tidak ada guna penilaian manusia dan hanya penilaian Alloh yang kubutuhkan. Di sini hanya merasa takut untuk dinilai Alloh salah, terserah apa kata mereka aku sudah berusaha semampu mungkin untuk bersabar dan menahan diri supaya selalu dalam kebaikan. Terimalah amalan kami Ya Alloh....saya yakin Engkau anugrahkan kami yang lebih baik dari ini semua

Jumat, 28 Oktober 2022

Jajan Pasar

                                                           


Arti Mimpi Jajanan Pasar Merupakan Refleksi Kehidupan

Arti dan makna mimpi arti mimpi jajanan pasar bisa merupakan refleksi pada masa depan Anda, juga bisa merupakan hal yang masih berkaitan dengan masa lalu Anda sendiri.

Nah, pertanyaannya adalah, apakah bermimpi seputar arti mimpi jajanan pasar tergolong ke dalam kriteria mimpi sebagai bisikan hati, mimpi karena pengaruh setan atau merupakan kabar gembira dari Tuhan?

Bagaimanapun, Anda yang akhirnya bisa memutuskan soal mimpi Anda sendiri, sembari menyadari bahwa segala sesuatunya ada di tangan-Nya.

Karena itulah, penafsiran makna dan arti mimpi "arti mimpi jajanan pasar" ini hanya sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam hidup Anda, bukan sebagai suatu acuan mutlak dan menjadi pegangan hidup Anda di masa medatang.

Dengan tetap bersikap dan berpikiran positif walau sebelumnya Anda sudah bermimpi tentang arti mimpi jajanan pasar akan memberikan keteguhan hati bahwa Allah SWT yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya.

Karena itulah, dalam kondisi bagaimanapun, Anda sebaiknya tidak melupakan kekuasaan Allah SWT atas mimpi arti mimpi jajanan pasar yang Anda alami dan segala hal lainnya dalam kehidupan Anda sehari-hari.

Setiap malam dominan mimpi tentang dunia kerja, terkhusus membersamai ortu siswa. Malam ini mimpi mendapatkan jajan pasar sekresek dari ustd Pri yang beliau berbagi karena setelah penerimaan rapot beliau mendapatkan roti yang lebih enak, sehingga jajan pasarnya dikasihkan saya. Saya makan 1 yang sangat enak, srabi solo.

Malam sebelumnya mimpi mencari jalan keluar di suatu sekolah sambil mencari anak laki-laki kelas 6 dan akhirnya bisa menemukan jalan keluar bersama si anak laki laki yang ganteng. Alhamdulillah semoga menjapatkan jalan keluar dan petunjuk dari Alloh.

Dulu aku ingin menjadi PNS yang enak, kerja serius atau tidak tetap dapat gaji, Namun suami mengajak berpikir "kalau kerja asal dapat gaji, bagaimana keberkahan hidup ini, lagian dengan komunitas yang seperti itu tidak akan membuatmu menjadi lebih baik dalam beribadah" Akhirnya 4x ikut ujian PNS tidak lulus. 

Masih selalu ada keinginan untuk menjadi PNS. Saat berangkat ke SMP Fulday melewati ibu ibu yang sedang duduk duduk santai sambil menyuapi anaknya, "enak men aku yo pingin". Sementara saya sudah pontang-panting menyiapkan sarapan dan mengebut di jalan untuk mengejar cek lok jam 07.00, menurutku itu sudah berat dan sekarang malah tidak ringan karena harus berpisah dengan keluarga tiap saat. Saat teman-teman Fulday melaksanakan Life Skil merasakan beratnya menginap, kini tiap hari aku life skill dan menginap....

Senin aku diantar kembarku dan suami ke Batu. Mereka bertiga tidur di UKS yang difasilitasi oleh U Adi ketua musrif. Namun mungkin siswa masih perlu diajari adab supaya masuk dengan pelan dan sopan. Akhirnya tiap habis subuh 3 laki-lakiku berdiam diri di masjid sampai waktu tidur malam datang. Alhamdulillah mereka tidak mengeluh...terharu aku "semoga kamu bisa membangun masjid le...aamiin". Tambah satu malam lagi di UKS hari Rabu untuk menunggu mobil beres dari service hingga jam 17 baru meluncur ke Surabaya....Ya Alloh lindungi 3 laki-lakiku yang solih...aamiin...jam 22.30 baru masuk rumah.

Masyaalloh sungguh dunia ini adalah tempatnya neraka bagi orang mukmin, sungguh ini tidak mudah dan butuh kesabaran. Semoga Alloh memberikan kemudahan selanjutnya di dunia dan akhirot....aamiin...menulis sambil berdoa dan menangis memohon hanya pada Alloh dengan penuh keyakinan atas semua bukti yang telah Alloh kabulkan untuk kami sekeluarga...Buka hati kami untuk membaca Al quran....Al quran sumber kehidupan...Iftah qulubana ala tilawatil Quran. Ya Robbana ya Fattahu ya Alimu....Aamiin.

Senin, 10 Oktober 2022

Ospek Ronde ke Dua


 Ospek Ronde ke Dua

Kajian Ustd Hanan Attaqi : Makin malam akan makin mendekati Fajar. Malam ibarat masalah dan fajar itu ibarat solusi. Pertolongan Alloh makin dekat kalau masalah kita makin berat.  Kita tidak bisa menghindari malam itu sunnatulloh, begitu juga ujian itu sunnatulloh. Kenikmatan semakin banyak makin dengan dengan ujian.

Aa Gym : Ada peristiwa tidak enak menurut kita ada kasih sayang Alloh, disakit  maka Alloh akan menggugurkan dosa seperti gugurnya daun-daun, ada fitnah maka Alloh mengangkat derajat kita, cari rezeki susah dan susuahnya itu yang akan menggugurkan dan mengangkat dosa itulah semua yang tidak cocok maka ada kasih sayang Alloh yang melimpah di sana. 

terima taqdir Alloh,  teima dengan rido, jika kita rido maka Alloh akan rido, percayalah kita tidak dikecewaka Alloh, kalau tidak cocok karena kita belum  tahu rahasia alloh. 

Masyaalloh tiba-tiba medengarkan youtube nya Hanan Attaqi, tiba-tiba mendengarkan IG nya Aa Gym ada penghibur atas segala kejadian yang selama ini kualami. Rasanya berat di hatiku, pikiranku, menahan emosiku.  "Kok ustdh mau ke sini, kalau aku gak bakalan mau ustdh?". Itu kata seorang Cleaning Service yang sering aku ajak berbincang-bincang dan selalu membersamaiku dari pertama aku sendiri hingga kini bersama yang lainnya.  

Ospek bersama emak-emak awalnya berat banget, membuat hidup tidak tenang, pikiran kacau, ingin selalu dekat dengan pimpinan dan teman untuk mencurahkan rasa galau. Liburan tak nyaman, badan melayang namun pikiran tak bisa pergi dari sekolahan. Rasanya pingin mengumpat, namun justru membuat pikiran tambah sepat. Mata sepet ngantuk tapi tak bisa tidur. Mimpi selalu tentang dialog dengan yang bersangkutan. Makan tidak terasa enaknya bahkan lupa rasanya lapar. Puasa daud saja lebih baik kulakukan, toh makan hanya sekedar mengisi perut untuk mendapatkan tenaga. 

Berkali menuliskan kronologi cerita, berkali mengklarifikasi siswa, sampai bosan rasanya kita semua. "jika bosan klarifikasi, ayo yang bijak bercerita, yang seimbang dalam mendeskripsikan suatu suasana sehingga tidak meimbulkan overtihingking di laur sama, ayok fokus dengan kebaikan, besyukur dalam setiap keadaan". Ya Alloh kami tidak bermaksud menggibah, namun hanya mencari fakta yang benar. Ampunilah kami ya Alloh. Lindungilah kami, pemimpin kami dari kedholiman, dari iri, dengki dan sakit hati. Selamatkan kami dan pimpinan kami terhusus dari rasa malu di dunia dan terlebih akhirot. ...Aamiin.....Menangis aku membaca WA dari SDM. Mungkin aku masih harus bersabar dengan semua ini. Mungkin aku masih harus belajar berkomunikasi lebih baik lagi. OK bapak, saya hanya menuruti pemimpin saya dan itu anjuran dalam islam. Saya tidak sak karepe dewe karena kalau saya manut pemimpin Alloh akan rido dan nyata-nyata didunia saya akan di bela pemimpin saya. Kalau saya manut tidak pada pemimpin maka apakah orang lain akan membela saya? Tentunya tidak, dan nyatanya tidak malah fakta diputar dan membuat saya dan pemimpin saya tidak pada kenyataan yang benar. 

Nasehat pimpinan saya "kita harus jujur, maka akan mujur. Jangan takut kalau kita jujur, karena Alloh akan melindungi kita". Alhamdulillah senang punya pimpinan yang bijak, keluar dari ruangan beliau serasa ada kekuatan dan penuh motivasi, keruwetan terurai berganti senyuman. Semoga yang berat ini akan meningkatkan kedekatan dengan Alloh dan menaikkan derajat di sisiNya...aamiin  

QS 73 : 6

Memperkuat Jiwa

Dalam menjalankan fitrahnya manusia sering dihadapkan pada perasaan galau, putus asa, sedih hingga depresi. Perasaan ini menjadi penghalang untuk berprestasi. Sebagai makhluk yang dibekali keimanan, manusia akan cenderung mengingat Allah SWT. Ibadah dan do'a adalah salah satu cara mengingat Allah sebagaimana di QS  73 : 6 shalat Lail merupakan bentuk pembekalan yang efektif untuk menguatkan jiwa. 

Dengan kebiasaan bangun pada waktu malam akan benar-benar mampu melawan diri untuk persiapan dan penguatan mental yang sangat bagus.

Setelah itu, perintah untuk menartilkan bacaan al-Qur’an yang bertujuan untuk bisa dipahami dengan mudah, juga supaya lebih terasa dan memungkinkan untuk dijiwai. Bacaan yang dibaca dengan pelan–pelan dapat memberi hak yang cukup dalam mengartikulasikan bacaan huruf-huruf al-Qur’an juga hukum-hukum yang berkaitan dalam membacanya (tajwid), panjang pendeknya, idghâm izh-hârnya dan sebagainya.

Kenapa malam?

Dalam QS 73 : 7 dengan suasana yang hening akan membantu seseorang dan memudahkannya dalam mengatur suasana hatinya supaya sesuai dengan ritme bacaan al-Qur’an yang dibacanya. Sehingga hati bisa mengikuti gerak mulut. Sementara di waktu siang, kondisi seperti ini sangat langka untuk didapatkan. Karena banyak urusan dan orang tergesa–gesa dalam urusannya. 

Suasana hening dan hati yang tenang saat membaca al Qur'an akan dapat merenungi isinya dengan mudah. Merenungi ayat-ayat al Qur'an yang di baca merupakan perintah Allah di QS 4 : 82 untuk menbaca dan mentadaburi. Karena orang yang tidak menghayati al Qur'an di QS 47 : 24 adalah orang yang terkunci hatinya. Allah menurunkan al Qur'an di QS 38 : 29 sebagai sarana untuk merenungi tanda- tanda kebesaran Allah.

Subhannallah .....setiap ayat yang kita baca pasti mengandung hikmah bagi pembacanya dan petunjuk agar kita tidak tersesat, yang dapat menguatkan jiwa serta menentramkan hati dan pikiran kita.

Inilah manfaat shalat Lail yang di lakukan secara konsisten dapat mendekatkan kepada Allah, dengan semakin dekat semakin leluasa untuk mencurahkan segala isi hati dan memohon pertolongan Allah. Dengan curhat kepada Allah dan menyerahkan segala urusan kepada-Nya dapat mengurangi semua beban dan perasaan yang menghalangi kita untuk berprestasi sehingga dapat meningkatkan respon ketahanan tubuh imunologik karena tubuh kita rileks tanpa beban.❤️


Kesimpulanya

Situasi dan kondisi yang sunyi dan tenang dapat merenungi dan mentafakuri al Qur'an, dengan memahami al Quran dapat mengurangi beban hidup, menghillangkan semua perasaan yang menjauhkan diri dari ketauhidan sehingga  jiwa menjadi kuat karena hati tentram dan tenang dengan imun yang tinggi.❤️

Kamis, 22 September 2022

SUDAH IKHLASKAH KITA??

                            


                                     


SUDAH IKHLASKAH KITA?? 


✍️Sudah ikhlaskan melepas anak-anak berjuang?

Saat Kyai membatasi aturan pertemuan dan penjengukan

Dan ternyata mereka menangis karena merasa tidak kerasan 

Mampukah kita sebagai walisantri menahan diri untuk tidak mendatangi?


Untuk tidak diam-diam ke pondok, berusaha mencari informasi dari banyak orang, minta foto, minta Video call, minta diperhatikan berlebihan dari ustadz walikelas, musyrif Konsul, musyrif organisasi dan sebagainya.

Padahal disaat disiplin ini diberlakukan Kyai sudah mempertimbangkan

Agar anak-anak lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan

Agar mental keberanian mereka terasah

Agar jiwa kedewasaan terbentuk

Agar kepribadian mandiri mulai dijalani

Jika hal ini belum mampu kita hindari jangan berharap Kelak mereka menjadi alumni kaffah yang pemberani  ...

✍️Sudah ikhlaskah melepas anak-anak berjuang?

Saat Kyai memberikan lauk  bergizi meskipun sederhana utk makan sehari-hari dan membatasi mereka untuk tidak membawa uang berlebihan

Lalu diam-diam kita menyelipkan sejumlah rupiah dalam paket-paket makanan yang hampir seminggu sekali dikirimkan

Atau mengumpulkan iuran  bulanan bahkan mingguan per kelas, per konsul untuk kemudian diberikan yang katanya sebagai lauk tambahan agar gizi mereka terpenuhi, tercukupi seolah pihak pondok dan Kyai mengabaikan hal ini

Dengan alasan kasian, khawatir mereka tidak bisa jajan dan sejumlah alasan klasik ala orang tua lainnya

Padahal saat Kyai menerapkan aturan 

Mendidik Agar mereka bisa hidup sederhana

Agar mereka bisa menahan diri dan tidak bermewah-mewahan

Agar mereka belajar tirakat

Karena salah satu syarat penuntut ilmu adalah tirakat

Membentuk pribadi yg rendah hati, membuka pintu keberkahan

Karena belajar bukan sekedar trnsfer ilmu juga pengetahuan

Tetapi kesungguhan dan keberkahan menjadi pembuka jalan kemudahan

✍️Sudah ikhlaskah melepas anak² berjuang?

Saat di Pondok mereka menghadapi permasalahan, bergesekan dengan teman, merasa kelelahan dengan padatnya aktivitas yang diberikan.

Lalu dengan tergesa mengambil keputusan, memprotes pondok, membawa mereka keluar, memindahkan ke lembaga lain yg menurut kita nyaman


Padahal dengan beragam problematika dan kesulitan tersebut sesungguhnya mereka tengah dididik mendewasakan diri sendiri

Menjadikan mereka survive dan dewasa

Terbiasa menghadapi masalah sendiri, bukan lari kepada orang tua,  

Mampu mencari solusi bukan menghindari apalagi ditinggal pergi


📝Mengingatkan kembali nasihat Kyai bahwa Pondok bukan sekedar tempat mencari ilmu Agama tapi pondok adalah tempat belajar belajar hidup yang islami.

Menyayangi mereka tak harus selalu memanjakan, bukan?

Mengasihi mereka tak harus selalu memenuhi keinginannya, bukan?

Karena pada hakikatnya justru kita harus menyiapkan diri utk berpisah dengan mereka

Kelak dewasa akan hidup dengan Keluarganya, kemandiriannya, kemampuannya dan masa depannya

Bukan lagi dengan kita orang tuanya

Lantas jika ada walisantri yang berkata


"Anak saya sdh lama di pondok masih aja tetap manja, dirumah banyak tidurnya, jangankan membantu org tua maunya dilayani saja, sedikit2 panggil Mama, bla bla bla"


Coba tanyakan pada diri sendiri sudah seikhlas apa kita sebagai orang tua mempercayakan mereka kepada pengasuhan Para Kyai dan Ustadznya di Pondok?

Seberapa besar kita masih sering melanggar disiplin yg sdh di terapkan pondok?

Sejauh apa kita memaknai pesan Kyai untuk TITIP (TEGA, IKHLAS, TAWAKKAL, IKHTIAR, PERCAYA PADA PONDOK) ?


Karena hakikatnya pendidikan tidak berhenti pada interaksi Guru dan murid (santri) tetapi peran dan do'a  orang tua memberi pengaruh penting terhadap hasil yang Akan dicapai pada masing² santri kelak saat mereka menjadi alumni 

Wallahu a'lam bisshowab

Beneran kualami, saat pertama aku dimasukkan grup yang pada akhirnya fokus untuk mencari tahu tentang kegiatan anak-anak, wah sungguh saya tidak bisa lepas dari WA. Mau tidak dijawab kok kurang etis, sementara mau di jawab, dikirim foto kok masih belum dibolehkan, karena masa menjadi kepompong. Tidak boleh ada komunikasi dan juga tanpa media apapun. Akhirnya aku ketahuan ada di dalam grup dan diingatkan oleh kepsek "Tidak usah ada dalam grup bu, kalau salah kata bisa jadi bumerang untuk njenengan dan kita semua". Seperti disambar petir siang hari aku, langsung pusing dan saat itu juga aku pamit dari grup. Tidak cukup itu, ternyata keluarku dari grup juga dmembuat pertanyaat dan dsiskusi besar sehingga kepsek diundang dalam grup emak-emak. 

Namun, alhamdulillah keluar grup membuat ketenangan jiwaku makin baik. Aku makin fokus hanya berkomunikasi dengan Alloh dalam doa malam dan dalam setiap tarikan nafasku. Aku tidak berpikir untuk menjawab dan membuat kata-kata yang tepat untuk berkomunikasi. Karena kadang menyusun kata itu tidak mudah dan sampai terbawa dalam sholat.....astagfirulloohhh.....sebuah tantangan yang tidak ringan... kadang kalau aku mikir pingin balik ke belakang...balik ke surabaya.
 
Di Sini masih untung boleh menitipkan pesanan makanan pada anak saat hari Sabtu dan Ahad. Sampai ada yang berlebihan juga, terlalu memanjakan dan tidak membuat merasa mondok. Harusnya hidup sederhana malah merasa jajan mengalir melebihi saat di rumah yang biasanya sehari 50K, di sini belanja sebulan habis 1.122.300. 

Nasi disajikan dalam suhu biasa saja kata ibunya bikin perut kembung, padahal menurut penelitian malah nasi yang bebas glukosa adalah nasi yang sudah didinginkan. Mereka malah berinisiatif untuk membawa mejicom, trus yang mau membersihkan siapa bu? Begitu Kepsek saya mengajari untuk menjawab usulan ibu-ibu. Padahal makanan di sini menurut temannya U Kiki sudah sangat enak dan lengkap, mungkin itu efek dari kesenangannya makan McD dan makanan instan lainnya.

Susu kepanasan minta klarifikasi, tidur di kasur tanpa dipan klarifikasi, makanan menu kurang kekinian. Astagfirulloh, semoga semuanya dilimpahkan rasa bersyukur sehingga hal sedikit saja bisa perubahan dianggap besar, sebaliknya jika tidak ada syukur sebesar gunung yang yang dilakukan orang lain akan tidak pernah terlihat kebaikan itu. 
Perubahan bisa solat tidak bolong, mengaji lancar, bisa bangun tahajud, bangun kesiangan jadi pusing karena di sini sudah mulai biasa bangun pagi, gerakan solat yang benar itu semua disyukuri oleh ibu JC dan juga olehku. Melihat duduk yang seragam benar dari 3 anak lanangku yang solat di depanku, aku bersyukur.  Luar biasa ibu-ibu yang sudah bisa bersyukur sehingga anakknya juga tenang, menjadi anak yang penurut pada guru di rumah nurut sama orang tua. 

Minggu, 18 September 2022

PengeSYALan

                                                      


          


Kalau laki-laki pembaretan, agak bingung juga menyebut pengesyalan, bisa kliru dengan menjadi penyesalan...naudzubiillaah. Akhirnya "Penyematan tanda kelulusan BLC angkatan I". Alhamdulillah usulku diterima. Skenario acara yang ide awalnya di taroh di tenda seperti kepompong, sempat disetujui namun mungkin karena ini event pertama maka diubah dengan acara ceremonial terlebih dahulu. 

Pembuatan rapot yang cukup membuatku pusing separo kepala, bahkan aku saking kurang konsen, sabun mandi cair aku pakai sebagai shampo...hehehe. Saat itu aku menghitung kuantitas solat dari buku penghubung dan  kami sudah berusaha membuat format, ternyata penialaian hanya berdasarkan pengamatan. Wah ini yang membuatku agak berdosa dan takut tidak adil. Padahal untuk solat aku sudah menghitung berdasarkan buku penghubungnya anak-anak, eh la kok berdasarkan pengamatan, yaitu tentang motivasi solat. Sungguh berat hatiku kalau disuruh mengamati motivasi, takut salah penilaian, makanya aku hanya bisa meminta maaf pad 6 orang wali murid..."Kalau ada nilai-nilai rapot yg lebih itu bagian dr doa kami....jika ada yg kurang mhn maafkan kami.....kami bukan malaikat 🙏🏼..... seperti catatan kebaikan mereka dileptop saya bu". Semoga Alloh mengampuni kami....aamiin.

Malam saat bersamaan dengan gladi bersih, kami masih harus mengeprin rapot dan belum lagi meminta ttd dari U Yus. Padahal kalau dulu pasti maksimal 1 hari sudah beres. Sungguh kepalaku jadi pusing, menahan emosi dan harus menampakkan wajah fine-fine wae di depan semua orang. Alhamdulillah ustdh Kiki menolongku dengan membuat 3 penilaian dan juga mengeprin 4 penilaian dan 1 sertifikat. Alloh mengirimkan dia untukku yang sering pusing dengan layout dan urusan ngeprint. 

Beluum lagi mikir bajuku yang aku pakai saat menyematkan syal, akhirnya aku memilih sama dengan temanku yaitu jilbab putih dan aku dobeli jaket boarding milik U Muh...alhamdulillah langsung di bawakan. Paginya ikut brefing, mendapatkan pinjaman jaket dengan gampang dan U Fibri membantu memintakan tanda tangan dari U Yus. 

Habis subuh menyiapkan gelar karya pokcoy yang dibantu dengan senang hati oleh U Vivin, walaupun akhirnya aku lupa untuk membawakan ibunya jessica, dan bu pri. Akhirnya aku kasihkan semuanya ke bu Nasihin sebagai penghuni terakhir yang aku bareng hingga SMP Al Hikmah.  

Pembacaan quran kami sepakati memilih QS Lukman yang isinya tentang berbakti pada orang tua dan sangat nyambung sekali dengan Orasi siswa yang disempurnakan oleh ustd Mim. Lagu yang kami pilih juga tentang Bunda dan Ayah yang puisinya di ciptakan oleh U Vivin. Puisi tentang perubahan hidup mereka menuju cita-cita. 

Pagi-pagi U rahmat minta saya mengirim susunan acara ke U Edy, sempat deh dapat peringatan lembut kalau susunan acara sambutan itu dari yang terendah yaitu kepala sekolah SMA dan selanjutnya Direktur. Sempat bingun saya dan U rahmat mendapat usulan yang membingungkan dari U Edy dan U Yus, namun akhirnya saya dan U rahmat memutuskan untuk menjadi tangung jawab kami berdua jika ada susunan yang salah. 

Alhamdulillah diluar dugaan kami semua, anak-anak tampil dengan sempurna. Cantika yang kemarin sakit, bad mood kok bisa mbacanya orasi dengan nada dan tempo yang sesuai dengan pendengaran kami sebagai khalayak. Naella juga berceramah dengan lancar, Dhea berpuisi dengan baik dan hafal. Mereka bersama menyanyikan lagu dengan lumayan mengharukan. Puisi yang dibawakan jessica dan Cantika juga lancar tidak tersendat, padahal semalam mereka berdua sakit dan diperiksa oleh perawat. 

Lanjut acara masak, yang kami siapkan terlebih dahulu karena takut mie nya tidak bisa empuk. Rencana awal spagetti instan, tapi entah kenapa jadi spagetti yang masaak biasa. Saking mikirnya tentang masak aku semalam jam 02.10 kebangun dan gak bisa tidur lagi karena mikir itu. Pas bisa tidur malah mimpi tentang masak pagi ini...wah hanya bisa pasrah saja.  

Alhamdulillah masak selesai tepat waktunya dan rasanya mantab uenuuxx. Proposal hidup dan setoran Al Quran orang tua merasa bersyukur anaknya hafal. Untuk Ahla ibunya bilang memang dulu 11 juz itu belum hafal matang/mutkin makanya selanjutnya harus bisa mutkin juga.   Setelah acara tidak ada komentar dari beliau berdua selain "alhamdulillah sebuah awal yang baik ustdh". Lha kok seperti ini masih ada wali murid yang me WA saya, "2 bulan seakan tidak mendapatkan apa-apa" di grup...wah seperti terpukul aku. 

Aku sebenarnya mikir belum beres tidak enak untuk langsung pulang, namun karena sudah tak tahan dan toksik dari ibu-ibu "Kalau waktu libur ya pulang ustdh" wah jadinya aku terpengaruh dan akhir cerita banyak barang yang hilang, gula 1 kg, minyak 3 ltr, hadiah dan teko pecah...mungkin aku dalam hal ini dinilai tidak tuntas. Belum lagi konsumsi yang dipesan berlebih kok malah guru tidak dapat kotaknya, untung ada salad buah jadi bisa digunakan untuk penghibur.

Namun sayangnya, kegiatan yang sudah kami siapkan dengan perjuangan keras....masih saja mendapat komentar yang kurang memuaskan. Biasa saja, bahkan "Apa yang didapat anak saya selama hampir 3 bulan, kok gerakan kaki kiri kanan saja tidak seimbang?"......Astagfirulloohhh ....kontan saja kepala sekolah menjadi terbakar hatinya....saya shock ....dan guru lain ikut menggerundel....begitu minta hasil yang instan. Padahal keberhasilan kan tidak hanya kami dari faktor sekolah, namun juga bagaimana anak-anak yang masih butuh bimbingan itu maksimal melakukan apa yang kami ajarkan. Begitu engkau merasa anakmu sudah baik, sehingga tidak ada penghargaan untuk usaha kami di sini. Kami tidak minta dihargai tapi bersabarlah menunggu anakmu berproses bunda....

Belajar sabar dengan banyak komentar, belajar sabar untuk bersama berproses

Rabu, 14 September 2022

Sabaaaarrrr

 KHAJA MUHAMMAD BABA SAMĀSĪ KS


Khaja Muhammad Baba As-Samasi KS yang merupakan mata rantai ke-13 dalam silsilah saadat lahir di sebuah desa yang bernama Samas yang terletak di antara daerah Ramitin dan kota Bukhara.


Setelah menempuh pendidikan dalam bidang ilmu akli dan naqli, Khaja Muhammad Baba As-Samasi KS menjadi seorang ulama besar. Setelah itu, beliau berintisab kepada Khaja Ali Ramitini KS dengan mengikuti halakah-halakah dan ceramah-ceramahnya. Sebelum wafat, Khaja Ali Ramitini KS mengangkat Khaja Muhammad Baba As-Samasi KS sebagai khalifahnya dan memberikan amanah irsyad kepadanya. Khaja Ali Ramitini KS memerintahkan para murid dan pengikutnya agar berbaiat kepada Khaja Muhammad Baba As-Samasi KS.


 Syah Naqsyiband KS menjelaskan karamah Khaja Muhammad Baba As-Samasi KS seperti ini, “Ketika aku ingin menikah, kakekku mengirimku kepada Khaja Muhammad Baba As-Samasi KS untuk meminta doanya dan memperoleh keberkahan darinya. Ketika pertama kali menemuinya, aku menyaksikan karamahnya. Pada malam hari sebelum pergi menemuinya, timbul dalam hatiku keinginan untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Kemudian, aku bangun pada malam itu dan berangkat ke masjid Khaja Muhammad KS. Di sana aku shalat dua rakaat dan bersujud dengan penuh kekhusyukan. Aku berdoa dengan penuh harapan sambil meneteskan air mata. Dalam keadaan itu, aku bermunajat seperti ini, “Ya Allah, berikanlah aku kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan. Berikanlah aku kekuatan untuk menghadapi masalah-masalah yang datang dari sisi-Mu sebagai bentuk kasih sayang.” Ketika aku bertemu Khaja Muhammad KS pada pagi harinya, beliau berkata, “Anakku, ketika kau berdoa, berdoalah seperti ini, ‘Ya Allah, anugerahkanlah kepada hamba-Mu ini ridha, kemuliaan, dan kemurahan-Mu. Berikanlah kekuatan kepada hamba-Mu yang lemah ini agar dapat bersabar atas cobaan yang mengandung hikmah dari-Mu, serta tunjukkanlah hikmahnya.’ Ingatlah! Janganlah meminta cobaan dengan keinginanmu sendiri!”


Abul Faruq Syekh Sulaiman Hilmi Tunahan As-Silistrawi KS pun berkata sebagai berikut, “Senantiasalah kalian meminta kesehatan dan afiat dari Allah SWT. Meminta kesabaran berarti meminta bencana dan musibah. Ketika tidak ada kekurangan dan kesempitan, terhadap apa kalian akan bersabar?”


Khaja Muhammad Baba As-Samasi KS wafat dan dimakamkan di Samas pada tahun 755 H (1354 M). (Silsilatudz Dzahab, Penerbit Fazilet)


Nama-nama: Laki-laki: Muhammad, Perempuan: Marhamah.


13 September 2022

Kalender Fazilet

Dhea selalu tersenyum bahkan tertawa setiap aku minta membaca surat Al Ashr. Saat Jessika memulai hafalan  "wal asri.....", ketawanya makin lebar. Aku tanya "kenapa ketawa nak?" " karena dia ingat itu persis namanya ustdh". "Kamu tahu itu isinya apa nak? Itu menasehati kita supaya kita sabar" "Nah itu persis ustdh". "Kok kamu tahu kalau ustdh sabar?" "Iya, karena ustdh aku jahatin, kami sebut FBA ustdh tidak marah, ustdh tetap sabar, padahal kalau di tempat saya kalau dijahatin maka balasnya lebih kejem"

"Nak, dulu ustdh paling menghindar kalau ngajarin kamu, mending ngajarin anak lainnya" kataku pagi ini karena aku tahu hatinya Ddhea lagi senang walaupun bangunnya setelah kami semua membuka ngaji dengan doa. Karena kelompokku belum ada yang ke musholla, maka aku tinggal mandi dulu. Ternyata Dhea sudah di kursi depan pintu kamarku dan melihatku keluar kamar dari kaca dia bilang "Ayo ngaji ustdh".....masyaalloh betapa hatiku senang menerima ajakannya.  "Iya ustdh, ngajari aku dulu kayak ngajari anak macam" sambil ketawa dia mengakui perilakunya. 

Dunia ibarat bayangan

 Abul Faruq Syekh Sulaiman Hilmi Tunahan As-Silistrawi KS berkata sebagai berikut,


“Dunia ini seperti bayangan. Ketika kamu membelakangi matahari, bayangan akan berada di depanmu. Seberapa jauh pun kamu mengejarnya, kamu tidak akan bisa menangkapnya, dan dunia pun seperti itu. Dunia selalu selangkah lebih depan dari orang yang mengikutinya. Akan tetapi, jika seseorang menghadap ke matahari dan berjalan ke arahnya, bayangan akan berada di belakangnya dan tidak akan pernah meninggalkannya. Pantaskah seseorang pergi mengikuti bayangannya? Hal yang terpenting adalah menghadap Allah SWT dan membuat dunia mengikuti kita seperti bayangan. Orang yang berlari untuk dunia akan kehilangan akhirat. Orang yang berusaha untuk akhirat juga akan mendapatkan dunia. Jika kamu mencabut dan membawa sebuah pohon dari tempatnya, bayangannya pun akan ikut serta bersamamu. Sebab, akhirat itu asal, sedangkan dunia itu misal dari akhirat.”


“Semua orang mulai berzikir karena dahsyatnya hari kiamat. Para malaikat pun berkata kepada mereka, ‘Tempat berzikir sudah berlalu. Zikir itu dilakukan di dunia.’”


“Sesuatu yang menghalangi seseorang dari kebaikan dan petunjuk adalah nafsu. Nafsu memiliki kekuatan tujuh puluh dua setan dan menyebar ke seluruh tubuh. Pusatnya berada di antara dua alis. Manusia terkadang menjadi murka, lalu berkata, ‘Aku akan melukai, aku akan menghancurkannya,’ dan dia memberontak melawan orang tuanya. Semua ini adalah hasil perbuatan nafsu. Hanya ada satu jalan untuk selamat dari semua keadaan ini, yaitu hanya dengan melakukan rabithah.”


“Hak Al-Quranul Karim setiap harinya adalah dua ratus ayat. Jika seseorang membaca surat Al-Ikhlas lima puluh kali, berarti dia telah membayar hak Al-Quranul Karim. Orang yang memperhatikan hal ini, dengan wasilah hal tersebut dia tidak akan mengalami kesulitan apa pun di dunia. Selain itu, ia akan diberikan rezeki yang luas.”


“Bencana dan musibah datang karena tiga hal:


Jika seseorang tidak taat, bencana datang agar dia bisa taat dan mulai beribadah. Jika dia mulai beribadah, pengampunan Ilahi akan terwujud baginya. Jika dia taat lalu menyerah ketika bencana datang, hal itu adalah hukuman baginya. Jika dia terus beribadah, dia akan diampuni. Jika dia sedikit meningkatkan ketaatannya, derajatnya akan ditingkatkan.


Jika musibah datang saat seseorang sedang beribadah dalam keadaan semangat dan khusyuk, lalu semangatnya berkurang setelah datangnya musibah, baginya ada ampunan Ilahi, dan apabila bertambah, baginya terdapat peningkatan besar pada derajatnya.”


15 September 2022

Kalender Fazilet

Aku tidak peduli kata orang....aku hanya ingin melaksanakan tugasku, amanahku dengan maksimal. Mungkin ini kenapa aku harus menyendiri selama 40 hari.....sendiri fisikku, sendiri jiwaku dalam kesunyian di kota Batu.