Rabu, 28 Oktober 2026

Alhamdulillah

 Alhamdulillah

Kehidupan : Anugerah yang patut disyukuri

U Imam bilang "dzikir yang paling saya sukai adalah alhamdulillah". Saat itu aku masih banyak mengeluh dengan situasi yang aku alami. "Ya saya seh kadang Alhamdulillah kadang astagfirulloh ustd, karena masih ada hal yang belum saya inginkan terjadi dalam hidup saya". Begitu saya membantahi beliau. 

Namun seiring waktu, pelajaran hidup terus menempa dan perenungan terus saya lakukan. Alhamdulillah ternyata banyak yang harus disyukuri dalam hidup ini.  Walaupun juga masih ada hal yang kurang mengenakkan, namun ibaratnya makan ikan bandeng, jangan fokus pada durinya namun fokus pada dagingnya, toh dagingnya lebih banyak dari durinya.

QS Al-Baqarah (2) : 28

Setiap napas adalah anugerah, setiap detik adalah kesempatan untuk bersyukur. Kehidupan ini adalah hadiah yang tak ternilai, mari kita syukuri dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan disia-siakan dan jangan durhaka kepada Allah, karena di QS 2 : 28 Allah Mahakuasa menghidupkan dari mati, lalu mematikan dan membangkitkan kembali, kemudian hanya kepada -Nya kita akan kembali untuk pertanggungjawaban.....sehingga mengingkari nikmat dan kekuasaan-Nya adalah kebodohan besar.


Mari kita hidup dengan penuh kesadaran dan ketaatan, sehingga kita dapat mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Dengan kehidupan, kita bisa merasakan nikmat-nikmat duniawi, seperti nikmat makanan, keindahan alam, hubungan sosial antar manusia, kesehatan tubuh, kecerdasan pikiran dan nikmat-nikmat lain. Tanpa kehidupan, apakah kita dapat merasakan nikmat-nikmat tersebut?


Dalam QS 67 : 2, Allah menciptakan mati dan hidup untuk menguji kita seberapa besar amal kita. Artinya kehidupan sebagai sumber segala nikmat, duniawi maupun ukhrawi. Melalui kehidupan, manusia berkesempatan merasakan nikmat akhirat dengan dapat melakukan amal baik serta menjauhi amal buruk di dunia, sehingga memperoleh balasan nikmat surga di akhirat kelak. 


Sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Ibn Abi Hatim dari Imam Qatadah :

Sesungguhnya Allah SWT membuat hina anak Adam dengan kematian (ketiadaan). Ia menjadikan dunia sebagai tempat kehidupan, kemudian tempat kematian. Dan ia menjadikan akhirat sebagai tempat pembalasan, kemudian tempat yang kekal (HR. Ibn Abi Hatim).


Hadits ini menunjukkan kepada kita, bagaimana Allah mengangkat manusia dari keadaan hina lewat kesempatan untuk hidup. Diberikannya kehidupan adalah kesempatan untuk membuat diri memperoleh derajat mulia. Kemuliaan ini dapat kita peroleh tidak di dunia semata, tapi juga di akhirat. Oleh karena itu, kita harus bisa memanfaatkan kehidupan agar bisa memperoleh tambahan kebaikan di dunia dan di akhirat, dan jangan sampai justru membuat diri hina dan menderita.


Mari kita syukuri dan manfaatkan kehidupan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga kita dapat mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat, dan menjadi hamba yang diridhoi Allah SWT.

Ibu Hebat

 Ibu Hebat


Alloh Maha mengabulkan doa siapa saja asalkan kita bisa merenungi dan bersyukur. Kita mbatin saja, berkeinginan saja maka akan dikabulkan. 

Saat aku membawa makanan, pikiranku berharap ketemu orang yang tepat membutuhkan makanan ini. Alhamdulillah selalu dipertemukan dengan orang yang memberikan banyak pelajaran pada hidupku. Orang yang tepat itu dalam artian dia membutuhkan dan dia bersyukur, terdengar dari kata pertama yang terucap adalah ALHAMDULILLAH. 

Saat sambang anak ke 5 di pondok Sulaimaniyah Kertosono, sengaja memberikan kejutan dengan merencanakan sehari sebelumnya untuk menawarkan titipan pada ibu-ibu walisantri. Alhamdulillah ada sekitar 15 orang yang titip belanjaan maupun uang. Aku siapkan uang dalam kertas yang sudah tertulis nama anak, sehingga nanti tinggal membacakan untuk mengambil bungkusan uang. Barang sudah aku belanjakan di alfaMart dan juga di Momoyo. Saat Momoyo  antri pindah ke Bixsu, alhamdulillah sekalian membelikan Hasna. Kejutan buat dia, toh juga belum bagi HP sehingga memanfaatkan waktu untuk membelikan ibu ibu yang ingin juga membahagiakan anaknya.....bismillah berniat membahagiakan orang lain berharap Alloh membahagiakan kita.

Alhamdulillah ada saja  caranya Alloh membahagiakan, padahal aku tidak berharap. Ibu2 memberikan TF yang dilebihkan. Ada yang bilang buat parkir, buat beli es dan lain lain. Gantian aku kasih bonus susu atau makanan lainnya. Itulah kebaikan itu seperti domino, satu disentuh akan menimpa yang lainnya hingga semua tertular menjadi baik semua. Frasa "Domino Kebaikan" atau efek domino kebaikan umumnya merujuk pada konsep "Pay It Forward", di mana satu tindakan baik kecil dari seseorang memicu rangkaian kebaikan berantai yang menyebar luas ke orang lain, mirip seperti susunan kartu domino yang jatuh berurutan.

Ripple Effect of Kindness", ceritanya biasanya memiliki pola berikut:

  • Seorang pria membantu anak kecil yang kelaparan atau terjatuh.
  • Anak tersebut, setelah dewasa atau di waktu lain, melihat orang lain kesusahan (misalnya dompetnya jatuh atau butuh ongkos) dan ikut membantunya.
  • Rantai bantuan tersebut terus berputar hingga di akhir video, kebaikan tersebut kembali lagi ke orang pertama yang memulai aksi tersebut tanpa disadar
  • https://youtu.be/QMnEP2DYfmI?si=I-pD85WbQz5aqQfr.......filmnya ada di sini

Lanjut perjalanan membagikan makanan. Bertemu dengan Bu Nur yang bertugas sebagai marbot masjid Mujahidin. Beliau cerita kalau suaminya biasanya yang membersihkan masjid, kini suaminya sakit struk sehingga dia yang menggantikan tugasnya. Saat aku kasih makanan beliau bilang "masih ya nak, saya tidak pernah makan yang seperti ini". Masyaalloh meleleh air mataku memeluknya. 

Keluar dari masjid menuju ke apotek untuk membelikan Zahira obat batuk, bertemulah dengan ibu Mistiani. Sunggel paren karena suaminya sudah sedo. Beliau menjual makanan di warung kecil pinggir jalan. Anaknya laki-laki semata wayang kini sedang kuliah di Unesa fakultas Bahasa Jawa. Sejak SMA anaknya pintar sehingga bisa masuk kuliah jalur prestasi. "Saya tidak berpikir kalau anak saya bisa kuliah, tapi karena pintar dia dapat beasiswa bidik misi". Beliau juga tidak pernah mengunjungi anaknya ke Surabaya. Hasil jualannya untuk membayar uang kos 600k tiap bulan dan juga uang bensin dan makan 50k per hari. 

Saat putranya KKN membutuhkan biaya dan juga perbaikan leptop karena kecelakaan saat KKN. Pinjam uang ponakannya yang cukup jauh detempuh dengan naik sepeda. Pas sampai di rumah keponakannya ternyata suami ponakannya sakit struk sehingga tidak bisa meminjami uang. Pinjam kakaknya juga sedang struk, akhirnya pinjam di bank. "Wes nekat demi anak, kalau sudah lunas tidak akan pinjam lagi". Begitu terpaksanya berurusan dengan bank. Ibu Mistiani mengandalkan warungnya yang kini juga tidak seramai dulu. Mengandalkan bantuan pemerintah sambil terus berdoa dia tiap jam 3 dini hari sudah tidak bisa tidur lagi. Beliau sudah tidak bisa tidur. Beliau tahajud dan berdoa memohon pertolongan Alloh, "saya hanya bisa berdoa supaya tidak ada kendala lagi dalam kuliah anak saya, Alhamdulillah saja bu kalau dipikir malah sedih, meminta pertolongan alloh saja bu". 

QS Al-Baqarah (2) : 61

Berhenti Mengeluh, Munajadlah Kepada Allah SWT


Suka mengeluh/mengadukan kesulitan-kesulitan hidup kepada sesama manusia bisa sama artinya dengan tidak rela dengan apa yang sedang dikehendaki Allah SWT. Mengeluh dan meratapi nasib yang diderita sama artinya dengan merasa tidak puas akan pemberian Allah. Sebagaimana Bani Israil di QS 2 : 61 yang merasa bosan dengan makanan yang selalu sama, padahal makanan tersebut anugerah dari Allah yang memudahkan hidup mereka di padang gurun yang tandus. Akibatnya mereka di timpa kenistaan dan kemiskinan (kehinaan dan kerendahan jiwa) ...kebaikan menjadi buruk.


Apakah memang tidak boleh melakukan curhat kepada sesama manusia, seperti seorang kawan kepada kawan lainnya, atau seorang istri kepada suami atau sebaliknya? 

Tentu saja boleh sepanjang curhat itu tidak bermakna “ngrasani" atau menggunjing Allah. Curhat kepada sesama manusia boleh dilakukan selama masih dalam koridor diskusi atau meminta nasihat untuk mendapatkan cara-cara terbaik untuk keluar dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi sebab di QS 5 : 2 memang ada kewajiban untuk saling tolong menolong dan di QS 103 : 3 nasihat menasihati diantara sesama manusia. Artinya setiap manusia memiliki hak untuk mendapatkan nasihat tentang alternatif solusi dari kesulitan-kesulitan yang ada. 


Artinya seseorang memiliki hak untuk mencari nasihat dan alternatif solusi atas kesulitannya, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Allah, yang merupakan inti dari keimanan dan kesabaran. Sikap ini mencerminkan keimanan yang mendalam, di mana seseorang memahami bahwa kesulitan dan kemudahan adalah bagian dari ketetapan Allah yang memiliki hikmah. Kesabaran dalam menghadapi ujian adalah bentuk ibadah yang akan mendapatkan pahala.

QS 94 : 5 - 6 menjadi sumber keyakinan bahwa setelah setiap kesulitan, dalam QS 65 : 2 - 3 Allah pasti akan memberikan jalan keluar bila kita tawakal, yang membuat seseorang tidak berputus asa.


Inilah rahasia yang sebagian kita mungkin belum mengetahuinya. Jadi intinya, tawakkal lah yang menjadi sebab terbesar seseorang keluar dari kesulitan dan kesempitan.


Ya Allah, jadikanlah kami termasuk golongan orang yang sabar dalam menghadapi setiap ketentuan-Mu. Jadikanlah kami sebagai hamba-Mu yang selalu bertawakkal dan bergantung pada-Mu....aamiin yaa Robbal'aalamiin

Senin, 05 Oktober 2026

Dicintai Alloh

Hadis Qudsi yang terkenal, hadis tentang Wali Allah.

Ibrahim, Alex, Justis, Nafi ke Gunung Sumbing dan Sindoro

> " ...Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku sudah mencintainya, maka Aku menjadi pendengarannya yang dia mendengar dengannya, penglihatannya yang dia melihat dengannya, tangannya yang dia memukul dengannya, dan kakinya yang dia berjalan dengannya..." (HR. Bukhari)


Maksudnya bukan Allah masuk ke dalam tangan kita atau kita jadi Tuhan, jangan salah paham. Ulama menjelaskan 2 makna:


1. Allah yang membimbing total.

Tangannya, matanya, kakinya tidak akan bergerak kecuali untuk hal yang Allah ridhoi. 

- Matanya dijaga, gak mau lihat yang haram

- Tangannya dijaga, gak mau mukul / ambil yang haram

- Kakinya dijaga, gak mau melangkah ke tempat maksiat

Karena sudah dicintai Allah, dia dijaga dari salah.


2. Semua gerakannya dapat pertolongan Allah.

- Doanya mustajab: Kalau tangan itu minta, Allah kabulkan

- Kalau dia butuh pertolongan, Allah yang langsung tolong

- Langkahnya dimudahkan ke arah kebaikan


Cara biar dapat itu gimana? Di awal hadisnya sudah disebut:

- Sempurnakan yang wajib dulu (shalat 5 waktu, dll)

- Perbanyak yang sunnah (tahajud, dhuha, puasa sunnah, dzikir, baca Qur'an) dengan istiqomah.


Jadi puncaknya cinta itu bukan kita yang hebat, tapi Allah yang ngatur tangan, mata, dan kaki kita biar gak salah jalan.

Ya Alloh aku ingin menjadi hamba yang Engkau cintai.

Kesekian kalinya aku memergoki muridku yang sedang berbuat salah. Saat di Bandara Juanda, kok ya pas aku yang inisiatif menjemputnya dan pada akhirnya setelah aku bingung mencari, ternyata dia pulang bersama sahabatnya dan diturunkan di rest area. 

Saat dia datang ke sekolah bersama sahabatnya eh juga ketemu sama aku yang membuat mereka kikuk dan malu sehingga tidak dijinkan datang lagi bersama.

Saat ada muridku yang membaca laporanku, entah karena apa aku lewat 100 tangga itu sehingga bebpapasan dengannya yang sedang membawa laporan harianku, hal itu membuat dia merasa malu. Padahal mungkin tujuannya untuk menceritakan hal hal yang terjadi kepada adek kelas.

Saat hari penting, tiba-tiba ada murid yang tidak mengikuti suatu  acara penting itu sehingga membuat kehebohan terjadi. Lagi-lagi dengan tanpa sengaja berpapasan dengan aku. 

Saat sekelompok murid akan bersama bermain ke kota Malang, aku kira dia sudah pergi. Aku memeriksa rak sepatu walaupun sebenarnya aku tidak hafal sepatu milik masing-masing murid. Aku hanya  bertanya dalm hati "ke mana ya sepatu bagus di depan asrama?". Ya sudahlah mereka sudah pergi. Aku sendiri sebenarnya juga enjoy jika pergi dengan sepatu gaya yang aku miliki, namun peraturan tetap harus ditegakkan. Alhamdulillah tiba-tiba mereka sudah muncul di dekat mobil dengan wajah penuh harap untuk aku mengijinkan. Padahal ibunya bilang jika mereka itu sudah menunggu di lobi dengan sepatu gaya bahusnya. Lha kok tiba-tiba aku menyapa ibunya....wah kembali deh mereka untuk menyesuaikan dengan aturan yang ada. Alhamdulillah mereka tetap baik dan pergi memelukku.

Saat aku bingung, mikiiir banget untuk mengutarakan bahwa suatu alat itu untuk kepentingan bersama. Kalimat yang tepat  perlu aku cari untuk memberikan pemahaman. Aku hanya mengajak mereka berdoa "semoga daganganmu berkah nak, salah satu indikatornya dengan awetnya alat kita bersama, aamiin". Alhamdulillah ada suatu event mendadak yang menharuskan kami untuk belanja bazar secara cepat. Alhamdulillah aku juga pas ditugasi sedang kosong dari mengajar sehingga bisa 90 persen mendampingi berbelanja. Akhirnya kami menemukan cara efentif sehingga tidak usah lagi menggunakan alat asrama namun bisnis tetap berjalan, bahkan lebih mudah dan simpel serta tetap menghasilkan kebahagiaan dan pengalaman berbisnis. 

Banyak hal dalam keseharian aku serasa selalu diberikan petunjuk Alloh. Saat pertama anakku mengalami ketidak nyamanan komunikasi dengan suaminya, otomatis sebagai orang tua menghawatirkan, apalagi anak ini sedang di puncak kebahagiaan. Sebagai umi aku tidak enak jika mau bertanya detai permasalahannya. Lha kok tiba-tiba menantuku me WA, menceritakan awal ketidaknyamanan itu.....masyaalloh nyambung banget ya perasaan ini. Sangat senang punya menantu yang terbuka sama uminya. Dari sejak sebelum menikah aku ingin menjadi menantu dan punya menantu yang saling terbuka....alhamdulillah terkabul


Masyaaloh ...bolehkan jika aku merasa disayangi Alloh? Dengan Alloh memberikan solusi dan juga menunjukkan hal yang menjadi tangung jawabku.Walaupun di satu sisi aku dibenci manusia namun aku merasa bersyukur Alloh selalu mendampingiku dalam setiap saat aku berpikir, berbuat dan berkata.

Ya Alloh jika memang Engkau sayangi aku, ternyata untuk meraih sayangMu itu mudah

Apalah yang aku lakukan selama ini hanya hal-hal kecil, namun Engkau begitu banyak kebaikan padaku

Ya Alloh aku memang hanya hambaMu yang bisa berbuat semampu aku.

Ya Alloh aku sangat bersyukur atas segala yang terjadi dalam hidupku.

Ampuni aku jika dulu sering aku menangis karena tidak puas dengan taqdirMU

Alhamdulillah kini aku menangis karena bersyukur atas taqdirMu

Alhamdulillah alhamdulillah aku bisa berkata dan merasa Alhamdulillah itu kalimat ter asri ku

Rabu, 23 September 2026

Golongan Darah

 Golongan Darah

Mangajar biologi adalah panggilan jiwaku. Sejak SMA aku sudah tertarik mempelajarinya karena aku suka merenungkan hal yang terjadi di sekitarku. Belajar biologi makin membuatku merasa dekat dengan Alloh, merasakan kebesar Alloh yang ada pada diri ini dan sekitarku. Maka aku mengambil jurusan A2 yaitu BIOLOGI. Saat kuliahpun aku mengambil biologi karena aku merasa cocok dan selain itu juga membantu orang tuaku dengan cara  bisa tembus jalur Penjaringan Minat Dan Kemampuan (PMDK) di universitas negri. Alhamdulillah tembus PMDK Universitas Brawijaya. 

Mengajar biologi ternyata juga panggilan jiwaku. Bisa menceritakan kebesaran Alloh ke muridku. Termasuk hari ini aku mengajar sistem peredaran darah. Ada hal yang selalu menjadi titik tekan dalam menjelaskan biologi. Di Al Hikmah diwajibkan mencantumkan Integrasi Nilai Keislaman (INK), masyaaloh itu cocok bganget dengan jiwaku yang selalu ingin menceritakan kebesaran Alloh lewat biologi. 

Pelajaran memasuki bab Sistem Sirkulasi aku putrakan video masa kejayaannku menjadi juara 1 Lomba Karya Ilmiah Guru tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Penuh heroik banget untuk mencapainya. Antara pembuktian doaku sebagai orang yang  terdolimi dan kuasa Alloh memang aku ingin ungkapkan dalam video itu. Tujuan keduanya adalah membuat media yang bisa memahamkan konsep yang ada di dalam sistem Sirkulasi. Video ini dimainkan oleh Intan Dkk yang kini sudah memiliki anak, alhamdulillah masih menjadi amal jariyah yang bisa membuat muridku selanjutnya semangat berkarya dan lebih dari itu semangat mensyukuri proses dalam tubuh kita.

Video pertama tentang Energi Kehidupan, yaitu tentang proses oksidasi biologi yang diperankan oleh Eritrosit dan Oksigen.  Menghasilkan energi yang kita gunakan untuk aktivitas dan menghasilkan karbondioksida yang digunakan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis. Video yang berjalan 3 menit hingga seorang muridku yang bernama Ziyad berkomentar "masyaaloh ya ustdh, kalau kita perankan memakan waktu 3 menit, sementara realitanya sangat singkat sehingga kita bisa menghasilkan energi". "Masyaalloh nak, kamu cerdas spiritual hingga bisa merenungi hal ini nak".

Video kedua adalah Perban Illahi, siswi berperan sebagai keping darah/ trombosit/platelet berkeliling tubuh, saat bertemu dengan luka maka dia berubah menjadi trombokinase yaitu suatu enzim yang terbentuk karena adanya luka. Trombokinase mengubah pro Tombin menjadi trombin

 

  

Senin, 14 September 2026

Hidup ini Kejutan

 Hidup ini Kejutan

Belajar dari perbedaan pengelolaan ekonomi beberapa keluarga

13 September 2026

Hidup ini ibarat kisah penuh kejutan di setiap lembarannya, mintalah selalu kepada Dzat Yang telah menuliskan takdir hidupmu supaya Dia memberikan padamu kejutan-kejutan yang penuh kebaikan.

Jangan sampai anggapan mustahil dan logika dunia menghalangimu untuk meminta kepada Rabb Yang memberi keturunan kepada Zakariya di usia senja, Yang telah memberi Maryam anak tanpa suami, Yang telah membuat api menjadi dingin bagi Ibrahim, juga Dialah Yang telah membelah lautan untuk Musa -alaihimus salam-.

Keluarga Kilil. Suaminya bekerja dan separoh gaji buat istrinya, setelah itu tidak mau tahu cukup atau tidak. Akhirnya istrinya membantu mencari uang untuk mencukupkan kebutuhan rumah tangga.

Keluarga sahabat SD ku, Suaminya kerjanya tidak pasti, kalau punya uang hanya anaknya yang dikasih, akhirnya istrinya membantu mencari uang untuk menutupi kebutuhan rumah tangga. Sampai dia minta lamtoro pada tetanggnya untuk dijual dan dibelikan beras. Itulah bentuk kepedulian seorang istri, walaupun seringnya suami kurang peka.

Keluarga 



Senin, 31 Agustus 2026

Menthok saudara Bebek


Mengamati perilaku hewan kesayanganku



Kucing Pon Pon  dan kucing lainnya di boarding perhatian sama aku. Setiap kali aku datang menyambutku, mengikuti ke mana aku pergi. Menatapku dengan mata memelas ingin diberi susu kambing yang seger, tulang ayam dari sisa makan muridku, ikan asin aku urab dengan nasi anget, sering juga senang dengan lapis kukus surabaya.

Kambing membutuhkan untuk diperah, membutuhkan makanan ekstra yaitu biji kacang ijo yang dia makan sambil diperah. Dia mengerti waktu diperah jam 7.30 dan sore jam 15.30. Begitu kandang di buka dia langsung lari menuju dipan pemerahan sambil menikmati kacang ijo kupas yang telah disediakan. Selesai proses pemerahan, dilepaskan dari dipannya, dia langsung kasuk kamarnya masing-masing. Tidak keliru dan juga tidak ada yang "ngerumpi masuk kamar temannya". Masyaalloh instingnya kuat, mungkin dia sudah mencium bau kamarnya sehingga tidak keliru kamar temannya. 

Bebek, saat melewati persawahan menuju ke Kertosono pondoknya Hasna sudah 4 tahun ini. Dia hanya melihat ayunan tongkat pemiliknya, langsung dia masuk ke barisannya dan masuk juga ke kandang melewati jembatan yang terbuat dari bambu yang sudah disiapkan majikannya. Bebek  terkenal binatang penurut, makanya ada kata "mbebek" jika seseorang itu selalu menurut orang lain. 

Walaupn sebenarnya nurut pimpinan itu tidak 100 persen suatu hal yang tidak berkualitas. Terbukti bebel yang penurut, jika telurnya dijual harganya lebih mahal dibandingkan telor ayam. Coba belilah martabak telur ayam dan bandingkan dengan martabak telur bebek, pasti lebih mahal martabak telur bebek. Daging bebek juga harganya lebih mahal daripada daging ayam.

Ayam, saat di rumah Blitar banyak banget ayam kampung bapakku dan sekarang punya adek iparku. Pintu dapur di buka, langsung ayam-ayam itu antri di depan pintu, minta makan. Saat sudah kenyang, pintu samping ke arah kebun di buka maka ayam-ayam itu berdesakan keluar kandang. Saat sore hari, pintu kandang di buka langsung saja mereka masuk secara otomatis.  

Ikan cupang....dengar ketukanku di aquarium, dia langsung mendekat dan ke atas tandanya aku ngasih makan.

Beda lagi dengan 2 mentok yang aku pelihara saat ini.  Saat ku datangi, kuberi makan dan minum..diam, bahkan saat makanan aku masukkan ke dalam kurungan hanya sisi yang berbeda, dia tidak meresponnya. Saat ku mandikan...respon kepakan sayap. Saat dia minum...diminum sendiri padahal dia berada di kurungan yang sama. Mbok Yo geser biar temannya bisa ikut minum. Temannya juga diam...gak inisiatif...permisi brooooo". Saat ku geser kandangnya ...diam...mbok mundur...biar bisa gerak. Kenapa ya menthok ini...pendiam amat. Apakah di buta sehingga responnya rendah?

Saat aku memberinya makan, diam saja. Pas sudah menemukan makanannya, mbok ya badannya itu menghadap ke makanan...eh tidah...hanya lehernya yang dibelokkan. Heheh maklumlah ...makanya ada lagu "mentok-mentok ojok meneng wae, mung lakumu angisin-isini...." Ternyata ya ini faktanya...diam...geser bokong dikit untuk makan saja gak mau.....males banget yo Thok.

Salah satu hal yang aku ajarkan pada Hasna adalah dengan menerima titipan teman-temannya, orang tua temannya walaupun dia bukan orang dekat Hasna. Mengajari peduli untuk menolong orang lain, mengajari menyenangkan orang lain itu tidak harus dengan harta, namun dengan menolong apa yang dibutuhkan orang lain. Walaupun saat ini Hasna belum menerima 100 persen. Bahkan dia menangis karena merasa aku kurang punya waktu, waktunya tersita untuk belanja, membuka wa pesenan, membuka rekening TF an. Sebanyak 13 ibu dengan berbagai pesanan. Sampai ada yang WA nya tidak berlanjut hanya saya jawab salamnya. 

Namun aku tetap berusaha mengarahkan niat positif dan juga ketrampilan pikiran positif, yaitu merasa kaya karena membelanjakan banyak uang. Merasa kaya akan merupakan sebuh doa untuk kaya beneran, kaya dan tetap peduli sesama. Tidak usah berharap manusia yang kita tolong membalas, biarlah Alloh yang akan membalas karena itu lebih tidak terbatas pertolongan Alloh. 

Sampai suatu saat aku sering disapa ibu-ibu yang kenal aku. namun dengan menguras memori aku mengingat siapa ibu itu. Tetap tidak ingat ternyata kami sudah akrab di chat wa namun belum pernah ketemu. "oo maafkan saya ya bu saya mudah akrab namun mudah lupa kalau belum pernah ketemu dan foto, mari kita foto bu biar saya ingat terus" hehe alibi untuk menutupi rasa maluku gara-gara aku lupa. Banyak juga yang mengucapkan selamat atas pernikahannya Sari. "Lo ibu tahu dari mana?". Ibu ajeng, ibu yessy menjawa "Saya liat dari starusnya ibu aisyah, di grup di posting ibu aisyah...selamat bu dapat mantu abi turky....gimana ceritanya bu?". Wah kalau sudah minta cerita pasti panjang...hehe 

Suatu pelajaran... adab, manut itu penting dibandingkan kepintaran. Ada suatu penelitian bahwa 10%  - 20 % sukses karena pintar, 80% nya karena kecerdasan emosi dan spiritual....disini membuat orang peduli, empati dan mendekati illahi robbi.....Yukksss terus belajar EQ dan SQ. Every day is learning day

Rabu, 29 Juli 2026

Harta dan Anak : Ujian atau Jebakan ?


 QS 23 : 55

Harta dan Anak : Ujian atau Jebakan ?


Salah satu kebahagiaan yang dirasa paling sempurna ketika membina rumah tangga adalah memiliki anak disertai dengan ekonomi yang cukup, semua kebutuhan relatif terpenuhi, dan keinginan tercukupi. Dengan keberadaan semua itu, maka rumah tangga terasa lebih lengkap dan lebih indah. Hubungan suami istri pun akan lebih erat dan lebih harmonis. Salah satu tujuan utama dalam pernikahan itu sendiri adalah untuk memperoleh keturunan, agar bisa menjadi ikatan penguat antara suami istri dalam membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah. 

Kita jangan terpaku pada nikmat duniawi sebagai ukuran kebahagiaan dan keberhasilan karena di QS 23 : 55 bahwa harta dan anak bisa menjadi ujian dan jebakan bagi orang-orang yang lalai. Mereka tidak menyadari bahwa kenikmatan duniawi bisa jadi hanya penundaan azab atau bahkan azab itu sendiri , karena mereka semakin jauh dari Allah SWT.

Allah SWT mengingatkan melalui QS 8 : 28 bahwa harta dan anak adalah cobaan dari Allah, agar menjadi jelas siapa yang memiliki iman yang kuat dan yang lemah. Orang yang kuat imannya tidak disibukkan oleh harta dan anaknya dari ketaatan Allah. Sedangkan orang yang imannya lemah, harta dan anak akan menyibukkannya dari ketaatan Allah.

Allah mewarning kita di QS 63 : 9 bahwa harta dan anak dapat menyibukkan dan memalingkan dan menjadi penghalang seseorang dari mengingat Allah dan mengerjakan amal kebajikan.

Aisyah ra mengemukakan dalam haditsnya, ketika Rasulullah SAW memeluk seorang bayi, beliau bersabda,

”Sungguh mereka (anak-anak) dapat menjadikan seseorang kikir dan pengecut , dan mereka juga adalah termasuk dari haruman (bau-bauan yang harum) Allah SWT”.

Kita harus berhati-hati dan sabar menghadapi anak dan pasangan karena diantara mereka di QS 64 : 14 ada yang menjadi musuh. Mereka perlu dibimbing, tidak terlalu ditekan bahkan sebaliknya dimaafkan dan tidak dimarahin tetapi diampuni.

Semoga Allah SWT memberikan karunia anak yang shalih, yang membantu dalam ketaatan dan menjadi pengingat dari kelalaian, serta memberi nasihat ketika lupa dan luput dari ajaran Islam.....aamiin 🤲 

Wallahu'alam bishowab ❤️

Suatu ketika kau bilang "Aku mondok ini hanya karena nuruti umi, aku punya cita-cita sendiri"

Ya Alloh....bimbinglah anakku...aku hanya bisa berdoa seperti itu sambil ngangis setiap malam di tahajudku. Aku hanya bisa bergantung pada Alloh atas nasib anakku. Secara logika mungkin suatu saat anak-anakku akan menjadi ustd guru ngaji al Qur'an. Namun aku hanya pasrah pada kata-kata ustd bahwa ilmu terbaik itu al Qur'an. Mengajarkan terbaik adalah mengajarkan Al Qur'an. 

Ya Alloh anakku sudah manut di jalanMu, tolonglah mereka di dunia dan di akhirat....doa itu terus aku lantunkan. Sebagai ibu aku masih juga logika dengan kehidupan dunia anakku. Melihat beberapa teman anakku yang akhirnya keluar untuk kuliah di perguruan tinggi negri. 

Saat hatinya tidak lega, bisa saja emosional. Namun aku hanya mengingatkan dengan penuh kesabaran, bahwa hal itu dosa, tidak disukai Alloh. Aku hanya memaklumi apa yang ada dalam bsikan nafsunya. Aku hanya bilang "Nak mungkin kamu sekarang belum merasakan perlunya yang diajarkan orang tua dan guru-gurumu, namun umi yakin suatu saat kamu akan memerlukan ini semua".

Suatu ketika dia lega hatinya baru aku bercerita tentang kondisi anak temanku yang lulus S2 juga mencari kerja urusan ekonomi tidak mudah. Kuliahnya juga tidak murah, namun saat mencari kerja juga tidak tiba-tiba mendapatkannya. Temannya anakku ke dua, sudah kerja dan tidak mudah juga menghindari hal-hal subhat di lingkungan kerjanya. 

"Jangan tergantung pada logika nak, Alloh akan menolong kita bila kita berusaha maksimal, dijalanNya dan percaya bahwa Alloh akan menolong. Kamu sudah berusaha menghafal Qur'an dan ilmu lainnya di pondok itu sangat bagus dan membuat umi tidak malu bila menyerahkan kamu pada Alloh. Karena kamu sudah di jalan Alloh".  

Anak kita memang belum tahu arah hidup, kita sebagai orang tua harus mengarahkan dengan sabar dan mendoakan supaya hatinya mencintai Alloh. Sungguh itu suatu hal yang tidak mudah, namun jika kita menuruti kemauan anak yang belum tahu arah maka bisa jadi nanti di akhirat kita akan dituntut oleh anak. Mungkin memang saat itu anak kita emosi hadapilah dengan sabar, berilah hal kebutuhannya semampu kita sambiul diberikan pengetian tentang kebutuhan dan kondisi ekonomi insyaalloh anak kita akan mengerti. 

Alhamdulillah kesabaran anak pertamaku dalam mencari ilmu, nurut sama arahan orang tua, kesabaran menghadapi ekonomi keluarga, kesabaran dalam berbagi perhatian dan kesabaran dalam mengendalikan hawa nafsu untuk tidak pacaran membuat Alloh menolongnya. Memberikan kehidupan seperti yang aku inginkan, yang aku doakan setiap saat aku merasa tindak nyaman dengan kondisi yang aku alami. Ubahlah hal yang tidak kau sukai menjadi video bayangan hidup yang kamu inginkan, maka saat emosi memuncak itulah doa akan dikabulkan. Tetaplah sabar walaupun doa itu tidak terkabul buat dirimu, mungkin untuk anak-anakmu atau cucumu. 

Mempunyai 5 anak mondok al Quran mungkin itu adalah cita-cita dan doa bapakku yang mondok tidak lulus karena diminta embahku pulang kampung. Bapakku manut sama emboknya, memang hidup beliau sederhana, namun cita-cita bapak emakku sangat mulia "kamu harus lebih baik dalam segala hal dibandingkan bapak, Ilmu matematika boleh 80 tapi lek agama harus 100". Artinya bapakku walaupun sekolah SD tidak lulus dan mondok juga gak lulus namun visioner dunia dan akhirot....alfatihah buat beliau berdua.