Selasa, 02 Juni 2026

Hari Tua

 QS 8 : 44

Hati Yang Bersih Dan Selalu Bersandar Kepada Allah SWT


                                                                            



Peristiwa Perang Badar ini menjadi bukti nyata bahwa pertolongan Allah akan datang kepada hamba-Nya yang beriman dan bertakwa, meskipun dalam keadaan yang sulit.

Pada QS 8 : 44 mengajarkan pentingnya memiliki hati yang bersih dan selalu bersandar pada Allah dalam segala urusan.

Kisah ini memberikan pelajaran bahwa jumlah pasukan bukanlah penentu kemenangan, melainkan keimanan dan pertolongan Allah-lah yang menjadi kunci keberhasilan.

Pada QS 8 : 63 menunjukkan bahwa Dzat yang tak pernah mengecewakan, yaitu Allah SWT. Sebagai seorang mukmin, kita dalam QS 5 : 23 diajarkan untuk selalu menyandarkan segala harapan dan kepercayaan hanya kepada-Nya, karena hanya Allah yang mampu memberikan segala sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya, tanpa pernah menyalahi janji.

Tiada keberuntungan yang sangat besar dalam hidup ini, kecuali orang yang tidak memiliki sandaran, selain bersandar kepada Allah. Dengan meyakini bahwa memang Allah-lah yang menguasai segala-galanya, mutlak, tidak ada satu celah pun yang luput dari kekuasaan Allah, tidak ada satu noktah sekecil apa pun yang luput dari genggaman Allah. Total, sempurna, segala-galanya Allah yang membuat, Allah yang mengurus, Allah yang menguasai.

Ada pun kita, manusia, di QS 91 : 8 - 9 diberi kebebasan untuk memilih, "Faalhamaha fujuraha wataqwaaha." (dan sudah diilhamkan di hati manusia untuk memilih mana kebaikan dan mana keburukan).

Potensi baik dan potensi buruk telah diberikan, kita tinggal memilih mana yang akan dikembangkan dalam hidup ini. Oleh karena itu, jangan salahkan siapa pun andaikata kita termasuk berkelakuan buruk dan terpuruk, kecuali dirinyalah yang memilih menjadi buruk. Naudzubillah.

Wallahu'alam bishowab ❤️

Bersandar pada Alloh.....itu yang dilakukan Bapak Ahmad Atim, seorang kakek berusia 87 tahun. Istrinya meninggal tahun 2012 dengan tidak mempunyai anak. Kini beliau hidup bersama cucu ponakannya yang juga bukan orang berkecukupan. Pak Atim sudah tidak kuat lagi berjalan jauh. 

Aktivitasnya mulai dari jam 02 dini hari beliau solat tahajud "aku wes ora kuat mlaku, isoku mung mendoakan semua kaum muslimin dan muslimat". Lanjut dengan solat subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya, jam 7 pagi beliau duduk di pom bensin karang ploso.

Beliau duduk sambil tersenyum, dalam hatinya berdzikir dan mendoakan orang yang melintas di jalan. Itulah bentuk tawakkal pada Alloh, dengan berdoa dan berusaha untuk duduk, menampakkan diri dengan senyuman menandakan hati yang penuh ketenangan, membuat tulisan di sepedanya dengan terus berharap Alloh yang memberikan rezeki. Jam 12 beliau pulang dengan membeli sebungkus nasi. 

Beliau yakin bahwa Alloh akan memberinya rezeki seperti burung di halaman SMA Al Hikmah IIBS Batu yang selalu terdengar riuh gembira seakan tidak memiliki masalah. Dia  pergi pagi seiring terbitnya matahari dengan penuh keceriaan. Memakan nasi yang aku dan bu Imam di halaman rumah...rammmeee banget....mungkin mereka sedang berdzikir dan bersyukur telah mendaparkan rezeki nasi garing. "Terimakasih ya Alloh...terima kasih bu Asri....terimakasih bu Imam.....aku doakan kau bahagia seperti aku...kau masih sorga...aamiin". Sesaat kemudian, jam 6 sudah hilang suaranya...mungkin mereka sudah kenyang. 

Suatu ketika aku bertanya iseng pada suamiku, "Setelah mereka makan...burung -burung itu ngapain ya mas?". Suamiku menjawab asal bunyi sambil tertawa "dolan". Alhamdulillah saat aku keluar rumah dan duduk termenung di halaman depan, sambil melihat MPH yang megah dan halaman yang asri hijau rumputnya. Tarraaaaaa kulihat 2 burung sedang bergurau, kejar kejaran, mungkin itu suami istri...hehe.

Pelajaran lagi, bahwasanya tawakkal itu membuat rukun dalam kehidupan terlihat burung bergurau bukan saling mematuk, damai di hati walaupun tidak tahu hatinya burung mereka terbang pelan sambil berkicau. Burung tidak berusaha menyimpan makan dari aku dan bu Imam karena yakin besok pasti ada lagi. Mungkin juga dia membawakan anakknya yang disangkar, yaaa sebatas kebisaan paruhnya membawa nasi kering dari bu Imam. Jadi teringat Bapakku saat menanam padi, tidak pernah menghalau burung yang makan padi. Bapak selalu bilang "yo wes ben di waregki, gak atene ngentekne tandurane bapak, iku sedekahe bapak dadi petani. Sedekah neng manuk, uler, bakteri". Masyaalloh bapakku idolaku yang selalu menginspirasi aku...Ya Alloh sayangi bapak dan emakku....al fatihah...

Foto dapat dilihat di siniiii  https://www.instagram.com/p/DZBSGf5kvq8/?igsh=MXN0eTl0dGwwYmo4cg==    

Senin, 02 Maret 2026

Qonaahnya Vanili

 Belajar Ngalam

Qonaahnya Vanili

Tahukah anda, tumbuhan apa yang islami?

Jawabnya adalah Vanilla planifolia

Kenapa begitu saya sebut islami?

Karena perkawinannya hanya bisa jika dilakukan oleh seorang modin (pengurus desa bagian keagamaan). Itu seh kalau manusia. Modinnya vanilli di Al Hikmah Batu adalah mas Faris dari Probolinggo. Beliau dulu yang intensif merawat Vanilli. Perkawinannya hanya terjadi di pukul 7 pagi, jika terlambat maka bunganya akan layu. Perkawinan semacam ini disebut dengan antropogami. Biasanya mas Faris menggunakan alat bantu capit kecil. Jika gagal maka akan layu dan tidak menghasilkan buah vanilli yang berupa polong. Di dalam polong berisi biji kecil yang seukuran dengan biji sawi yang akan menghasilkan bau yang sangat harum. Biji ini hanya bisa diolah di pabrik khusus sehingga harganya mahal 2,5 juta hingga 6,8 juta tergantung kualitas dan tempatnya.

Hal diatas memberikan pelajaran buat manusia, bahwasanya menikahlah jika sudah mampu. Jika belum mampu maka berpuasalah. يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

"Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah! Karena menikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih membentengi kemaluan. Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa karena puasa itu dapat membentengi dirinya."

 (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400). 

Dalam pernikahan yang halal akan mendapatkan ridho dari Alloh dan menjadika keluarga sakinah serta dapat  keturunan yang berkualitas.

Dari proses perkawinan vanili kita bisa mengambil hikmah, bahwa sebagai manusia dalam pergaulan harus menjaga diri dari hubungan yang tidak halal dengan lawan jenis. Mungkin kalau komunitas kita sudah islami pasti sudah mengetahui hal tersebut, namun di luar sana masih banyak orang yang belum mengetahui aturan islam dalam pergaulan. Ada juga yang mengetahui hukum tersebut namun dikalahkan oleh hawa nafsunya sehingga menikmati dalam lingkungan yang terjerat pergaulan bebas. 

Vanili termasuk dalam famili angrek-angrekan (Orchidaceae). Vanili tergolong tumbuhan monokotil yang diperbanyak melalui stek batang. Tanaman vanili merupakan tanaman yang merambat. Vanili merambat pada batu bata, pada pohon, atau tempat merambat yang dibalut dengan sabut kelapa. Vanili harus memiliki lingkungan yang cocok dari kelebaban dan jumlah cahayanya sehingga harus ditutupi paranet.  Pelajaran yang dapat kita ambil dari kehidupannya yang merambat makin tinggi, artinya bahwa hendaklah kita sebagai manusia terus berusaha untuk mendapatkan derajat yang tinggi dengan amal ibadah kita. Jika sudah mencapai ketinggian maka vanili akan menghasilkan buah yang mahal harganya. Artinya bahwa derajat yang tinggi di sisi Alloh itu akan memberikan kita kebaikan di dunia dan diakhirat, baik bagi diri sendiri maupun orang di sekitar kita.

Media tanamnya dari pupuk kandang dari kotoran kambing di al Hikmah Batu dan juga dengan merambat di batu bata atau pohon yang samasekali tidak menyerap nutrisi dari pohon yang dia rambati.  Media tanam yang seperti itu dapat diartikan sangat minim nutrisi. Hal itu memberikan pelajaran bagi manusia bahwa selama bulan romadhon, hendaknya kita proporsional dalam mengkonsumsi makanan. Saat romadhon kesempatan kita untuk lebih banyak bersedekah, minimal jatah makan siang kita alokasihan untuk sedekah. Otak yang mengatur ritme makan dalam tubuh kita  saat puasa. Makan 2 kali sudah cukup, padahal biasanya 3 kali makan. Buged yang satu kali makan bisa disedekahkan. Sedekah untuk bekal saat kita di akhirat kelak. Berdasarkan QS. Al-Munafiqun ayat 10, jika orang mati dihidupkan kembali, yang diinginkan bukanlah ibadah fisik seperti salat/puasa, melainkan bersedekah. Hal ini karena sedekah (terutama sedekah jariyah) adalah amal saleh yang pahalanya terus mengalir, menghapus dosa, dan menjadi pelindung dari siksa kubur serta api neraka

Golongan anggrek lainnya hidup di atas pohon sebagai hubungan komensalisme yang artinya menumpang untuk mendapatkan tempat yang tinggi dengan tujuan memperoleh cahaya matahari yang cukup untuk fotosintesis, namun tidak mengambil makanan dari pohon yang ditumpangi. Jika menghasilkan bunga, sangat cantik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Sebagai muslim hendaknya kita tidak merugikan orang lain baik secara fisik maupun psikis, bahkan harus bisa memberikan manfaat kepada orang lain dan lingkungan kita.  "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain" (Khairunnas anfa'uhum linnas) adalah hadits shahih (HR. Ahmad, Ath-Thabrani) yang menekankan bahwa kemuliaan manusia diukur dari kontribusi positifnya, bukan sekadar harta atau jabatan. Keberadaan diri yang bermanfaat—baik dengan ilmu, tenaga, maupun harta—menjadi inti dari kualitas seorang muslim dan makhluk sosial. 

Hakikat manusia terbaik, bukan yang paling kaya atau pintar, tetapi yang kehadirannya memberi solusi, meringankan beban, dan memberi ketenangan bagi sesama. Tidak selalu berupa materi besar, namun memberi ilmu dengan mengajari murid kita secara sabar dan tulus, mempersiapkan materi pelajaran dengan sebaik-baiknya, membuat metode pembelajaran yang mudah difahami adalah bentuk dari kemanfaatan dalam hidup kita. Saat menjadi panitia kegiatan di sekolah maka kita malaksanakan tugas sesuai dengan job dikription itu akan membantu kepanitiaan apalagi kita  membantu kesulitan lebih banyak teman kita.

Islam sangatlah memudahkan umatnya untuk menjadi manusia yang bermanfaat dalam kehidupan sosialnya. Mulai dari hal yang sederhana dan tidak memakai modal bahkan bisa dilakukan oleh semua manusia yaitu memberikan senyuman saat bertemu dengan saudara. Dalam Islam, membuat orang lain tersenyum dengan wajah ceria adalah sedekah yang bernilai ibadah ringan namun mulia. Hadits utama mengenai hal ini adalah "Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah" (HR. Tirmidzi). Rasulullah mengajarkan untuk tidak meremehkan kebaikan, termasuk keramahan wajah. 

Memberikan manfaat pada orang lain juga dengan menutup aib orang lain. Hadis tentang menutupi aib orang lain (HR. Muslim, Bukhari) mengandung nilai pendidikan akhlak mulia, solidaritas sosial (ukhuwah Islamiyah), kasih sayang, dan ketaatan kepada Allah. Nilai utamanya adalah menjaga kehormatan sesama Muslim, menolong sesama, serta meyakini bahwa Allah akan menutup aib kita di dunia dan akhirat. Balasan dari Allah akan menutupi aib hamba yang menutupi aib saudaranya, dan sebaliknya, Allah akan membongkar aib orang yang suka mengumbar keburukan orang lain.

Belajar Ngalam, ini sebuah judul POV di Instagram saya @asrifahmiati dengan tag line “Semua akan asri pada waktunya”. Sebenarnya tag line ini mengandung suatu harapan untuk selalu mengamalkan Al Qur’an yaitu sabar. Sabar adalah hal yang disebutkan oleh Alloh berkali-kali. Asri adalah nama saya yang juga dapat dijadikan ganti dari indah, masak indah terus yang disebut padahal asri itu lebih dari sekedar indah. Asri mengandung makna keindahan dan kenyamanan situasi. Jadi intiknya jika kita bersabar manut sama Alloh pasti semua akan baik pada waktu yang tepat yang Alloh lebih tahu waktunya.

Belajar Ngalam artinya adalah belajar pada alam yang meliputi lingkungan alam dan lingkungan sosial. Biasanya saya selesai bertemu dengan orang yang saya ajak bicara, banyak hal yang bisa saya pelajari dari hidup orang tersebut. Maka untuk mengabadikan pelajaran yang saya terima dari hidup orang itu, saya tulis di Instagram saya. Selain buat inspirasi dan menyimpan file kebaikan juga bisa pembaca untuk ikut belajar dari kehidupan orang tersebut. Saya yakin bahwa sesuatu itu diciptakan Alloh tidak ada sia sianya. Ayat Al-Quran yang menegaskan bahwa Allah SWT tidak menciptakan sesuatu dengan sia-sia terdapat dalam Surat Ali 'Imran ayat 191. Ayat ini menyatakan bahwa segala penciptaan langit dan bumi memiliki hikmah dan tujuan yang hakiki, serta menjadi tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal. رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ 

Rabbana ma khalaqta hadza bathila, subhanaka fa qina 'adzaban-nar. 

"Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka."

Termasuk tumbuhan valini yang saya bahas di atas, adalah pelajaran buat kita semua sebagai manusia yang berakal.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan selengkapnya bisa dilihat di blooger saya dengan alamat https://biologilucu.blogspot.com/2026/01/mukmin-sejati.html

Rabu, 04 Februari 2026

Menikah

QS 19 : 4 - 6

Keturunan

Hadirnya keturunan adalah hal yang sangat dinanti-nantikan karena nantinya akan memiliki generasi penerus, meski begitu memiliki keturunan atau seorang anak tidaklah bisa dianggap ringan dan ini bentuk tanggung jawab besar yang diberikan Allah SWT.

Memiliki anak adalah salah satu naluri utama manusia hingga kita berdo'a memohon keturunan, sebagaimana di QS 19 : 6 Nabi Zakaria yang tidak pernah berputus asa dalam do'a memohon keturunan kepada Allah SWT dengan penuh kelembutan untuk diberikan keturunan yang bisa melanjutkan dakwahnya.

Nabi Zakaria AS, sosok nabi yang dipuji Allah SWT berkat adab yang lemah lembut kala berdoa. Hal ini membuatnya terkenal dengan doa memohon keturunan yang dikabulkan oleh Allah. Yang mana do'a yang diamalkan Nabi Zakaria ada di ayat QS 3 : 38 

rabbi hab lii mil ladungka żurriyyatan ṭayyibah, innaka samii'ud-du'aa`

(Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.)

Siang dan malam Nabi Zakaria dan istrinya tak pernah berhenti berdoa dan semakin giat beribadah. Banyak kaum Bani Israil yang mengejek ibadah Nabi Zakaria dan tak percaya doanya bakal dikabulkan Allah.

Hingga suatu hari dalam QS 19 : 7 malaikat datang memanggil Nabi Zakaria yang sedang salat di Mihrab, memberi kabar gembira kehamilan istrinya dan akan lahir seorang anak yang bernama Yahya.

Hikmah dari kisah Nabi Zakaria ini bahwa : 

- Menunjukkan Allah mendengar do'a kita.

- Tidak putus asa dalam do'a dan ikhtiar.

- Berdo'a dengan lemah lembut, dan penuh harap memohon di berikan yang terbaik. 

Sebagaimana do'a Nabi Zakaria memohon diberinya keturunan yang dapat meneruskan dakwahnya artinya kualitas keturunan yang sholeh dan sholehah serta mampu bermanfaat bagi sekelilingnya .....hal ini yang sangat ditekankan dalam islam, sebagaimana Rasulullah bersabda :"Mukmin yang kuat (berkualitas) lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah."

Dan di ayat QS 4 : 9 Allah memperingatkan jangan sampai kita meninggalkan anak yang lemah.

Semoga anak keturunan kita semua sholeh dan sholehah yang bermanfaat untuk keluarga dan negeri tercinta.....aamiin

Disaat aku bener2 sudah pasrah atas 7-8 kali tawaran Abi David yang ditolak oleh Sari. Bingung,  sedih, kuatir rasanya umur sudah melampaui umur nikahku. Sudah dapat yang menurutku terbaik, namun masih belum ada klik dengan calon yang ditawarkan. Sementara beberapa temannya sudah menikah dan bahkan sudah punya anak. Sampai saya sungkan sama Abi David yang selalu belum cocok. Kuatir Abi David bosan dengan penolakan ini, namun alhamdulillah abi David tidak bosan "Gak apa apa bu, kami masih terus berusaha juga yang bisa cocok buat abla"

Alhamdulillah ternyata beliau masih bersedia menelpon saya "ibu, ini ada abi turki yang ingin punya istri orang Indonesia, saya kirimkan CV nya jika ibu berkenan"

Bulan OktoberAbi David dikasih Curiculum Vitae sama  

 Doa Buat Sari dan Mustofa

Ya Allah Alhamdulillah Kau telah mempertemukan hati Mardhiah dan Mustofa

Ya Allah Alhamdulillah telah Engkau kumpulan kan kami dengan komunitas Sulaimaniyah,  yang membawa ke jalan Al Qur'an, supaya anak2 saya selalu Engkau jaga Al Qur'an nya dan termasuk dalam doa tahiyyat...min ibadillahissholihin.

Subhanallah....Jagalah hubungan mereka dari kemaksiatan hati...sucikan hati mereka berdua

Jagalah kerekatan nya hanya untuk mencari ridhoMu seperti nama anakku.. Mardhiah... orang yang Engkau Ridhoi 

Capaikanlah pada derajat mustofa yang Engkau pilih dalam kebaikan seperti namanya Mustofahan

Ya Allah Engkau tahu saya tidak punya uang untuk mantu, namun saya ingin menjaga mereka hati mereka untuk segera suci dalam pernikahan ...


Subhanallah sucikan lah niat kami hanya untuk Mu


Berikan kami kemampuan Mu wahai yang maha penjaga hati


Ya Allah berikanlah kami rezeki yang melimpah untuk memulai kan tamu kami, bukan karena pingin dipuji namun sesuai Sunnah Rasulullah dan ajaran nabi Ibrahim selalu mengajak makan terbaik.


Allohummarzukni....Ya Allah Engkau pasti tahu hatiku tidak ingin berhutang supaya aku Husnul khatimah mengantarkan anakku diujung tanggung jawab financialku, maka berilah aku jalan rezeki dan terhindar dari hutang


Ya Allah saya hanya pingin Engkau menolongku karena pertolongan Mu itu yang meninggikan keimanan ku.

Seperti Kau telah menolong nabi Yunus, nabi Musa ..nabi Ibrahim... walaupun saya tidak sesuci beliau2 ya Rabbal alamiin 


Ya Allah aku sudah banyak Engkau tolong, hanya padaMu saya bergantung..allohussomad

Kamis, 22 Januari 2026

Menafkahi anak

 Masyaalloh


فقة الأولاد أفضل من بناء المسجد وبناء المستشفيات وبناء الشوارع لأن الإنسان مقدّم على البنيان

(كلام الشيخ إسماعيل العدوي الأزهري)

Menafkahi anak lebih besar pahalanya daripada membangun masjid, rumah sakit dan jalan raya, karena sesungguhnya manusia lebih diutamakan daripada bangunan"

Alloh Maha Baik

Jumat, 02 Januari 2026

Mukmin Sejati

Bersama ibu Kas Mini, 17 Des 2025
 

QS 23 : 30

Mukmin Sejati


Pada ayat QS 23 : 30 tersirat pesan bahwa untuk menjadi mukmin sejati adalah sebuah proses dan perjuangan, karena penuh dengan jalan terjal, berliku, banyak kerikil dan hambatan yang harus dilewati. Makanya kita memerlukan intensitas dan kesungguhan untuk berproses menjadi mukmin sejati. Yaitu dengan memperhatikan tanda-tanda kebesaran dan kesempurnaan Allah SWT. Sebagaimana dalam ayat QS 45 : 3 - 5 bahwa pada langit dan bumi terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang mukmin, makhluk bergerak yang bernyawa dan pergantian siang dan malam serta hujan yang diturunkan Allah dari langit untuk menghidupkan makhluk yang bernyawa.


Dalam ayat QS 8 : 2 - 4 ciri-ciri orang mukmin sejati adalah sebagai berikut :

1. Bergetar hati ketika disebut asma Allah karena cintanya kepada Allah, sehingga getaran ini mendorongnya untuk ingin cepat bertemu dengan Allah sebagaimana layaknya sesorang kekasih yang sudah lama berpisah dengan kekasihnya. Dan karena takut kepada Allah. Sebab sudah sekian lama kita berpisah dari Allah, ingat telah banyak kesalahan dan hal-hal yang tidak disukai kekasihnya (Allah), maka timbul rasa takut dalam hatinya kalau-kalau Allah menolak perjumpaan-Nya nanti di akhirat.

2. Kemuliaan dan Kebesaran Allah. Kita harus baca al Qur'an untuk menambah keimanan kita.

3. Sebagai orang beriman kita yakin bahwa kita lahir ke dunia ini bukan atas kehendak dan kemauan kita, tetapi adalah atas takdir Allah SWT untuk misi di ayat QS 2 : 30 sebagai Hamba dan Khalifah Allah. Maka di ayat QS 65 : 3 tawakal, yaitu mewakilkan/menitipkan/menyandarkan ikhtiar kepada Allah agar apa-apa yang kita sudah ikhtiarkan kiranya Allah berkenan mengabulkannya. 

4. Semua rezeki yang dikaruniakan oleh Allah kepada kita adalah milik Allah. Untuk memperoleh kebajikan di ayat QS 3 : 92 nafkah harta. Karena di ayat QS 102 : 8 akan di tanya harta yang di dapati dan digunakan untuk apa aja.

5. Ayat QS 8 : 4 inilah mukmin sejati dan akan memperoleh derajat yang tinggi.

Liburan akhir Desember, sambil menunggu liburannya anak-anakku, melancong kami berdua ke Selecta terus  naiiiikkk gunung hingga totogan hanya bertemu dengan 2 rumah. Salah satunya adalah rumahnya bu Kasmini. Beliau merantau dari Tuban saat punya anak pertama masih 8 bulan. Beliau membangun rumah kayu di tanahnya perhutani, sangat sederhana "lek wonten angin, menawi atape mabur mbak", begitu beliau bercerita. Cobalah membayangkan betapa sederhananya rumah beliau. Saat itu beliau menyadap getah pinus yang ada di hutan di sekitar rumahnya dan juga di seberang jurang rumahnya. Beliau harus berputar untuk menyeberangi jurang hingga pada bukit seberang rumahnya, dilakukan setiap pagi. Tiga minggu berikutnya akan panen getah dengan hasil per kg 15 ribu, dapatnya sekitar 10 kg....bayangin...3 minggu mendapatkan hasil 150 ribu.

Tiga tahun berikutnya beliau memiliki putri ke 2, dan sudah tidak menyadap pinus lagi. Beliau mengelola tanah perhutani di bawah pohon pinus dengan tanaman wortel. Pekerjaan itu yang menghidupi keluarganya kini. Suatu saat anaknya harus membayar sekolah sebanyak 7,5 juta. Dia menyanggupi dalam 3 minggu akan bisa membayarnya, namun suaminya dengan optimis bilang kalau 1 minggu insyaalloh lunas "rewangi ibuk dongo ae nak pas kowe tahajud, ra usah ngewangi nyambut gawe". Maysaalloh dalam 1 minggu wortelnya panen dan laku dengan harga yang pas sesuai dengan kebutuhan. Itulah kekuatan keyakinan akan suatu niat baik, diringi doa anak dan orang tua yang menyatu dan juga ikhtiar dari orang tua.

Putri pertama beliau kini sudah lulus S1 dan bekerja di Jepang, putri keduanya sedang kuliah di Unair dan tinggal putri ke 3 yang sedang sekolah di SMK di Batu.  Beliau sangat bersyukur dengan kondisi anaknya kini yang sudah bisa membantu kuliah adeknya. Beliau sangat luar biasa walaupun tidak lulus SD namun tetap menguliahkan anak anaknya. Anaknya juga luar biasa berusaha sekolah dengan mencari beasiswa untuk meringankan orang tuanya. Anaknya memiliki semangat mencari ilmu dan kemandirian, orang tuanya juga semangat mendukung anak-anaknya. Masyaalloh karunia Alloh yang sangat besar, sering beliau ucapkan pada saya. Di balik keluguan penampilan dan pendidikan namun ada suatu kekuatan keyakinan dan keimanan pada Alloh. 

Masyaalloh ini adalah guru spiritual yang sejatinya. Tidak hanya keluar dari ucapan namun pelajaran hati untuk lebih yakin pada Alloh, bahwa Alloh itu maha mengabulkan walaupun tidak terucap. Poin di atas yang merupakan ciri mukmin sejati telah beliau terapkan, walaupun beliau tidak mengetahu teori seperti tulisan di atas.

Minggu, 09 November 2025

Pelindung dari api Neraka

 Pelindung dari Api Neraka

(Sebuah cerita Fiksi) 

Aku seorang gadis dari keluarga berkecukupan. Teman teman SMAku juga orang-orang kaya dengan latar belakang orang tuanya sebagai pemilik perkebunan kelapa sawit. Aku pergi ke mana-mana bersama temanku naik mobil, terkadang motoran juga bersama genk ku. Aku seorang gadis yang ekstrovert dan gampang bergaul sehingga banyak temanku. Hingga aku pernah menjadi penyiar radio dan juga televisi di Yogyakarta.

Aku kuliah di Yogya dan berkenalan dengan seorang bos yang bernama Iman. Namun jangan kaget ya, Iman itu adalah sorang chinese yang imannya sesuai dengan sukunya, alias non muslim. Dia ganteng dan borju hingga akhirnya aku jatuh cinta dan mau dijadikan istrinya. Dia merayu aku untuk bisa menjadi istri keduanya karena istri pertamanya tidak memiliki anak hingga pernihakan ke 10 tahun. 

Minggu, 26 Oktober 2025

Nabi Syuaib

 QS 7 : 87

Keahlian Nabi Syu'aib Dalam Berdakwah


Dakwah adalah tugas yang berat dan pekerjaan yang serius yang hanya bisa dipikul oleh orang-orang yang mulia, pastinya menghadapi gangguan sebagaimana para nabi yang berupa penentangan, penolakan, keengganan dan kesombongan. Pada ayat QS 7 : 87 mengutarakan keahlian Nabi Syu'aib dalam berdakwah (menyampaikan ajaran-ajaran Allah) yang dikemukakan dengan kata-kata yang tegas, bijaksana dan mengesankan. Nabi Syu'aib berkata jika ada golongan yang membenarkan seruannya di ayat QS 7 : 85 agar menyembah Allah Tuhan Yang Maha Esa dan meninggalkan perbuatan zalim seperti mengurangi hak manusia dalam menimbang dan menakar, maka akan terhindar dari siksa Allah. Sebaliknya, sekiranya ada golongan yang belum menyambut seruannya dan masih tetap kufur dan zalim, maka bersabarlah menunggu keputusan Allah yang seadil-adilnya.


Dakwah bermakna ajakan untuk memahami, mempercayai (mengimani), dan mengamalkan ajaran Islam, juga mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.


Cara Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah adalah hal yang paling ideal untuk ditiru. Nabi Muhammad terkenal dengan sikap yang lemah lembut dalam berdakwah namun tegas bila itu sudah berkaitan dengan prinsip keagamaan.  Diharapkan tidak akan menimbulkan permusuhan terhadap orang-orang yang didakwahkan. Kelembutan dalam berdakwah diperlukan dikarenakan di ayat QS 20 : 44 tabiat manusia tidak ada yang pernah senang dan menginginkan kekerasan. Dan di ayat QS 3 : 159 jika keras dan berhati kasar tentunya akan menjauhkan diri.


Namun yang perlu diperhatikan, meski dakwah hendaknya menggunakan tutur bahasa yang lembut dan halus, ada kalanya di kondisi/situasi tertentu mengharuskan dai mengambil sikap yang tegas. Sikap lemah lembut itu ada tempatnya dan sikap keras juga ada tempat yang tidak cocok baginya kecuali tempat-tempat tertentu. Dalam mengemban tugas dakwah itu berat dan penuh resiko, sebagai pendakwah harus menghiasi diri dengan sikap santun, sabar, bijaksana dan arif.

Yakinlah dalam ayat QS 2 : 269 bahwa Allah akan memberikan hikmah kepada yang dikehendaki-Nya dan hanya orang yang berakal yang dapat mengambil pelajaran.

Hikmah juga bisa berarti meletakkan sesuatu pada tempatnya dan mengerjakan sesuatu pada momentum yang tepat. Hikmah juga berarti menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru. Menyelesaikan masalah dengan menimbulkan masalah lain atau masalah yang lebih besar lagi merupakan bukti ketiadaan hikmah.

Wallahu'alam bishowab ❤️

Pandangan itu yang selalu ditujukan dengan tajam dan mulut cemberut. Sakit memang rasanya seperti di panah di ulu hati,  namun anehnya itu hanya dirasakan oleh adek-adeknya. Sang guru tidak merasakan itu, aneh kan? Padahal layaknya seorang yang dewasa kanapa kok tidak merasakan itu.

 "Sabar ya ibu, pasti suatu saat akan sadar" kata adek kedua. 

Adek pertama bilang "ibu, harusnya tegas dan mengingatkan langsung" 

Ibu " Sebenarnya bisa saja anakku, namun kalau ibu ingatkan langsung pasti dia akan malu, sakit hati dan tidak akan menerima masukan ibu. Ibu juga akan terlihat seperti meludah ke atas, karena kemarahan itu akan kembali pada yang marah, nanti ibu akan sampaikan pada sahabatnya yang mungkin bisa masuk jika memberikan arahan".

Maka yang bisa dilakukan ibu dengan memberikan masukan pada sang guru untuk memberikan arahan