Golongan Darah
Fun biologi
Rabu, 23 September 2026
Senin, 14 September 2026
Hidup ini Kejutan
Hidup ini Kejutan
Belajar dari perbedaan pengelolaan ekonomi beberapa keluarga
13 September 2026
Hidup ini ibarat kisah penuh kejutan di setiap lembarannya, mintalah selalu kepada Dzat Yang telah menuliskan takdir hidupmu supaya Dia memberikan padamu kejutan-kejutan yang penuh kebaikan.
Jangan sampai anggapan mustahil dan logika dunia menghalangimu untuk meminta kepada Rabb Yang memberi keturunan kepada Zakariya di usia senja, Yang telah memberi Maryam anak tanpa suami, Yang telah membuat api menjadi dingin bagi Ibrahim, juga Dialah Yang telah membelah lautan untuk Musa -alaihimus salam-.
Senin, 31 Agustus 2026
Menthok saudara Bebek
Mengamati perilaku hewan kesayanganku
Kucing Pon Pon dan kucing lainnya di boarding perhatian sama aku. Setiap kali aku datang menyambutku, mengikuti ke mana aku pergi. Menatapku dengan mata memelas ingin diberi susu kambing yang seger, tulang ayam dari sisa makan muridku, ikan asin aku urab dengan nasi anget, sering juga senang dengan lapis kukus surabaya.
Kambing membutuhkan untuk diperah, membutuhkan makanan ekstra yaitu biji kacang ijo yang dia makan sambil diperah. Dia mengerti waktu diperah jam 7.30 dan sore jam 15.30. Begitu kandang di buka dia langsung lari menuju dipan pemerahan sambil menikmati kacang ijo kupas yang telah disediakan. Selesai proses pemerahan, dilepaskan dari dipannya, dia langsung kasuk kamarnya masing-masing. Tidak keliru dan juga tidak ada yang "ngerumpi masuk kamar temannya". Masyaalloh instingnya kuat, mungkin dia sudah mencium bau kamarnya sehingga tidak keliru kamar temannya.
Bebek, saat melewati persawahan menuju ke Kertosono pondoknya Hasna sudah 4 tahun ini. Dia hanya melihat ayunan tongkat pemiliknya, langsung dia masuk ke barisannya dan masuk juga ke kandang melewati jembatan yang terbuat dari bambu yang sudah disiapkan majikannya. Bebek terkenal binatang penurut, makanya ada kata "mbebek" jika seseorang itu selalu menurut orang lain.
Walaupn sebenarnya nurut pimpinan itu tidak 100 persen suatu hal yang tidak berkualitas. Terbukti bebel yang penurut, jika telurnya dijual harganya lebih mahal dibandingkan telor ayam. Coba belilah martabak telur ayam dan bandingkan dengan martabak telur bebek, pasti lebih mahal martabak telur bebek. Daging bebek juga harganya lebih mahal daripada daging ayam.
Ayam, saat di rumah Blitar banyak banget ayam kampung bapakku dan sekarang punya adek iparku. Pintu dapur di buka, langsung ayam-ayam itu antri di depan pintu, minta makan. Saat sudah kenyang, pintu samping ke arah kebun di buka maka ayam-ayam itu berdesakan keluar kandang. Saat sore hari, pintu kandang di buka langsung saja mereka masuk secara otomatis.
Ikan cupang....dengar ketukanku di aquarium, dia langsung mendekat dan ke atas tandanya aku ngasih makan.
Beda lagi dengan 2 mentok yang aku pelihara saat ini. Saat ku datangi, kuberi makan dan minum..diam, bahkan saat makanan aku masukkan ke dalam kurungan hanya sisi yang berbeda, dia tidak meresponnya. Saat ku mandikan...respon kepakan sayap. Saat dia minum...diminum sendiri padahal dia berada di kurungan yang sama. Mbok Yo geser biar temannya bisa ikut minum. Temannya juga diam...gak inisiatif...permisi brooooo". Saat ku geser kandangnya ...diam...mbok mundur...biar bisa gerak. Kenapa ya menthok ini...pendiam amat. Apakah di buta sehingga responnya rendah?
Maka salahsatu hal yang aku ajarkan pada Hasna adalah dengan menerima titipan teman-temannya, orang tua temannya walaupun dia bukan orang dekat Hasna. Mengajari peduli untuk menolong orang lain, mengajari menyenangkan orang lain itu tidak harus dengan harta, namun dengan menolong apa yang dibutuhkan orang lain. Walaupun saat ini Hasna belum menerima 100 persen. Bahkan dia menangis karena merasa aku kurang punya waktu, waktunya tersita untuk belanja, membuka wa pesenan, membuka rekening TF an. Sebanyak 13 ibu dengan berbagai pesanan. Sampai ada yang WA nya tidak berlanjut hanya saya jawab salamnya.
Namun aku tetap berusaha mengarahkan niat positif dan juga ketrampilan pikiran positif, yaitu merasa kaya karena membelanjakan banyak uang. Merasa kaya akan merupakan sebuh doa untuk kaya beneran, kaya dan tetap peduli sesama. Tidak usah berharap manusia yang kita tolong membalas, biarlah Alloh yang akan membalas karena itu lebih tidak terbatas pertolongan Alloh.
Sampai suatu saat aku sering disapa ibu-ibu yang kenal aku. namun dengan menguras memori aku mengingat siapa ibu itu. Tetap tidak ingat ternyata kami sudah akrab di chat wa namun belum pernah ketemu. "oo maafkan saya ya bu saya mudah akrab namun mudah lupa kalau belum pernah ketemu dan foto, mari kita foto bu biar saya ingat terus" hehe alibi untuk menutupi rasa maluku gara-gara aku lupa. Banyak juga yang mengucapkan selamat atas pernikahannya Sari. "Lo ibu tahu dari mana?". Ibu ajeng, ibu yessy menjawa "Saya liat dari starusnya ibu aisyah, di grup di posting ibu aisyah...selamat bu dapat mantu abi turky....gimana ceritanya bu?". Wah kalau sudah minta cerita pasti panjang...hehe
Suatu pelajaran... adab, manut itu penting dibandingkan kepintaran. Ada suatu penelitian bahwa 10% - 20 % sukses karena pintar, 80% nya karena kecerdasan emosi dan spiritual....disini membuat orang peduli, empati dan mendekati illahi robbi.....Yukksss terus belajar EQ dan SQ. Every day is learning day
Rabu, 29 Juli 2026
Harta dan Anak : Ujian atau Jebakan ?
Harta dan Anak : Ujian atau Jebakan ?
Salah satu kebahagiaan yang dirasa paling sempurna ketika membina rumah tangga adalah memiliki anak disertai dengan ekonomi yang cukup, semua kebutuhan relatif terpenuhi, dan keinginan tercukupi. Dengan keberadaan semua itu, maka rumah tangga terasa lebih lengkap dan lebih indah. Hubungan suami istri pun akan lebih erat dan lebih harmonis. Salah satu tujuan utama dalam pernikahan itu sendiri adalah untuk memperoleh keturunan, agar bisa menjadi ikatan penguat antara suami istri dalam membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah.
Kita jangan terpaku pada nikmat duniawi sebagai ukuran kebahagiaan dan keberhasilan karena di QS 23 : 55 bahwa harta dan anak bisa menjadi ujian dan jebakan bagi orang-orang yang lalai. Mereka tidak menyadari bahwa kenikmatan duniawi bisa jadi hanya penundaan azab atau bahkan azab itu sendiri , karena mereka semakin jauh dari Allah SWT.
Allah SWT mengingatkan melalui QS 8 : 28 bahwa harta dan anak adalah cobaan dari Allah, agar menjadi jelas siapa yang memiliki iman yang kuat dan yang lemah. Orang yang kuat imannya tidak disibukkan oleh harta dan anaknya dari ketaatan Allah. Sedangkan orang yang imannya lemah, harta dan anak akan menyibukkannya dari ketaatan Allah.
Allah mewarning kita di QS 63 : 9 bahwa harta dan anak dapat menyibukkan dan memalingkan dan menjadi penghalang seseorang dari mengingat Allah dan mengerjakan amal kebajikan.
Aisyah ra mengemukakan dalam haditsnya, ketika Rasulullah SAW memeluk seorang bayi, beliau bersabda,
”Sungguh mereka (anak-anak) dapat menjadikan seseorang kikir dan pengecut , dan mereka juga adalah termasuk dari haruman (bau-bauan yang harum) Allah SWT”.
Kita harus berhati-hati dan sabar menghadapi anak dan pasangan karena diantara mereka di QS 64 : 14 ada yang menjadi musuh. Mereka perlu dibimbing, tidak terlalu ditekan bahkan sebaliknya dimaafkan dan tidak dimarahin tetapi diampuni.
Semoga Allah SWT memberikan karunia anak yang shalih, yang membantu dalam ketaatan dan menjadi pengingat dari kelalaian, serta memberi nasihat ketika lupa dan luput dari ajaran Islam.....aamiin 🤲
Wallahu'alam bishowab ❤️
Suatu ketika kau bilang "Aku mondok ini hanya karena nuruti umi, aku punya cita-cita sendiri"
Ya Alloh....bimbinglah anakku...aku hanya bisa berdoa seperti itu sambil ngangis setiap malam di tahajudku. Aku hanya bisa bergantung pada Alloh atas nasib anakku. Secara logika mungkin suatu saat anak-anakku akan menjadi ustd guru ngaji al Qur'an. Namun aku hanya pasrah pada kata-kata ustd bahwa ilmu terbaik itu al Qur'an. Mengajarkan terbaik adalah mengajarkan Al Qur'an.
Ya Alloh anakku sudah manut di jalanMu, tolonglah mereka di dunia dan di akhirat....doa itu terus aku lantunkan. Sebagai ibu aku masih juga logika dengan kehidupan dunia anakku. Melihat beberapa teman anakku yang akhirnya keluar untuk kuliah di perguruan tinggi negri.
Saat hatinya tidak lega, bisa saja emosional. Namun aku hanya mengingatkan dengan penuh kesabaran, bahwa hal itu dosa, tidak disukai Alloh. Aku hanya memaklumi apa yang ada dalam bsikan nafsunya. Aku hanya bilang "Nak mungkin kamu sekarang belum merasakan perlunya yang diajarkan orang tua dan guru-gurumu, namun umi yakin suatu saat kamu akan memerlukan ini semua".
Suatu ketika dia lega hatinya baru aku bercerita tentang kondisi anak temanku yang lulus S2 juga mencari kerja urusan ekonomi tidak mudah. Kuliahnya juga tidak murah, namun saat mencari kerja juga tidak tiba-tiba mendapatkannya. Temannya anakku ke dua, sudah kerja dan tidak mudah juga menghindari hal-hal subhat di lingkungan kerjanya.
"Jangan tergantung pada logika nak, Alloh akan menolong kita bila kita berusaha maksimal, dijalanNya dan percaya bahwa Alloh akan menolong. Kamu sudah berusaha menghafal Qur'an dan ilmu lainnya di pondok itu sangat bagus dan membuat umi tidak malu bila menyerahkan kamu pada Alloh. Karena kamu sudah di jalan Alloh".
Anak kita memang belum tahu arah hidup, kita sebagai orang tua harus mengarahkan dengan sabar dan mendoakan supaya hatinya mencintai Alloh. Sungguh itu suatu hal yang tidak mudah, namun jika kita menuruti kemauan anak yang belum tahu arah maka bisa jadi nanti di akhirat kita akan dituntut oleh anak. Mungkin memang saat itu anak kita emosi hadapilah dengan sabar, berilah hal kebutuhannya semampu kita sambiul diberikan pengetian tentang kebutuhan dan kondisi ekonomi insyaalloh anak kita akan mengerti.
Alhamdulillah kesabaran anak pertamaku dalam mencari ilmu, nurut sama arahan orang tua, kesabaran menghadapi ekonomi keluarga, kesabaran dalam berbagi perhatian dan kesabaran dalam mengendalikan hawa nafsu untuk tidak pacaran membuat Alloh menolongnya. Memberikan kehidupan seperti yang aku inginkan, yang aku doakan setiap saat aku merasa tindak nyaman dengan kondisi yang aku alami. Ubahlah hal yang tidak kau sukai menjadi video bayangan hidup yang kamu inginkan, maka saat emosi memuncak itulah doa akan dikabulkan. Tetaplah sabar walaupun doa itu tidak terkabul buat dirimu, mungkin untuk anak-anakmu atau cucumu.
Mempunyai 5 anak mondok al Quran mungkin itu adalah cita-cita dan doa bapakku yang mondok tidak lulus karena diminta embahku pulang kampung. Bapakku manut sama emboknya, memang hidup beliau sederhana, namun cita-cita bapak emakku sangat mulia "kamu harus lebih baik dalam segala hal dibandingkan bapak, Ilmu matematika boleh 80 tapi lek agama harus 100". Artinya bapakku walaupun sekolah SD tidak lulus dan mondok juga gak lulus namun visioner dunia dan akhirot....alfatihah buat beliau berdua.
Sabtu, 18 Juli 2026
Menjadi EO
Selasa, 02 Juni 2026
Hari Tua
QS 8 : 44
Hati Yang Bersih Dan Selalu Bersandar Kepada Allah SWT
Peristiwa Perang Badar ini menjadi bukti nyata bahwa pertolongan Allah akan datang kepada hamba-Nya yang beriman dan bertakwa, meskipun dalam keadaan yang sulit.
Pada QS 8 : 44 mengajarkan pentingnya memiliki hati yang bersih dan selalu bersandar pada Allah dalam segala urusan.
Kisah ini memberikan pelajaran bahwa jumlah pasukan bukanlah penentu kemenangan, melainkan keimanan dan pertolongan Allah-lah yang menjadi kunci keberhasilan.
Pada QS 8 : 63 menunjukkan bahwa Dzat yang tak pernah mengecewakan, yaitu Allah SWT. Sebagai seorang mukmin, kita dalam QS 5 : 23 diajarkan untuk selalu menyandarkan segala harapan dan kepercayaan hanya kepada-Nya, karena hanya Allah yang mampu memberikan segala sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya, tanpa pernah menyalahi janji.
Tiada keberuntungan yang sangat besar dalam hidup ini, kecuali orang yang tidak memiliki sandaran, selain bersandar kepada Allah. Dengan meyakini bahwa memang Allah-lah yang menguasai segala-galanya, mutlak, tidak ada satu celah pun yang luput dari kekuasaan Allah, tidak ada satu noktah sekecil apa pun yang luput dari genggaman Allah. Total, sempurna, segala-galanya Allah yang membuat, Allah yang mengurus, Allah yang menguasai.
Ada pun kita, manusia, di QS 91 : 8 - 9 diberi kebebasan untuk memilih, "Faalhamaha fujuraha wataqwaaha." (dan sudah diilhamkan di hati manusia untuk memilih mana kebaikan dan mana keburukan).
Potensi baik dan potensi buruk telah diberikan, kita tinggal memilih mana yang akan dikembangkan dalam hidup ini. Oleh karena itu, jangan salahkan siapa pun andaikata kita termasuk berkelakuan buruk dan terpuruk, kecuali dirinyalah yang memilih menjadi buruk. Naudzubillah.
Wallahu'alam bishowab ❤️
Bersandar pada Alloh.....itu yang dilakukan Bapak Ahmad Atim, seorang kakek berusia 87 tahun. Istrinya meninggal tahun 2012 dengan tidak mempunyai anak. Kini beliau hidup bersama cucu ponakannya yang juga bukan orang berkecukupan. Pak Atim sudah tidak kuat lagi berjalan jauh.
Aktivitasnya mulai dari jam 02 dini hari beliau solat tahajud "aku wes ora kuat mlaku, isoku mung mendoakan semua kaum muslimin dan muslimat". Lanjut dengan solat subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya, jam 7 pagi beliau duduk di pom bensin karang ploso.
Beliau duduk sambil tersenyum, dalam hatinya berdzikir dan mendoakan orang yang melintas di jalan. Itulah bentuk tawakkal pada Alloh, dengan berdoa dan berusaha untuk duduk, menampakkan diri dengan senyuman menandakan hati yang penuh ketenangan, membuat tulisan di sepedanya dengan terus berharap Alloh yang memberikan rezeki. Jam 12 beliau pulang dengan membeli sebungkus nasi.
Beliau yakin bahwa Alloh akan memberinya rezeki seperti burung di halaman SMA Al Hikmah IIBS Batu yang selalu terdengar riuh gembira seakan tidak memiliki masalah. Dia pergi pagi seiring terbitnya matahari dengan penuh keceriaan. Memakan nasi yang aku dan bu Imam di halaman rumah...rammmeee banget....mungkin mereka sedang berdzikir dan bersyukur telah mendaparkan rezeki nasi garing. "Terimakasih ya Alloh...terima kasih bu Asri....terimakasih bu Imam.....aku doakan kau bahagia seperti aku...kau masih sorga...aamiin". Sesaat kemudian, jam 6 sudah hilang suaranya...mungkin mereka sudah kenyang.
Suatu ketika aku bertanya iseng pada suamiku, "Setelah mereka makan...burung -burung itu ngapain ya mas?". Suamiku menjawab asal bunyi sambil tertawa "dolan". Alhamdulillah saat aku keluar rumah dan duduk termenung di halaman depan, sambil melihat MPH yang megah dan halaman yang asri hijau rumputnya. Tarraaaaaa kulihat 2 burung sedang bergurau, kejar kejaran, mungkin itu suami istri...hehe.
Pelajaran lagi, bahwasanya tawakkal itu membuat rukun dalam kehidupan terlihat burung bergurau bukan saling mematuk, damai di hati walaupun tidak tahu hatinya burung mereka terbang pelan sambil berkicau. Burung tidak berusaha menyimpan makan dari aku dan bu Imam karena yakin besok pasti ada lagi. Mungkin juga dia membawakan anakknya yang disangkar, yaaa sebatas kebisaan paruhnya membawa nasi kering dari bu Imam. Jadi teringat Bapakku saat menanam padi, tidak pernah menghalau burung yang makan padi. Bapak selalu bilang "yo wes ben di waregki, gak atene ngentekne tandurane bapak, iku sedekahe bapak dadi petani. Sedekah neng manuk, uler, bakteri". Masyaalloh bapakku idolaku yang selalu menginspirasi aku...Ya Alloh sayangi bapak dan emakku....al fatihah...
Foto dapat dilihat di siniiii https://www.instagram.com/p/DZBSGf5kvq8/?igsh=MXN0eTl0dGwwYmo4cg==
Senin, 02 Maret 2026
Qonaahnya Vanili
Belajar Ngalam
Qonaahnya Vanili
Tahukah anda, tumbuhan apa yang islami?
Jawabnya adalah Vanilla planifolia
Kenapa begitu saya sebut islami?
Karena perkawinannya hanya bisa jika dilakukan oleh
seorang modin (pengurus desa bagian keagamaan). Itu seh kalau
manusia. Modinnya vanilli di Al Hikmah Batu adalah mas Faris dari Probolinggo.
Beliau dulu yang intensif merawat Vanilli. Perkawinannya hanya terjadi di pukul
7 pagi, jika terlambat maka bunganya akan layu. Perkawinan semacam ini disebut
dengan antropogami. Biasanya mas Faris menggunakan alat bantu capit kecil. Jika
gagal maka akan layu dan tidak menghasilkan buah vanilli yang berupa polong. Di
dalam polong berisi biji kecil yang seukuran dengan biji sawi yang akan
menghasilkan bau yang sangat harum. Biji ini hanya bisa diolah di pabrik khusus
sehingga harganya mahal 2,5 juta hingga 6,8 juta tergantung kualitas dan
tempatnya.
Hal diatas memberikan pelajaran buat manusia, bahwasanya
menikahlah jika sudah mampu. Jika belum mampu maka berpuasalah. يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ
"Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian
berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah! Karena menikah itu lebih
menundukkan pandangan, dan lebih membentengi kemaluan. Dan barangsiapa yang
tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa karena puasa itu dapat membentengi
dirinya."
(HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400).
Dalam pernikahan yang halal akan mendapatkan ridho dari
Alloh dan menjadika keluarga sakinah serta dapat keturunan yang berkualitas.
Dari proses perkawinan vanili kita bisa mengambil hikmah,
bahwa sebagai manusia dalam pergaulan harus menjaga diri dari hubungan yang
tidak halal dengan lawan jenis. Mungkin kalau komunitas kita sudah islami pasti
sudah mengetahui hal tersebut, namun di luar sana masih banyak orang yang belum
mengetahui aturan islam dalam pergaulan. Ada juga yang mengetahui hukum
tersebut namun dikalahkan oleh hawa nafsunya sehingga menikmati dalam
lingkungan yang terjerat pergaulan bebas.
Vanili termasuk dalam famili angrek-angrekan (Orchidaceae).
Vanili tergolong tumbuhan monokotil yang diperbanyak melalui stek batang. Tanaman
vanili merupakan tanaman yang merambat. Vanili merambat pada batu bata, pada
pohon, atau tempat merambat yang dibalut dengan sabut kelapa. Vanili harus
memiliki lingkungan yang cocok dari kelebaban dan jumlah cahayanya sehingga
harus ditutupi paranet. Pelajaran yang dapat kita ambil dari kehidupannya
yang merambat makin tinggi, artinya bahwa hendaklah kita sebagai manusia terus
berusaha untuk mendapatkan derajat yang tinggi dengan amal ibadah kita. Jika
sudah mencapai ketinggian maka vanili akan menghasilkan buah yang mahal
harganya. Artinya bahwa derajat yang tinggi di sisi Alloh itu akan memberikan
kita kebaikan di dunia dan diakhirat, baik bagi diri sendiri maupun orang di
sekitar kita.
Media tanamnya dari pupuk kandang dari kotoran kambing di al
Hikmah Batu dan juga dengan merambat di batu bata atau pohon yang samasekali
tidak menyerap nutrisi dari pohon yang dia rambati. Media tanam yang seperti itu dapat diartikan
sangat minim nutrisi. Hal itu memberikan pelajaran bagi manusia bahwa
selama bulan romadhon, hendaknya kita proporsional dalam mengkonsumsi makanan.
Saat romadhon kesempatan kita untuk lebih banyak bersedekah, minimal jatah
makan siang kita alokasihan untuk sedekah. Otak yang mengatur ritme makan dalam
tubuh kita saat puasa. Makan 2 kali sudah cukup, padahal biasanya 3 kali
makan. Buged yang satu kali makan bisa disedekahkan. Sedekah untuk bekal saat
kita di akhirat kelak. Berdasarkan QS. Al-Munafiqun ayat 10, jika
orang mati dihidupkan kembali, yang diinginkan bukanlah ibadah fisik seperti
salat/puasa, melainkan bersedekah. Hal ini karena sedekah (terutama
sedekah jariyah) adalah amal saleh yang pahalanya terus mengalir, menghapus
dosa, dan menjadi pelindung dari siksa kubur serta api neraka
Golongan anggrek lainnya hidup di atas pohon sebagai
hubungan komensalisme yang artinya menumpang untuk mendapatkan tempat yang
tinggi dengan tujuan memperoleh cahaya matahari yang cukup untuk fotosintesis,
namun tidak mengambil makanan dari pohon yang ditumpangi. Jika
menghasilkan bunga, sangat cantik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Sebagai
muslim hendaknya kita tidak merugikan orang lain baik secara fisik maupun
psikis, bahkan harus bisa memberikan manfaat kepada orang lain dan lingkungan
kita. "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang
lain" (Khairunnas anfa'uhum linnas) adalah hadits shahih (HR.
Ahmad, Ath-Thabrani) yang menekankan bahwa kemuliaan manusia diukur dari
kontribusi positifnya, bukan sekadar harta atau jabatan. Keberadaan diri yang
bermanfaat—baik dengan ilmu, tenaga, maupun harta—menjadi inti dari kualitas
seorang muslim dan makhluk sosial.
Hakikat manusia terbaik, bukan yang paling kaya atau pintar,
tetapi yang kehadirannya memberi solusi, meringankan beban, dan memberi
ketenangan bagi sesama. Tidak selalu berupa materi besar, namun memberi ilmu
dengan mengajari murid kita secara sabar dan tulus, mempersiapkan materi
pelajaran dengan sebaik-baiknya, membuat metode pembelajaran yang mudah
difahami adalah bentuk dari kemanfaatan dalam hidup kita. Saat menjadi panitia
kegiatan di sekolah maka kita malaksanakan tugas sesuai dengan job dikription itu
akan membantu kepanitiaan apalagi kita membantu kesulitan lebih banyak teman kita.
Islam sangatlah memudahkan umatnya untuk menjadi manusia
yang bermanfaat dalam kehidupan sosialnya. Mulai dari hal yang sederhana dan
tidak memakai modal bahkan bisa dilakukan oleh semua manusia yaitu memberikan
senyuman saat bertemu dengan saudara. Dalam Islam, membuat orang lain tersenyum
dengan wajah ceria adalah sedekah yang bernilai ibadah ringan namun mulia.
Hadits utama mengenai hal ini adalah "Senyummu di hadapan saudaramu
adalah sedekah" (HR. Tirmidzi). Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk
tidak meremehkan kebaikan, termasuk keramahan wajah.
Memberikan manfaat pada orang lain juga dengan menutup aib
orang lain. Hadis tentang menutupi aib orang lain (HR. Muslim, Bukhari)
mengandung nilai pendidikan akhlak mulia, solidaritas sosial (ukhuwah
Islamiyah), kasih sayang, dan ketaatan kepada Allah. Nilai utamanya adalah
menjaga kehormatan sesama Muslim, menolong sesama, serta meyakini bahwa Allah
akan menutup aib kita di dunia dan akhirat. Balasan dari Allah akan menutupi
aib hamba yang menutupi aib saudaranya, dan sebaliknya, Allah akan membongkar
aib orang yang suka mengumbar keburukan orang lain.
Belajar Ngalam, ini sebuah judul POV di Instagram saya
@asrifahmiati dengan tag line “Semua akan asri pada waktunya”. Sebenarnya tag
line ini mengandung suatu harapan untuk selalu mengamalkan Al Qur’an yaitu
sabar. Sabar adalah hal yang disebutkan oleh Alloh berkali-kali. Asri adalah
nama saya yang juga dapat dijadikan ganti dari indah, masak indah terus yang
disebut padahal asri itu lebih dari sekedar indah. Asri mengandung makna
keindahan dan kenyamanan situasi. Jadi intiknya jika kita bersabar manut sama
Alloh pasti semua akan baik pada waktu yang tepat yang Alloh lebih tahu
waktunya.
Belajar Ngalam artinya adalah belajar pada alam yang
meliputi lingkungan alam dan lingkungan sosial. Biasanya saya selesai bertemu
dengan orang yang saya ajak bicara, banyak hal yang bisa saya pelajari dari
hidup orang tersebut. Maka untuk mengabadikan pelajaran yang saya terima dari
hidup orang itu, saya tulis di Instagram saya. Selain buat inspirasi dan
menyimpan file kebaikan juga bisa pembaca untuk ikut belajar dari kehidupan
orang tersebut. Saya yakin bahwa sesuatu itu diciptakan Alloh tidak ada sia sianya.
Ayat Al-Quran yang menegaskan bahwa Allah SWT tidak menciptakan sesuatu dengan
sia-sia terdapat dalam Surat Ali 'Imran ayat 191. Ayat ini
menyatakan bahwa segala penciptaan langit dan bumi memiliki hikmah dan tujuan
yang hakiki, serta menjadi tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang
berakal. رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana ma khalaqta hadza bathila, subhanaka fa qina
'adzaban-nar.
"Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini
sia-sia; Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka."
Termasuk tumbuhan valini yang saya bahas di atas, adalah
pelajaran buat kita semua sebagai manusia yang berakal.

