Senin, 05 Oktober 2026

Dicintai Alloh

Hadis Qudsi yang terkenal, hadis tentang Wali Allah.

Ibrahim, Alex, Justis, Nafi ke Gunung Sumbing dan Sindoro

> " ...Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku sudah mencintainya, maka Aku menjadi pendengarannya yang dia mendengar dengannya, penglihatannya yang dia melihat dengannya, tangannya yang dia memukul dengannya, dan kakinya yang dia berjalan dengannya..." (HR. Bukhari)


Maksudnya bukan Allah masuk ke dalam tangan kita atau kita jadi Tuhan, jangan salah paham. Ulama menjelaskan 2 makna:


1. Allah yang membimbing total.

Tangannya, matanya, kakinya tidak akan bergerak kecuali untuk hal yang Allah ridhoi. 

- Matanya dijaga, gak mau lihat yang haram

- Tangannya dijaga, gak mau mukul / ambil yang haram

- Kakinya dijaga, gak mau melangkah ke tempat maksiat

Karena sudah dicintai Allah, dia dijaga dari salah.


2. Semua gerakannya dapat pertolongan Allah.

- Doanya mustajab: Kalau tangan itu minta, Allah kabulkan

- Kalau dia butuh pertolongan, Allah yang langsung tolong

- Langkahnya dimudahkan ke arah kebaikan


Cara biar dapat itu gimana? Di awal hadisnya sudah disebut:

- Sempurnakan yang wajib dulu (shalat 5 waktu, dll)

- Perbanyak yang sunnah (tahajud, dhuha, puasa sunnah, dzikir, baca Qur'an) dengan istiqomah.


Jadi puncaknya cinta itu bukan kita yang hebat, tapi Allah yang ngatur tangan, mata, dan kaki kita biar gak salah jalan.

Ya Alloh aku ingin menjadi hamba yang Engkau cintai.

Kesekian kalinya aku memergoki muridku yang sedang berbuat salah. Saat di Bandara Juanda, kok ya pas aku yang inisiatif menjemputnya dan pada akhirnya setelah aku bingung mencari, ternyata dia pulang bersama sahabatnya dan diturunkan di rest area. 

Saat dia datang ke sekolah bersama sahabatnya eh juga ketemu sama aku yang membuat mereka kikuk dan malu sehingga tidak dijinkan datang lagi bersama.

Saat ada muridku yang membaca laporanku, entah karena apa aku lewat 100 tangga itu sehingga bebpapasan dengannya yang sedang membawa laporan harianku, hal itu membuat dia merasa malu. Padahal mungkin tujuannya untuk menceritakan hal hal yang terjadi kepada adek kelas.

Saat hari penting, tiba-tiba ada murid yang tidak mengikuti suatu  acara penting itu sehingga membuat kehebohan terjadi. Lagi-lagi dengan tanpa sengaja berpapasan dengan aku. 

Saat sekelompok murid akan bersama bermain ke kota Malang, aku kira dia sudah pergi. Aku memeriksa rak sepatu walaupun sebenarnya aku tidak hafal sepatu milik masing-masing murid. Aku hanya  bertanya dalm hati "ke mana ya sepatu bagus di depan asrama?". Ya sudahlah mereka sudah pergi. Aku sendiri sebenarnya juga enjoy jika pergi dengan sepatu gaya yang aku miliki, namun peraturan tetap harus ditegakkan. Alhamdulillah tiba-tiba mereka sudah muncul di dekat mobil dengan wajah penuh harap untuk aku mengijinkan. Padahal ibunya bilang jika mereka itu sudah menunggu di lobi dengan sepatu gaya bahusnya. Lha kok tiba-tiba aku menyapa ibunya....wah kembali deh mereka untuk menyesuaikan dengan aturan yang ada. Alhamdulillah mereka tetap baik dan pergi memelukku.

Saat aku bingung, mikiiir banget untuk mengutarakan bahwa suatu alat itu untuk kepentingan bersama. Kalimat yang tepat  perlu aku cari untuk memberikan pemahaman. Aku hanya mengajak mereka berdoa "semoga daganganmu berkah nak, salah satu indikatornya dengan awetnya alat kita bersama, aamiin". Alhamdulillah ada suatu event mendadak yang menharuskan kami untuk belanja bazar secara cepat. Alhamdulillah aku juga pas ditugasi sedang kosong dari mengajar sehingga bisa 90 persen mendampingi berbelanja. Akhirnya kami menemukan cara efentif sehingga tidak usah lagi menggunakan alat asrama namun bisnis tetap berjalan, bahkan lebih mudah dan simpel serta tetap menghsilkan kebahagiaan dan pengalaman berbisnis. 

Masyaaloh ...bolehkan jika aku merasa disayangi Alloh? Dengan Alloh memberikan solusi dan juga menunjukkan hal yang menjadi tangung jawabku.Walaupun di satu sisi aku dibenci manusia namun aku merasa bersyukur Alloh selalu mendampingiku dalam setiap saat aku berpikir, berbuat dan berkata.

Ya Alloh jika memang Engkau sayangi aku, ternyata untuk meraih sayangMu itu mudah

Apalah yang aku lakukan selama ini hanya hal-hal kecil, namun Engkau begitu banyak kebaikan padaku

Ya Alloh aku memang hanya hambaMu yang bisa berbuat semampu aku.

Ya Alloh aku sangat bersyukur atas segala yang terjadi dalam hidupku.

Ampuni aku jika dulu sering aku menangis karena tidak puas dengan taqdirMU

Alhamdulillah kini aku menangis karena bersyukur atas taqdirMu

Alhamdulillah alhamdulillah aku bisa berkata dan merasa Alhamdulillah itu kalimat ter asri ku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar