Jumat, 14 Februari 2025

Team/Kelompok

Is it a Group or a Team?

Prof Dr. Nuri

Team/kelompok ada tujuan sama walaupun latar belakang beda, menekan ego untuk mencapai tujuan dan sinergi. Sinergi 1=1 lebih dari 2. Grup itu tanpa sinergi, kesenengannya sendiri., kesamaan hobi, gurp untu self interes jadi fokus pada individunya. Ada strata diinformal grup maka tidak akan terjadi kenyamanan. Saat pimpinan yang hebat maju anggotanya mundur. Jepang dulu mundur, namun setelah ada kerja team maka akan ringan. Kerja team akan ringan kerjanya apalagi jika makin banyak anggotanya.  Orang asia sukanya gorong royong, orang bule individual. Orang asia baik-baik semua dimasukkan, bersama-sama lulus walaupun tidak bekerja.

Punya team kadang efektif kadang tidak tergantung dari jumlah anggota, kompetensi anggota tidak seimbang, kadang tergantung jumlah bebean kerja. Orang bule beli makanan sendiri dengan jumlah buat dirinya sendiri, bakarnya ikut bersama dan dimakan sendiri....kok bisa ya? seperti itu pikiran orang indonesia yang selalu bersama-sama.

Keuntungan team : 

1. meningkatkan sinergi, kerjasama lebih efektif karena banyak latar belakang pemikiran sehingga lebih luas. 

2. menghindari kesalahan besar karena ada yang mengingatkan.

3. pemikiran dari bbg latar belakang

4. memberdayakan orang lain/anggota. 

5. bisa memecahkan masalah lebih cepat, berdiskusi dengan anggota team. efektif dalam struktur oerganisasi, supervisor hilang. manager langsung team karena tidak perlu mengarahkan tapi diskusi dan langsung ke manager. Lebih efisien dalam sdm

Mengatasi terbatasnya /limitation dalam team

1. tekanan dalam team karena merasa tidak suka dengan salah satu personil

2. sosial loafing=hanya alasan akrena kemalasan, sok sibuk

3. group think = trpaksa mengikuti suara yang banyak

4. team dominan=ada anggota grup yang dominan, karena itu maka dalam team gak ada yang dominan

ciri tam yang baik/efektif :

1. tugas terlaksanakan dengan baik

2. interaksi dan kerjasama antara anggota team

3. anggota team puas

Criri team yang baik

1. team mematuhi norma

2. mengetahui tujuan team

3. saling melengkapi dan ketergantungan

4. latar belakang yang beragam dan maksimal 12

5. tanggung jawab dan peran anggota jelas

6. hubungan antar anggorta baik

7. prosedur operasional jelas

8. menyelesaikan konflik dengan benar

9. komunikasi bagus

10. suppor yang memberikan kejelasan : reword

Laporan reporter tentang kejadian kecelakaan yang menimbulkan kematian : Jika anda milih ...maka personaliti anda analah.....

A jerit tangis karena tulang pungungn keluarga (orang yang relationnya bagus) sering jadi tempat curhat, mau mendengarkan orang lain

B polisi wawancara saksi(orang yang kerjanya cepat)

C inverstigasi kejadian (orang yang suka data dan meneliti kejadian) 

D mobil perlu didesain sensor jika mabuk maka tidak jalan (orang yang suka mikir mimpi, imajinasinya luar biasa) jiak berkumpul maka hanya menghayal saja deat line tidak tercapai.

Kelompok yang bagus terdiri dari 4 personaliti diatas. 

Mencari jodoh harus tahu negatifnya juga supaya bisa antisipasi, jika hanya lihat baiknya saja maka aka kecewa. 

Type Team

1. fuctional tim : dibentuk 1 fungsi saja : kurikulum, mgmp mapel, marketing, tim produksi

2. cross fungsional tim : saat meluncurkan produk baru maka buat tim, membuat kegiatan baru maka bikin tim misal ke banyuwangi, tim PPDB (IT, Sarpra, BK, Kurikulum bikin soal) tim yang akan mengoperasi kembar (spesialis anak, anestesi, bidan dll)

3. Virtual tim : harus berkomunikasi terus untuk mengetahui berapa yang harus dikirim, kualitas yang dihasilkan petani, tahu persediaan gudang.

4. Self Manage team (STM) tim yang mandiri, diberi wewenang mengatur projek sendiri, asalkan tercapai tujuan kerjanya dan setelah kerjaan selesai maka teamnya buyar.  

Decesion Making in Team

1. partisipasi anggota tim dengan tujuan untuk empowering team. 

team center dececion making model : keputusan diserahkan pada team dengan syarat anggota team pinter-pinter supaya keputusan bisa dipertangungjawabkan

orang x ; kerjanya harus diawasi, jika tidak ada diawasi maka gak kerja, informasi kerja harus rinci. jika dibiarkan maka tidak selesai. 

orang Y : dikasih tugas bis ajalan sendiri. Transformasional leadership, dalam memimpin membebaskan anak buah dengan ide-idenya. Jika diawasi malah merasa tidak dipercaya.

Yang dibutuhkan Stakeholder 

1. owner : maunya keluar tenaga dikit laba banyak, efisiensi, financial return

2. employ : bayaran tinggi kerja dikit, diawasi

3. costumer : kuslitas tinggi, service bagus, barang bagur

4. creditor : tempat stake holder utang, bayar utang lancar

5. managemen: pengelola : efektif efisien

6. union : serikat pekerja, membela pekerja

7. pemerintah : dipatuhi UUD nya, kompetisi yang fair

8. supplier : PT Hikmah Sejahtera : beli lagi, pembayaran yang baik

9. community: jadilah warga yang baik, kontribusi bulanan, tahunan. 


stake Holder mapping 


 


Scenario Planing dan Contingency Strategies

 Scenario Planing dan Contingency Strategies

oleh Prof Dr. Bambang Tjahyadi

$P dalam marketing : Pruduct, Price, Promotion, Place. Konsumen yang sensitif price yaitu ketika naik harga dikit dia pindah tempat membeli. Misalnya Produk air asia, Jet star, Cytilink itu lebih murah maka wajar saja kalau sering terlambat. Penerbangat yang mahal akan memberikan service yang excelen dan tepat waktu. Orang berduit tidak sensitif price sehingga memilih kenyamanan, kebersihan dll. 

Skenario memilih jodoh : ada kreteria misalnya 1 sampai dengan 10, ada alternatif laki-laki 3 orang, maka langkah selanjutnya adalah mencocokkan alternatif laki-laki yang ada dengan kreteria. 

Menjual rokok merk gudang garam lebih mudah dengan merk lain karena gudang garam sudah punya pelanggan, maka merk lainnya itu berperang di benaknya pelanggan. Solusinya harus marketing yang agresif sehingga bisa memenangkan nama di benak pelanggan. 

Strategi marketing dengan membuat deferensiasi produk sehingga bisa menbidik pasar premium yang tidak sensitif terhadap harga (harga berapapun dibeli asal nyaman dan bergengsi). Deferensiasi produk Meliputi pada : kualitas produk, citra produk, service dalam melayani pelanggan. Citra produk bisa dibangun dengan meningkatkan kualitas. 

Misalnya gula ditaroh karng dengan di kemas yang bagus seperti gulaku maka harganya akan lebih mahal dan itu akan dibeli para ibu yang tidak sensitif price karena merasa lebih manis, lebih higenis. Karena disisipkan informasi di produk sehingga mengedukasi pembeli.

Membeli kopi di warung kaki 5 harganya 5000 sedangkan di excelso harganya 50k, hal ini karena pelanggan yang masuk  excelso  memiliki  gaya hidup, membeli suasana, memiliki bran berupa nama dan makna/meaning sehingga bisa menyasar pelanggan kelas atas yang sudah tidak sensitif dengan price. Memberikan informasi pada pelanggan dengan pemrosesan kopi yang bersih dan higenis. 

Al Hikmah sering di kenal sebagai sekolah mahal, itu orang yang sensitif price. Walaupun mahal beda. Maka harus diciptakan pembeda. Jangan jualan pada orang yang price sensitif. TK Al Hikmah menciptakan pembeda dengan program menuntaskan ketuntasan perkembangan psikologi. Jadi harus bisa menemukan dan mengkomunikasikan perbedaan dengan sekolah lainnya. Jika tidak ada pembeda maka lama kelamaan akan sulit mencari siswa.  

Pelanggan tidak puas karena deferensiasi yang diberikan ternyata tidak sesuai. 

Untuk meningkatkan kualitas maka inputnya harus lebih baik, sehingga jika diberikan program akan bisa meningkatkan kualitas dengan lebih mudah dari pada input siswa yang kemampuannya bias sehingga outputnya juga menjadi kualitas yang biasa. Kualitas output itu akan memberikan branding/deferensiasi tersendiri buat sekolah tersebut. Ada juga yang berdeferensiasi dengan input yang tinggi misalnya IQ minimal 120, maka jika tidak 120 tidak diterima hal ini jika diterima di sekolah tersebut akan menjadi branding/diferensiasi tersendiri.

Marketing berpacu pada produk oriented atau konstumer oriented ini pilihan organisasi/pengusaha. Jika produkmoriented seperti IPhone maka dia berani mendidik pasar dengan inovasi yang berbeda sehingga Iphone bisa maju. Pasar yang dibidik menengah atas maka harus mengetahui kebutuhan pasa menegah atas bukan untuk memenuhi kebutuhan produsen. Intinya kalau mau sesuai keinginan produsen harus bisa mendidik pasar dengan perbedaan dan perbedaan itu merupaka terobosan baru yang dibutuhkan maka akan sukses.  Dalam memasarkan barang ada 2 hal :  yakin produk kita baik maka harus  mendidik pasar, atau research pasar dulu untuk meliah kebutuhan pasar. TK Al Hikmah survei pasar dan memasak bareng dengan wali murid maka membuat program bahasa inggris dengan 1 minggu 1x bahasa inggris hal ini sebagai diferensiasi al hikmah dengan TK kompetitor.

Era globalisasi maka perlu ditambahkan bahasa asing, sesuai kebutuhan pasar. 

Kolaborasi adalah kerjasama dua pihak yang bertujuan mencapai hal yang sama. Kolaborasi diperlukan karena resources tidak mencukupi. Berkolaborasi dengan universitas dalam negri maupun luar negri. Hal ini juga meningkatkan defeensiasi. Paling penting adalah kolaborasi dengan konsumen. Misalnya piza mau toping apa? Sesuai dengan harapan konsumer. Memasak bersama dengan konsumer, menciptakan produk bersama-sama. Tidak semua usulan wali murid di layani namun dari wali murid yang memiliki kompetensi, sehingga produk ini kolaborasi ortu dengan wali murid. (masakan dalam artian program)

Kolaborasi menuntut untuk menyatukan perspektif yang berbeda. Jika dalam organisasi tidak bisa menyatukan perspektif maka kolaborasi akan sulit terjadi. 

Tantangan dan strategi dalam kolaborasi : 

1. kareakteristik individu

2. Coopetition (competistion dan cooperation) Lawan yang diajak kerjasama. Daripada berebut konsumen, perang maka competitor diajak kerjasama. Saya hebat dalam hal menulis kompetitor hebat dalam berbicara, maka kedua orang tersebut saling berkolaborasi. Misalnya berkolaborasi dengan universitas. 

3. pelatihan dan mindset kolaboratif 

Pelanggan selain jadi pendakwah juga jadi pengkutbah yang memperkenalkan produk kita. Siapapun guru jadi marketing yang harus ada SOP nya sehingga pemahamannya sama dengan guru lainnya dan juga orang lain yang menjadi target marketing kita. 

Blue ocean : kualitas bagus harga murah, hemat biaya veluenya naik. Banyak perusahaan yang berhasil namun ada yang gagal karena velunya tidak diterima pasar. 

Sucec stroy yang kita punya kita berikan pada orang lain itu tidak menjadi masalah, Al Hikmah memberikan strateginya namun tidak selalu yang diberi strategi itu lebih sukses karena kemampuan eksekusi tiap lembaga itu berbeda. 


Rabu, 12 Februari 2025

Pelatihan Leadership

 Empowering Visionary Leadership YLPI Al Hikmah 2025

12 Februari 2025 di Pasca Unair Surabaya

Bersama Prof Fendy

Prof Fendy yang luar biasa perjuangannya dalam mencapai prestasi dalam hidupnya.

Ibunya seorang guru SD dan ayahnya buruh pabrik. Beliau tinggal di lingkungan Karang Menjangan yang penuh dengan mabuk, adu doro, sering banyak kejadian tawuran. Ibunya mendidik beliau dengan keras, jika tidak mengerti matematika tangan beliau dipukul dengan penggaris, bahkan punggung beliau penuh dengan bekas pukulan. Namun hal itu membuat beliau bersemangat dan mengerti bahwa itu untuk kebaikan beliau. İbu mendidik beliau dengan keras sehingga akan menyimpan memori untuk menjadi orang yang berguna. orang tua harus peduli dengan pendidikan anak. anak manut pada orang idolanya namun orang tua tetap harus bisa menjadikan anak terarah sesuai misi keluarga. 

Beliau kuliah S1 di Unair dan akhirnya menjadi dosen tidak tetap di Unair. Waktu itu beliau ijin kuliah S2 namun oleh dosennya 3x tidak diijinkan dan sampai beliau marah pada dekannya karena tidak mengijinkan kulian. Beliau berikir "gak masalah di pecat, toh juga masih pegawai tidak tetap" Dekannya bilang "silahkan kuliah saya tidak merestui". Akhirnya beliau nekat berangkat  S2 di Bandung dengan tanpa membawa bekal yang cukup sehingga beliau hidup diantara 2 rumah orang lain. 

Beliau datang ke kampus ITB langsung daftar, saat diminta uang untuk daftar beliau belum memilikinya dan solusinya adalah menuliskan surat untuk 100 konglomerat Indonesia. Hanya 1 yang menjawab bos kompas. Beliau dipanggil datang ke kantor yang mana beliau dan bosnya tidak saling kenal.   Beliau bilang "saya ini orang miskin dan sebagian harta bapak itu milik  saya sebagai orang miskin". Bos Kompas menjawaban "minta uang berapa?" tanpa melihat beliau mengabulkan permintaan beliau yaitu 35 juta. Wow banget ya beliau di tahun 1991 dapat uang 35juta, merasa menjadi orang terkaya. Bos kompas  bilang" sak mene wae kok njaluk, sana ke kasir". Beliau dengan heran bertanya pada bos kompas " saya muslim bapak Katolik, kok mau ngasih saya". Bos kompas menjawab "pikiran cupet". Setelah itu beliau pergi dan mencari kos yang paling mahal, makan yang paling enak dan melunasi uang SPP yang selama ini belum dibayarkan. Sampai suatu saat belum lulus akhirnya  uang habis maka menulis surat lagi dan minta uang 15 juta untuk dibelikan komputer. 

Beliau mencari ijin diantara 10 rumah yang beliau datangi dan akhirnya diijinkan dengan beralas kardus. Hal ini beliau lakukan karena sudah sering tidur dimasjid dan akhirnya diusir oleh  takmirnya.  Waktu itu gaji beliau 60k, jika dibelikan beras akan mendapat 10kg yang  harus digunakan untuk hidup 1 bulan. Maka beliau mencari cara untuk bisa makan yang  halal dan gratis. Beliau menerima tantangan dosen matematika untuk mengerjakan kalkulus. Awalnya beliau juga merasa mustahil karena orang psikologi di suruh mengerjakan integral. Namun beliau nekad menerima tantangan asal diberi nilai A. Beliau mengerjakan malam hari dengan otodidak dan pagi diserahkan ke dosen di depan teman2nya sampai sampai temannya merasa Pak Fendi pinter. Hal ini membuat temannya minta diajari dan bergantian mengajak ke rumahnya masing-masing untuk belajar kelompok. Hal tersebut membuatnya beliau  mendapat makan gratis dan halal. Beliau memotivasi kami bahwa nikmat Allah selalu ada, jika ada masalah pasti ada solusi. Berani menerima tantangan maka akan ada jalan keluar. 

Beliau saat di Bandung fokus untuk belajar untuk belajar walaupun banyak cewek Bandung cantik. 

Setelah lulus S2 beliau kembali ke Unair dan oleh dekannya disuruh sekolah lagi dan melanjutkan S3 dengan tidak punya uang juga. Beliau diajak sama promotornya ke P Habibi......

Beliau umur 30 tahun  jadi doktor dan 40 tahun jadi guru besar.  Pak Badri seorang murid beliau yang dapat memecahkan rekor saat umur 38 tahun bisa jadi guru besar. Beliau golongan 4e umur 43 dan  umur 49 sudah tercapai semua cita2. 

Penuturan beliau selalu diakhiri dengan motivasi "Hadapi semua kesulitan, Allah itu sayang pasti ada sesuatu hal kenikmatan, Allah itu tidak kejam, minta kekuatan pada Allah". 

2009 beliau membangun rumah sakit Unair dan tiap saat dipanggil KPK sampai tahun 2015. Nangis di hadapan Allah karena dituduh memperkaya diri dan orang lain. Beliau merasa tidak mencuri, uang dikasih oleh koleganya dibuang dihadapan yang memberi. 

Beliau memiliki punya 4 cucu dan masa tuanya tidak mau menjabat di kampus, hanya mau momong cucunya. 

Beliau mendirikan sekolah SD dengan bertekad : orang miskin harus bisa sekolah. Kemiskinan bukan halangan untuk maju dan sekolah 

Beliau memberikan tips : siapa diri kamu lingkungan mu yang mendukung, jika pingin jadi kyai kumpul dengan kyai. Perilaku seseorang itu didik lingkungan, siapa yang kau bergaul itu menunjukkan kualitas dirimu. (Makanya suamiku hanya meridhoi aku di Al Hikmah).

Teman kami ada yang bertanya "Jika dientahi pimpinan apa yang harus dilakukan?" Maka beliau menjawab "buktikan bahwa pendapatmu itu benar, ibarat air, jika dibuntu maka akan mencari saluran lainnya". Allah menciptakan manusia sebagus2nya, lebih dari sekedar yang dia kira, kalimat yang beliau ucapkan setelah menjawab pertanyaan teman saya. 

Prof Fendy juga merasa tidak nyambung dengan gen Z yang semau gue, mengerjakan tesis dari chat GBT dan ketika beliau mengetahui hal tersebut maka tesisnya dikembalikan dan diminta mengerjakan lagi dengan kemampuan otaknya sendiri. Beliau menginginkan kualitas mahasiswanya baik. 

Beliau mengelola mahasiswa S2 dengan praktek bisnis langsung. Mahasiswa DTG setor 100k minimal dan uang ini dikumpulkan di kelompok 10 orang. Prof Fendi  memberi tantangan supaya uang itu berkembang. menjual kompetensi dengan berbagai pasion, membuat usaha. Prof Fendy memberikan buku visi misi organisasi untuk mahasiswa supaya belajar dan praktek berorganisasi. Buku job analisis, sistem penggajian, pelatihan dan setelah akhir semester mahasiswa memberikan presentasi. Chalance ini membuat mahasiswa berusaha supaya uang nya tidak hilang bahkan berkembang. 

Otak kiri biasanya dominan namun bisa dilatih secara seimbang

Beliau mengajarkan kami berpikir out off the box, menaroh 10 paku diatas paku besar. Kami berpikir rumus fisika, keseimbangan namun ada teman kami yang menemukan cara dengan disusun secara bersilang dan diangkat, dijepit diantara 2 paku. 

Permainan lainnya yaitu menyelesaikan target kelompok dalam membuat burung dari kertas bekas. Mengajarkan bagaimana melakukan kerja tim yang dimulai dari info disampaikan pada ketua kelompok yang masih muda karena kapasitas memorinya otaknya masih banyak, ini salah satu syarat memilih ketua kelompok. Selanjutnya ketua kelompok mengingat potensi anggotanya untuk menentukan target kerja kelompok berupa jumlah burung yang kesempurnaan burung yang akan dibuat.

Ketua kelompok saya ustd Orthio yang memimpin para senior dengan sopan baik bahasa verbalnya maupun bahasa tubuhnya sehingga kami para senior tidak merasa disuruh. Ustad Orthio juga membebaskan kreativitas kelompok untuk menentuka pola kerja dalam mencapai target sehingga membuat kami menentukan pola kerja bersambung2 sesuai dengan keahliannya masing-masing. Misalnya ada yang bertugas memotong kertas yaitu ustd Irfani, Ustd Yanto selanjutnya akan diteruskan oleh teman kami yang ahli dalam membuat lipatan tahap 1 Ustd Ilyas, Ust Yanu, dan tahap kedua U Pur, ustd Jamil dan ustdah Lila..... semua berperan. Aku dan ustdah Susi  bagian finishing membentuk burung menjadi sempurna dan terlihat itu burung. 

Namun dalam perjalanannya pasti ada yang kerjanya cepat dan prediksi ada juga yang tidak, kami memaklumi dan tidak saling complain. Masing-masing bagian bekerja dengan silent dan menyempurnakan tugas temannya. Kami tidak ada yang mendominasi namun lebih pada diskusi dan jika ada yang dibagian tugasnya menumpuk pekerjaan maka dengan ringan tangan ustdah Lila membantu.  Bahkan para ustd juga membentuk burung sendiri dengan sempurna sehingga agak terlihat berbeda, burung para ustad lebih besar....maklum ustd suka yang banyak dan besar dalam banyak hal...heheh.

Sementara kelompok lain bekerja dengan gupuh, meminta anak buahnya bekerja dengan cepat dan sempurna, membuat target kerja yang melebihi kemampuan anggotanya. Ketua kami sangat prediktif dengan melakukan try out untuk mengukur masing-masing anggotanya mampu membuat 1 burung membutuhkan waktu berapa lama, ternyata 6 menit. Dihitung dalam 30 menit maka 1 anggota membuat 6 burung, sehingga target yang tadinya 50 dapat ditingkatkan menjadi 54. Alhamdulilah dengan kerja kompak, saling mengerti, silint tidak banyak complain maka kelompok kami mencapai target. 

Bahkan ada kelompok yang sampai diganti ketuanya karena kurang bisa mengajari anggotanya. Ada juga anggota mereka yang mengajari namun ajarannya kurang benar, bahkan diganti mungkin karena target yang diberikan pada anggota terlalu banyak yaitu 101 dan akhirnya  mencapai 73. Ketua yang terlalu sempurna tuntutannya dapat mencapai 37 dari target 40 burung. Kerjasama kelompok, saling menghargai, saling mengerti potensi masing-masing itu kunci dalam team work.


                                                                                The Bestie

                                                                     The Best Team


Minggu, 09 Februari 2025

SEMANGAT JUANG

 HITUNG SEBESAR APA SEMANGAT JUANGMU


Bukan karena hidup yang engkau anggap tak bersahabat dengan dirimu, sehingga engkau tak meraih banyak hal dalam perjuanganmu.

Bukan karena beban hidup yang engkau anggap terlalu berat dipundakmu , sehingga engkau selalu mengeluh kesulitan hidup tidak pernah berhenti menghantammu

Ada baiknya engkau menengok jujur kedalam dirimu .
Dan kemudian menyadari sebesar apa SEMANGAT HIDUPMU.

Engkau membutuhkan SEMANGAT itu untuk maju.
Karena dengannya engkau akan sanggup mengatasi segala tantangan hidupmu.
Dengannya pula engkau selalu punya dorongan untuk terus melangkah ke depan
Ia adalah TENAGA KEHIDUPAN yang memberimu daya dorong dan daya dobrak perubahan

Engkau selamanya memerlukan SEMANGAT untuk bisa mewujudkan cita cita besar hidupmu
Karena ia selalu membantumu untuk terus mendongakkan kepalamu pada langit harapan mulyamu.
Dan dengannya engkau tidak bisa dihentikan oleh rintangan rintangan kecil disepanjang jalan perjuanganmu
Ia adalah BARA KESADARAN didalam dadamu bahwa engkau harus memiliki kehormatan besar dalam hidupmu.

SEMANGATMU kadang tumbuh dari besarnya RASA TANGGUNGJAWABMU.
Tanggungjawab untuk memulyakan ayah ibumu.
Tangungjawab untuk memajukan saudara saudaramu.
Tanggungjawab untuk membantu menaikkan derajat orang orang tercintamu.

SEMANGATMU juga selalu bisa kau munculkan dari RASA SUKAMU pada pekerjaanmu
Sebab dengan begitu pekerjaanmu akan bisa punya dampak agung bagi masa depanmu
Karena engkau selalu memikirkan hasil terbaik dari darah, airmata, dan keringatmu yang menetes diatas jalan panjang pekerjaanmu dengan sukacita dihatimu.

Tetapi SEMANGAT mu tidak akan pernah bisa dibendung jika berhasil engkau gali dari dalam jiwamu.
Dan engkau keluarkan dengan dasar rasa TERIMAKASIH, CINTA dan KESETIAANMU pada TUHAN mu.
Semangat yang tumbuh dan muncul dengan cara seperti itu tidak mudah melemah oleh bergantinya tempat dan waktu.
Sebab yang terngiang ngiang memanggilmu adalah TERIMAKASIHMU, CINTAMU, dan KESETIAANMU pada PENCIPTAMU.
Dengan itu engkau akan takjub akan hasil hasil perjuangan hidupmu.
Karena SEMANGATMU ITU memberimu tenaga yang tak terkira dalam menghasilkan karya karya luarbiasmu.

Subhanalooh aku merasakan semangat itu begitu penting dalam kehidupan setiap makhluk, aku teringat saat saya biologi angkatan 93 UNIBRAW bersama-sama ingin lulus aku berjuang untuk menyelesaikan skripsiku. Aku kost di rumah pak kepala dusun Pak Slamet namanya. Aku tidur, makan di di rumah tersebut dengan mendapat perlakuan yang sangat hangat dianggap sebagai anak sendiri. Beliau mempunyai 3 orang anak, Yuli yang pertama seorang pemuda lulusan STM, anak keduanya putri yang saat itu sebagai siswa SMP kelas 2 dan Minah siswa SD. Ibu slamet beberapa tahun yang lalu barusan datang dari bekerja sebagai TKI di Arab Saudi.  Selama beberapa tahun beliau pergi menjadi TKI ketiga anaknya bersama ibunya dan suaminya. 

Pagi-pagi aku bangun mbantu nyapu rumah dan halaman, habis itu mandi dan sarapan pagi terus ke Balittas mengurusi uler-uler yang akan aku bawa ke LIPI Jakarta. Pulang siang makan siang dan sholat dhuhur habis itu pergi lagi ke Balittas bercengkerama bersama uler-uler lagi. Pulang jam 5 sore duduk-duduk dan belajar kemudian tidur itu terus yang kulakukan selama 2 bulan. Sekali waktu aku ke kampus untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbingku Pak Bagyo. Beliau setanah air denganku yaitu Blitar daerah Sanan Wetan. Bapak beliau adalah kepala sekolahku di SMP 3 bapak Isman.

Juga mengurusi kegiatan di masjid Raden Patah sebagai ketua Mentoring putri.  Mencari buku literatur, mengaji halaqoh. Sampai hari sabtu aku persiapan pulang ke Blitar. Aku paling ingat kalau tidak sempat pulang ke kost maka aku beli pangsit di depan balitas kemudian aku minum kratingdaeng. Aktifitasku yang seperti itu ternyata membuatku capek dan akhirnya aku terkena penyakit tipes dan TBC. Sebenarnya sudah kurasakan sejak 2 bulan tapi karena semangatku untuk lulus bersama.Maka sakit itu tidak kurasakan dan akhirnya begitu ketemu dokter aku langsung di suruh opname. “ Dok saya ini mau ujian Skripsi dan wisuda bersama-sama angkatan saya” Opname kujalani selama 17 hari dengan kondisi yang sangat lemah dan badan tinggal balung dengan kulit bernafaspun aku kesulitan walaupun tidak sempat dioksigen tapi aku sempat ngosngosan bila bergerak melangkah 2 kaki saja.


Kamis, 06 Februari 2025

Masjid

Masjid

23 Desember 2025

Alhamdulillah, long journey we start from Boading Batu. Aku menjemput riza yang pulang dari Hizmet sunatan jam 21 baru sampai boarding. Sebenarnya sudah aku bilang kalau gak usah hizmet karena aka perjalanan jauh. "Ini hizmetku yang terakhir Mik, setelah itu aku ke Turky". Ya walaupun aku sebenarnya tahu kalau harusnya dia pulang tanggal 19 dan akan diperpanjang liburannya hingga tanggal 1 Januari jika hizmet. Maka Riza agak maksa untuk ikut hizmet. 3 adeknya pulang tanggal 19 dan kembali ke pondok tanggal 28 Desember.   

Sejak aku muda, jika pergi maka saat solat ya pasti menuju ke masjid. Bahkan saat punya 3 balita : ibrahim, Ismail dan Hasna aku mengaajaknya main ya ke masjid. Kenyang di marahi takmir karena mainan dorong-dorongan pembatas ruangan putra dan putri, mainan air di kamar mandi, nangis karena  antrian yang panjang saat mengambil buka puasa bersama...Ya Alloh melasnya aku saat itu, ya walaupun tetap berkontribusi ke masjid dengan menyumbang kotak masjid, dan banyak tingkahnya yang lain. Namun dalam pikiran saya bahwa mengakrabkan anak dengan masjid itu penting teringat sebuah hadis "Pemuda yang hatinya terpaut pada masjid". Bahkan sampai aku merasa paling damai ya di masjid. Malah suatu ketika nanti aku pingin membuat masjid dan meninggal di masjid. 


Liburan semester ini janjian dengan Zula ke Yogyakarta. Kami berangkat dari Batu jam 21.30 dan dengan map nya masing-masing. Jam 03.00 kami sampai di Solo, pas di perempatan trafic ligth kami berhenti walaupun kondisi sepi. Kami bermaksud untuk mencari masjid guna solat tahajud. Trafic light berwarna hijau maka lanjut kami maju dan sekitar 500 meter kami menemukan masjid yang lumayan besar. Wah kaget juga karena jam segitu sudah penuh parkirannya dan kondisi sudah ramai. Kami masuk sudah disambut para ojek yang menawarkan untuk mengantar ke parkiran, karena ternyata parkiran bis cukup jauh dari gerbang masjid. 

Kami masuk dan disambut oleh gerbang periksa barang, makanan dan minuman tidak boleh di bawa masuk. Kami juga ditawari oleh para penjual kresek untuk tempat sandal, 5000 dapat 3 kresek. Alhamdulillah kami beli dengan niat biar penjualnya senang. Wow ketika masuk sudah banyak pengunjung. Aku pastilah kepo dan bertanya mereka berasal dari kota di dekat sini maupun juga di luar pulau. Yang paling bikin penasaran, sebelum masuk kami sempat mampir di masjid dekat kami parkir mobil dan disitu banyak pengunjung yang sedang tidur di dalam masjid, ternyata mereka dari Lampung bersama 2 bis sejak semalam menginap di masjid ini. 

Berkeliling masjid untuk mencari tempat wudhu, bagus dan bersih tempatnya, ada yang khusus untuk toilet dan ada juga yang hanya shower buat mandi. Settingnya mirip dengan kamar mandi di Madinah, yang berada di dasar masjid dan bisa naik dengan menggunakan tangga biasa ataupun lif. Sistem memberikan infaq sudah bisa dengan qiuris. Masjid dikelilingi oleh kolam bersih tanpa ikan sehingga dasar kolamnya terlihat seperti lantai biasa. Hal itu membuat beberapa jamaah tercebur di dalam kolam....kasihan. Masjid itu adalah masjid Syeh Zayed di Solo Surakarta

Selasa, 28 Januari 2025

Jatuh Tertimpa Tangga

Jatuh Tertimpa Tangga

Nove adalah  anak pancingan. Ortu angkatnya sudah meninggal saat covid terjadi. Orang Tua angkat Nove adalah adek dari ibu kandungnya. Saat sebelum meinggal dunia Nove dikasih uang 45 juta sebagai warisan dari orang tua angkatnya. Uang itu dipinjam ibu kandung Nove dan kakak Nove untuk menikah. 

Nove membutuhkan uang untuk melahirkan yang sudah  hamil 8 bulan dan suami Nove juga jobles. Saat Nove meminta uang dikembalikan untuk lahiran ternyata ibu Nove marah dengan cara menyembunyikan piring sehingga Nove tidak bisa  makan, beberapa kali hal tersebut dilakukan sehingga dalam kondisi hamil kelaparan dan sedih memikirkan ibu kandungnya yang memusuhinya bahkan sampai pernah mengusirnya. 

Karakter ibu kandungnya keras karena ibunya tidak pernah bergaul dengan orang luar rumah, sebagai ibu rumah tangga yang seringnya di rumah, ditambah lagi dengan latar beelakang pendidikan di keluarganya yang kebanyakan SMP dan sedikit SMA.

Melihat kondisi seperti itu adek angkat Nove iba dan mengajak Nove pulang ke rumah ortu angkatnya. Nove di rumah ortu angkat ikut membayar listrik dan air juga, artinya Nove juga bertangung jawab. Suatu ketika terjadi perselisihan antara adek angkat Nove dan Nove sdampai Nove diusir dari rumah ortu angkatnya. Hal ini dikarenakan Nove tidur di kamar ortu angkatnya, di mana semua perhiasan ibu angkat Nove ada di kamar itu sehingga adek angkat Nove tidak bisa ambil dan menjual barang berharga yang notabennya buat bersenang-senang dengan pacarnya. Nove bermaksud mengerem perbuatan adeknya, namun hal tersebut membuat adeknya marah dan mengusirnya. 

Karakter adek angkat Nove ini mirip dengan ibu angkatnya yang juga keras. Hal ini karena ibu angkatnya seorang  mandor sehingga seringnya hanya menyalahkan karyawan dan hal tersebut dibawa hingga dalam kehidupan di rumah.  

Adek angkatnya berkarakter keras dan tepatnya judes, walaupun kedua ortunya sudah meninggal waktu covid dan dia anak tunggal setelah "pancingan" anak dengan mengasuh Nove, namun tetap keras dan tidak merasa takut hidup sendiri. Dia mempunya pacar seorang tentara yang suka ngoroti harta orang tua angkat Nove yang kaya. Pacarnya  menggadaikan kamera digital seharga 10 juta digadaikan 1 juta dan hingga hangus yang tak terambil. 

Kasihan Nove yang sudah tidak punya siapa-siapa yang berpihak padanya, sampai Nove menghiba untuk tetap bisa tinggal di rumah ortu angkatnya tersebut.  

Malapetaka tidak berhenti sampai di urusan keluarga, namun suaminya ternyata mempunyai hutang yang banyak karena suaminya judi online. Sepeda motor 3 sudah digadaikan suaminya dan tidak bisa menebus. Sertifikat tanah digadaikan yang pada akhirnya akan dijabel bank. Namun ada saudaranya yang baik dan meminjamkan  25 juta. Saudara yang baik mempunyai  uang yang tidak dipakai, Saudara tersebut hanya eman saja kalau dibeli dengan harga yang sangat tidak sebanding dengan keadaan tanah. 

Bapak mertua mengetahui kelakuan suami yang terjerat hutang karena judol beliau menasehati Nove "lupakan anak saya sepertinya dia gak bisa berubah". Bapak mertua Nove sudah tidak bisa mengatasi juga kelakuan anak laki-lakinya. Ibu mertua sebaliknya berkata "salah sendiri, kamu nikah juga bukan saya yang ngurus". Ya Alloh kasihan Nove, kemana lagi dia harus mengadu. Dia hanya bisa menangis sambil mendekap kandungannya. 

Kondisi ini membuat Nove ikut terpengaruh psikologinya, mungkin orang bilang ini wajar saja. Nove memblokir semua nomor telpon keluarga suami, hal ini karena dia takut emosi saat ada telepon ataupun wa dari keluarga suaminya, dia masih berusaha meredam emosinya dengan menjauh dari keluarga suaminya. Nove sebenarnya dia penurut dan suka membantu teman. Dia pendiam dan tidak memulai pembicaraan, tidak bisa bercanda juga hanya ikut bercanda jika ada teman yang memulai candaan. Nove mengakui sendiri bahwa dia itu follower. 

Nove kini mengasuh anaknya sendirian, dibantu oleh adek kandung ibunya untuk mengasuh anaknya yang masih berumur 3 tahun saat ditinggal kerja. 




Minggu, 12 Januari 2025

Ulang Tahun Hasna

 

Hasna 14 Tahun

10/10/25….10/01/11

Kau dilahirkan di tanggal yang hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0….suatu angka yang sangat umi suka…be the first….menjadi yang pertama. Dan 0 itu adalah

Dia minta dikasih kejutan lewat deliveri. Sudah aku belikan mukena yang pilihannya sendiri, dia memang baik, milih yang tidak mahal hanya 40k. Dan hasilnya setelah dipakai saat VC di ultahnya lewat HP asrama “makasih ya mik, barangnya seh pasaran” ya Alloh kamu anak yang nerimoan, pilih barang selalu yang murah supaya tidak membebani umi.

Pernah suatu ketika ada telepon bulanan dari abla Amine "mohon maaf njih ibu, sedikit saja kekurangan ananda Hasna, yaitu adanya bau badan". Toeng seperti nabrak besi kepalaku, kaget aku dan akhirnya aku berusaha mengajakmu mandi lebih sering karena memang aku setiap solat pasti mandi, setiap ketemu masjid pasti mandi, setiap ada air berlimpah pasti mandi. Umi ingin mencontohkan itu padamu. Jika kamu marah saat diingatkan mbak sari, walaupun pada akhirnya kamu mandi. Umi berusaha menyemprotmu dengan parfum dan menasehati mbak Sari supaya menasehati dengan cara yang baik.

Hal lain yang sudah umi contohkan yaitu umi selalu berganti CD tiap akan solat, itu yang belum kamu lakukan dan marah juga kalau diingatkan umi, padahal itu semua untuk keabsahan solatmu, diterima oleh Alloh dan juga terhindar dari api neraka karena salah satu yang menyebabkan masuk neraka adalah kencing.

Saat aku telpon “makasih ya mi sudah effort nelpon aku” sambil matanya berkaca-kaca, aku sebenarnya pingin nangis, namun aku tahan. Malah sekarang aku nulis ini nangis.

Makasih ya Hasna sudah berjuang untuk diri sendiri dan keluarga, untuk menjaga nama baik keluarga, dengan berusaha menghafalkan quran, bersosialisasi dengan tetangga rumah dan juga teman sekolah dengan baik sehingga kamu banyak mengenal teman sepondok dan bahkan kamu juga disayangi oleh banyak temanmu. Hal ini terbukti dengan ceritamu kalau kau diucapin selamat saat ultah ini sebanyak 59 teman dan juga diberi banyak hadiah. Itu yang membuatmu makin PD dalam berteman. 

Makasih Hasna selalu berjuang untuk hafalan hingga saat ini putaran 1 juz 9, padahal pinginnya langsung setor sampai juz 12 namun waktunya tidak cukup, harus berbagi dengan temannya. Ingat waktu itu saat kamu ragu karena merasa gak bisa pelajaran qiroat.

Makasih ya Hasna tidak gengsi meminta maaf, “maaf ya mi jika merepotkan”. Padahal meminta maaf itu hal yang sulit untuk banyak orang. Pernah beberapa kali  kau marah pada umi karena umi sedang jalan-jalan sama murid umi ke kali lanang. Umi berusaha menjelaskan karena sedang bertugas piket di saat kau nelpon. Kau marah, menangis, namun pada akhirnya kau meminta maaf "maafkan aku ya umi karena aku egois". Pas umi di RSAL Hasna marah juga karena umi tidak segera menelpon, "Umi sibuk ya, memang aku gak penting kok". Yaa Umi hanya bisa diam dan mendengarkan kekecewaan mu, karena memang umi lagi menjenguk U Rika yang sedang mau kemoterapi, namun alhamdulillah akhirnya kau juga mengerti kondisi umi. 

Makasih ya Hasna yang selalu berterimakasih “makasih ya umi sudah mau mendengarkan ceritaku” padahal umi malah yang selalu berharap mendapat cerita kamu nak yang seru dan selalu tentang hal yang positif, kalaupun kamu lagi kurang enak hati dengan temanmu atau ablamu, umi jadi bisa memberikan saran dan menggiring pikiranmu untuk menjadi positif lagi dan yang menyenangkan kamu selalu "iya mik, walaupun itu sulit".

Makasih ya nak kamu yang selalu mengagumi umi, melihat kelebihan umi, kesabaran umi...wah ini umi nangis lagi nak...saat nulis ini di belakang murid laki-laki umi, dan akhirnya murid umi yang bernama Adli mengomentari "ustdh ibu yang baik, selalu berterimakasih pada anaknya". 

Kamu sering bilang "aku bersyuku punya umi yang sabar, aku ingin jadi seperti umi tapi itu sulit". "Aku bahagia punya umi yang baik dan dermawan.". Kayaknya di dunia ini hanya beberapa deh yang mengungkapkan kebaikan umi, dan salah satunya adalah Hasna.

Makasih nak kau selalu mengkhawatirkan umi "umi baik-baik saja kan? Murid umi sudah baik ta sama umi?" seakan kau tak rela jika ada satupun yang melukai hati umi. 

Makasih ya Hasna yang selalu memaklumi umi yang jarang berkunjung ke pondokmu, mengingat tempatnya yang jauh dan berbeda arah dengan kepulangan ke Surabaya. Kau selalu bertanya setiap nelpon "Umi lagi di mas yo?". Umi sebenarnya merasa bersalah karena hal itu, namun kalau umi ke Sidoarjo itu jika kemalaman bisa nginap di Rungkut, lha kalau ke Kertosono mesti harus punya waktu khusus yang tidak bersamaan dengan piket dan qodarulloh kok waktu penjengukan jadwalnya bersamaan dengan jadwal piket umi, jadi pasti gak akan bisa menjenguk. Alhamdulillah semester ini pondokmu menetapkan setiap minggu boleh di jenguk, jadi umi bisa fleksibel menjengukmu.