Kamis, 17 Juli 2025

Ibu hebat

 QS 40 : 55

Janji Allah Itu Benar


Sahabat mengajarku di Surabaya

Bersabarlah, perintah Allah SWT di ayat QS 40 : 55 dan Allah pun perintahkan Nabi Muhammad SAW untuk bersabar di ayat QS 30 : 60, sekelas Nabi aja diperintah untuk bersabar. Dalam ayat ini tersirat bahwa Allah menjelaskan kepada hamba-Nya untuk bersabar atas janji Allah, dan janji Allah SWT itu benar. 

Bersabarlah saat kita diberi ujian apapun bentuknya dan kondisinya. Sabar bukan berarti kita diam tapi bergeraklah karena jelas di ayat QS 13 : 11 keadaan akan berubah bila kita bergerak dan berusaha menuju ke yang lebih baik, dengan penuh keyakinan bahwa ujian ini di ayat QS 2 : 286 pasti pas untuk kita ....artinya pilihan Allah bahwa kita pasti mampu melaluinya. 

Yakinlah, pertolongan Allah di ayat QS 2 : 214 itu dekat, maka bersegera bertaubat mohon ampun untuk dosa kita dan bertasbihlah menyucikan Allah dari segala bentuk ketidakwajaran seraya memuji keagungan dan kebesaran Allah pada waktu petang dan pagi.

Kadang-kadang kita tidak bisa bersabar karena dosa kita, Allah beri bimbingan kita di ayat QS 3 : 191 untuk terus mengingat Allah dalam kondisi apapun. Sebagaimana dicontohkan dalam ayat QS 21 : 87 Nabi Yunus bertaubat dan berdzikir dalam perut ikan paus, sekiranya Nabi Yunus di ayat QS 37 : 143 - 144 tidak dzikir dan bertaubat maka dia akan ada di dalam perut ikan paus sampai kiamat.

Barangsiapa yang berusaha menjaga diri, maka Allah menjaganya, barangsiapa yang berusaha merasa cukup, maka Allah mencukupinya. Barangsiapa yang berusaha bersabar, maka Allah akan menjadikannya bisa bersabar dan tidak ada seorang pun yang dianugerahi sesuatu yang melebihi kesabaran.” (HR Bukhari No 1469).

Sabar berarti tenang dan dapat mengendalikan emosi dan diri, saat diterpa banyak godaan dan ujian. Allah tegaskan di ayat QS 9 : 40 supaya orang-orang beriman jangan sedih, Allah bersama kita. Dan di ayat QS 39 : 53, apabila hati kita hancur dan putus asa kita semakin berkecamuk, ingatlah Allah, sambil tarik napas yang dalam dan hembuskan perlahan sambil mengucapkan Bismillahirrohmannirrihom kalimat ini ada lima kata yang artinya dengan nama Allah yang Maha Penyayang dan Pengasih....ini jaminan dari Allah bahwa Dia sayang dan kasih kepada hamba-Nya.

Wallahu'alam bishowab 🩷

Mbak Panca sabar dengan perilaku suaminya yang menyeleweng, menghabiskan hartanya, tidak mau mengurusi istrinya dan anaknya alhamdulillah anak ke 1 nya mendapatkan pekerjaan yang layak. Mbak Panca malah bilang "aku gak minta cerai mbak, demi anakku. suamiku seperti itu adalah cobaanya". Dia hidup di rumah suaminya yang sudah banyak bocor di atap dan di lantai, namun dia sabar tetap di rumah dan nerimo menunggu uang yang dikasih anaknya. Dulu mbak Panca jualan nasi campu, nasi rawon dan berbagai minuman keliling perumahan. Di Situlah aku mengenalnya pertama kali saat aku beli makanan buat buka puasa karena sudah adzan magrib aku belum menemukan rumah temanku. Dia sahabatku di Masjid At Tanwir saat pagi-pagi menjual rawon yang telah didoain di depan solat subuhnya. Masyaalloooh gak tega aku, maka aku beli. 

Mbak Ied yang sabar dengan suaminya yang kena PHK, ditipu orang alhamdulillah anak pertamanya mendapat tempat kerja di pondok Gus Ali, bumi sholawat. Banyak wanita di luar sana yang menuntuk nafkah suaminya hingga jika tidak terkabul, dia minta cerai....naudzubillah padahal nasehat ustdh Nasrulloh suami fungsinya utama bukan mencari nafkah, tapi PENGHALANG API NERAKA BUAT ISTRINYA maka sabar dengan kondisi apapun. 

Ibu nya Dinda yang ditinggal suaminya sejak umur 37 tahun dan suaminya yang seorang dokter umur 43 tahun meninggal dunia karena sakit jantung. Beliau ditinggalkan oleh keluarga suaminya dan hanya ditemani ibu kandungnya. Beliau memiliki 3 anak, saat itu Dinda kecil umur 7 bulan. Bu e Dinda menghidupi 3 anaknya dengan berbagai usaha menjual kue, baju lewat online sampai sampai sempit waktu untuk ibadah. Dinda kecil yang menguatkan untuk terus bekerja sendiri "mama jangan lama-lama perginya" itu pesan dinda saat mamanya pergi membeli baju untuk dijual. 

Alhamdulillah kini anak pertama menjadi dokter dengan menghabiskan biaya 2M. anak laki2nya justru dilamar oleh seorang notaris yang anak tunggal, hingga seluruh keluarganya terharu.  Anak ke dua kuliah online karena ibunya sangat menjaga pergaulan pencampuran laki-laki, karena anakknya sering dilamar orang. Anak terakhir sebagai penutup berupa gadis yang akan menjadi hafizon sesuai keinginan beliau. Kini beliau sudah merasa bebas finacial sehingga mengurusi panti asuhan yatim punya temannya. Teman beliau memilik rumahnya dan beliau yang mendanai keseharian anak yatim tersebut. Beliau menyadari bahwa semua pertolongan alloh hingga ujian seberat itu, sering sakit karena memikirkan suaminya yang telah meninggal sementara beliau saat itu tidak bekerja. Itulah janji Alloh benar jika kita sabar.

Beliau diminta menikah oleh anak pertamanya dan dapat suami yang rajin puasa walaupun haji tetap puasa. Beliau bertemu dengan suaminya setelah berdzikir 10 ribu ya latif. Ya Latif diterapkan oleh anaknya dan dapatlah Notaris yang anak tunggal. Beliau menikahkan anaknya dengan tanpa menaroh kotak buwuhan namun sedekan dengan katering terbaik untuk tetangganya. namun di rumah besan dirayakan dengan sangat meriah karena anak tunggal

Bu Siani, yang rela ke sawah dan suaminya di rumah rokok an. Suaminya pak agus yang telah sakit matanya meletus 1 sehingga kurang bisa melihat. Namun bu Siani selalu tersenyum.

Jeng Wati, yang ditinggal suaminya saat musim covid, beliau membesarkan 2 putra dan 2 putrinya dan kini putri pertamanya telah lulus UGM dan bekerja di Jakarta. 

Banyak ibu-ibu hebat di sekitar kita yang telah ditolong alloh karena keyakinan bahwa Alloh pasti akan menolongnya

Aqidah Islamiyah

 QS 40 : 81

Rekreasi Hati🩷

                                                                                    



Materi BLC Aqidah Islamiyah, 15 Juli 2025

Tafakur adalah rekreasi hati dan upaya kesungguhan iman yang memadukan akal dan hati. Orang yang senantiasa bertafakur terhadap ciptaan Allah termasuk ciri dari orang-orang yang berakal.

Sebagaimana di ayat QS 40 : 81, Allah memperlihatkan tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan-Nya. Melalui tanda-tanda kebesaran Allah ini diharapkan manusia menyadari keberadaan Allah SWT sebagai Tuhan satu-satunya yang layak dipertuhankan, disembah dan dimintai pertolongan-Nya.

Ayat-ayat atau tanda kebesaran Allah terbagi menjadi dua, al-ayat qauliyah dan al-ayat kauniyah. Al-ayat al-qauliyah adalah tanda-tanda kebesaran Allah yang termaktub di dalam al Qur'an. Sementara al-ayat al-kauniyah di ayat QS 13 : 3 adalah tanda-tanda kebesaran Allah yang terhampar di alam semesta. Kekuasaan Allah yang ada di jagad raya termasuk di dalam diri kita hanya bisa dicerna dan dipahami dengan proses rekreasi hati (tafakkur).

Tafakur merupakan sebuah ibadah yang menggunakan hati dan akal, kita bisa menjelazah kebesaran Allah SWT yang di ayat QS 3 : 190 - 191 bisa mengambil pelajaran dari ciptaan Allah, memahami dan menyadari bahwa tidak ada yang bisa menciptakan ciptaan Allah selain Allah SWT.

Tidak ada yang berguna bagi hati selain uzlah (menyingkirkan dari pergaulan umum) yang disertai dengan kegiatan bertafakur.

Allah SWT membekali manusia dengan segenap potensi seperti telinga, mata, hati dan akal pikiran agar digunakan untuk memikirkan dan merenungi kebesaran Allah. Orang yang tidak mengoptimalkan potensi akalnya untuk bertafakur atas tanda-tanda kebesaran - Nya di ayat QS 7 : 179 bisa disamakan derajatnya dengan binatang bahkan bisa lebih rendah lagi.

Masyaalloh aku sangat bersyukur, mendapatkan murid kelas 10 Rajwa yang rendah hati dan malu-malu, Sofia yang suka senyum tulus, Nadin yang suka puasa dan merdu saat baca qur'an, Jadidah yang lembut dan pemalu, Kayla yang banyak cerita, Nova yang sopan, aktif di pembelajaran dan selalu bersalaman. Masyaalooh mereka adalah bukti kebaikan Alloh yang dianugrahkan padaku. Lagu nya virgou "bukti"

beruntungnya aku memiliki kamuuuu...

kau adalah bukti dari sopannya hati, 

kaulah bentuk terindah dari baiknya tuhan padaku

Waktu tak kan memusnahkan baikmu

kau wanita terhebat bagiku, tolong kamu camka itu

Pembelajaran Aqidah dimulai dengan menuangkan berbagai jenis makanan pada plastik yang saat itu aku milik di ruang makan. Plastik diisi siswi dengan air panas sampai Kayla tidak berani pegang maka digunakan gelas plastik namun karena tidak tahan maka aku minta untuk menambah dengan air dingin dan hasilnya air hangat.

Nova saya minta mengambil kuah telor bumbu merah dan menambahkan dengan air biasa, saya bikin kondisi hiperbola dengan membayangkan jika kuah itu sangat kental dengan bumbu. Nadin mengambil sayur bobor bayam dan menambahkan dengan air hingga plastik penuh. saya hiperbolakan dengan situasi sayur bobor penuh dengan sayuran. Jaida mengambil hanya air dingin, dengan hiperbola kristal es "wowwww tidak kuat ustdh". Shofia  si paling heboh saya kerjain dengan saya minta ambil sambal 1 sendok dan ditambah air panas "adduuhhh takuut pedes dan panas ustdh". Rajwa membawa susu dicampur air hangat. 

Mereka saya minta menggemgam dengan 5 jari tangan kanan. Saya minta lepaskan jarinya mulai dari jari kelingking, jari manis, jari tengan dan tiba-tiba mereka berteriak "wooooowww ustdh hanya tinggal 2 jari, jangan diminta lepaskan lagi, saya hanya bawa 1 rok hitam ustdh". Hebohlah mereka ber 6 apalagi Shofia yang membawa air sambal, Nova yang membawa kuah telor dan Nadin yang membawa sayur bobor bayam. Kayla, Rajwa dan Jaida tidak seheboh mereka bertiga. Wah saya sendiri juga takut kena "bonjrotan" bahan itu semua. 

"Baiklah kalian ber 6 boleh naik tangga dan melepaslan jari telunjuk dari memegang plastik air" perintahku dari bawah, sambil aku sendiri menjauh dari tangga tersebut. 

"nine, ten, eleven" aku memberi aba2 yang berbeda dari biasanya...hehe mosok hanya hafal itungan 1,2,3...ganti gaya dong. Mereka bersamaan melepaskan plastiknya....mereka berteriak seru...woooowww sambil loncat, padahal sudah di ketinggian lo. Daaaan pastilah plastik itu akan meletus dan isinya yang menakutkan akan menyebar sepanjang bawah tangga di halaman sekolah. Saatnya mengambil plastik bungkus yang sudah pecah, namun masih juga menjijikkan untuk diambil dengan cara normal, jadi dengan menyentuh paling pinggir untuk kemudian dibuang ke sampah.

                                                            


                                                       

Saat nya merefleksi, plastik itu adalah ibarat hati, andai plastik diganti dengan gelas kaca pasti juga akan pecah dan membahayakan lingkungan. Jika plastik diganti dengan botol plastik, maka akan lebih kuat dan tidak pecah hanya dengan ketinggian tangga. Apalgi jika diganti dengan botol baja akanlebih kuat lagi, maka pertanyaanku "plastik dalam diri kita diibaratkan dengan apa nak?"

Shofia menjawab "hati ustdh" "masyaalloh kamu bentul nak...Jika hati kita kuat maka akan kuat menghadapi segala godaan dan guncangan dalam hidup ini. Kita akan mempunyai iman yang kuat, pendirian yang teguh. 

"Nah sekarang jika kita tinjau isinya, yang paling menakutkan menurut kalian plastik yang mana?" 

"Sambal plus air panas" 

"Masyaalloh benar banget, nah yang paling gak tahan saat mengisi apa nak?" 

"Jika diisi air panas ustdh" 

"Isi cairan dari plastik itulah  ibaratnya seperti isi hati manusia nak, jika isi hatinya makin membahayakan artinya isi hati itu membahayakan orang di sekitarnya, misalnya iri, dengki, sombong, saling membenci dan sifat buruk lainnya, maka orang di sekitarnya tidak tahan, bahkan dirinya sndiri sudah merasa kepanasan, dan tidak tenang...benar ya Kayla?".  aaaaaa'Kayla yang memiliki plastik berisi air panassaja tidak tahan". 

Setelah membahas percobaan yang kaitannya dengan hati dan isi hati maka saya kaitkan dengan cinta pada orang tua dan kaitannya dengan cinta pada Alloh

"Nak, yakin kamu itu anak kandung ibumu, kamu kan saat lahir belum tahu sama sekali? Dari maka kamu bisa meyakini itu?" pertanyaaku memancing mereka untuk bertanya.

" Dari Kartu keluarga ustdh"

"Wah kan itu buatan manusia, bisa aja ibumu sengaja memesan pada pegawai catatan sipil" jawabanku mungkinmembuat mereka emosi "enak aja ustdh ini"

"Perlu diadakan tes DNA namun dengan biaya yang tidak murah" jawab salah satu dari mereka.

"Wah, itu namanya kamu meragukan orang tuamu nak....pasti beliau akan tersinggung iya gak?"

"Iya seh ustdh...sederhananya dengan mengetahui kasih sayang mereka dari kecil hingga saat ini ustdh" jawab Shofia

"Masyaalloh kamu benar binggiiittss nak".

Dalam Al Quran telah dijelaskan bahwa seorang manusia harus bersyukur pada Alloh dan kemudian berbakti pada kedua orang tua. 

Surat Al-Isra ayat 23:

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." 

Makanya dengan sebagai muslim mari kita senantiansa menguatkan keimanan kita dengan melakukan ketaatan pada Alloh dan mengisi hati kita dengan kebaikan. 

Alhamdulillah hasil refleksi pembelajaran mereka menuliskan point yang diingat pada sesi pembalajaran ini ada yang langsung diucapkan juga ada form yang harus diisi sehingga tidak hanya "mbatin" namun tercantum dalam tulisan

1. Kayla : percobaan dengan mengisi plastik berbagai cairan : aqidah yang baik harus dikuatkan di hati dan diamalkan

2. shofia : cinta abadi kadang tidak disadari kehadirannya, namun sangat terasa saat tidak ada. Kasih sayang dapat menimbulkan keyakinan memdalam meskipun tanpa bukti yang kuat. 

3. Nadin : harus meningkatkan rasa syukur  dan yakin pada Alloh makin kuat karena telah memberikan banyak kenikmatan.

Masyaalloh, alhamdulillah sebenarnya aku bukan guru agama islam, namun karena aku punya aqidah maka dipaksa untuk mengisi materi aqidah islamiyah dan berdiskusi dengan U imam yang sama-sama ingin mencantolkan materi ini tidak sekedar sebagai teori dan hafalan namun bisa berkesan dan mencantol di dalam hati dan amalan. Terimakasih ustd Imam, U fais, panitia BLC U Nanda yang telah memaksa saya belajar dan mengajar secara kontekstual dan real logis.


Kamis, 03 Juli 2025

Mbolang

 Mbolang

Mas Didik, anak kedua dari pak De Jayadi. Beliau punya adek Mbak Endang, Mas ....Mbak anik, Mbak Wiwik 

Pak De Jayadi gurunya Ibu Titik, ngajar Sekolah Rakyat ...kakak kelas mengajar adek kelas. Pak De Jayadi guru yang sabar, diajak menyanyi lagu-lagu jepang, main catur. Sekolahnya di depan rumah yang berupa lapangan dan belakangnya kandang sapi. 

 Mas didik suka membantu minyak kelapa ..klentik. Yang Uti bagian nylumbat, mas didik bagian marut kelapa. Sampai sekarang suka marut kelapa membantu istrinya jualan srabi. 

Yang kakung mengajari akhlak dengan kotbah jumat, Kyai nya bangsal sari. Mas didik putu kesayangan eyang shihabudin.  sejak SD ikut mbah di Bangsal sari

Keluarga Jember memang luar biasa, Yang Ti punya putra 8 dan ibu Titik putri satu satunya nomor 7. Ibu Titik terus disemangati untuk sekolah bersama dengan

Ibrahim Hatam 30

 

Alhamdulillah mendapatkan hadiah ke 4  kalinya dari anakku Ibrahim. Heroik banget perjuangannya mencapai 30 juz.  Aku sempat ikut sedih saat Ibrahim tidak lulus ujian pra tahfidz padahal ismail kembarannya lulus. Aku mikir bagaimana membangkitkan semangatnya yang malu karena tidak lulus ujian. Namun alhamdulillah dia tidak mengeluh sama sekali, alhamdulillah temannya banyak yang tidak lulus dan hanya 1 kelompok sebanyak 12 anak temannya Ismail. Mungkin karena banyak temannya ada 2 kelompok maka dia merasa biasa saja, sedih seh iya namun sebentar saja. Soul matenya Altof juga masih sekelompok jadi sante dia mikirnya. 

Alhamdulillah dia terus semangat, dia ingin memberiku hadiah di ultahku yang ke 51. Dia ngebut sehari setor 2 halaman sampai suaranya habis. Abi Alvin menelpon, bagaimana mengatasi hal ini. Maklum beliau Abi yang perhatian sehingga agak gupuh gitu melihat talebenya sakit dan tidak keluar suara. Kami menyarankan untuk membelikan jahe dan digeprek dengan air hangat serta gula. Memberika Ibarhim minuman probiotik dan madu. 

Alhamdulillah dia tercepat di kelompoknya dan bahkan mendahului kelompok nya Ismail yang sudah 6 bulan sebelumnya masuk kelompok tahfid. 

Minggu, 15 Juni 2025

Skendario Alloh

 Surat At-Taubah ayat 20 dalam bahasa Indonesia berbunyi: "Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan." 

Ayat ini menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah. Mereka yang melakukan ketiga hal tersebut memiliki derajat yang lebih tinggi di sisi Allah dan termasuk dalam golongan orang-orang yang beruntung atau meraih kemenangan. 
Berikut adalah penjelasan lebih detail: 
  • Orang yang beriman: Keyakinan yang teguh kepada Allah dan ajaran-Nya.
  • Berhijrah: Meninggalkan tempat yang tidak kondusif untuk beriman dan mencari tempat yang lebih baik untuk beribadah.
  • Berjihad di jalan Allah: Berjuang dengan sungguh-sungguh di jalan Allah, baik dengan harta maupun jiwa.
Ayat ini memberikan motivasi bagi umat Islam untuk senantiasa meningkatkan keimanan, berhijrah jika diperlukan, dan berjihad di jalan Allah. 

Kamis, 12 Juni 2025

Jelajah

 QS 26 : 7

Allah Mengajak Belajar Dari Bumi

22 Juni 2025 bersama 10 ibu Penjaringan Sari Kavling Rungkut


Allah SWT dalam ayat QS 26 : 7 mengajak untuk belajar dari alam agar tahu bahwa hanya Allah saja yang berhak di sembah.  Ayat ini Allah menjelaskan watak dan tabiat kaum musyrikin yang hatinya telah tertutup menerima kebenaran, karena dikotori oleh sifat takabur dan sombong. 

Belajar atau memperhatikan alam (tadabur alam) merupakan konsep yang memiliki kedudukan penting, yang mencerminkan keyakinan bahwa alam semesta adalah karya Allah yang penuh keindahan, kecerdikan, dan kekuasaan-Nya. Dalam setiap unsur alam terdapat pelajaran dan hikmah yang dapat kita petik sebagai manusia yang berakal.

Pada ayat QS 3 : 190 - 191 kita diajak untuk memperhatikan, merenungkan dan mengambil pelajaran dari segala hal yang Allah ciptakan. Agar kita dapat selalu mengingat Allah dalam keadaan dan kondisi apapun. Jika kita mentadaburi dan mentafakuri ayat QS 45 : 12 bahwa Allah menundukkan laut agar kapal dapat berlayar, maka kita akan bersyukur. 

Hadits Riwayat Abu Daud:

"Dahulu, Rasulullah SAW seringkali keluar dari rumahnya, duduk di bawah pohon, dan berdialog dengan para sahabat. Maka jika ada yang datang kepada beliau untuk mengadu, beliau akan mendengarkannya dengan sabar dan bijaksana."

Rosululloh SAW mentadaburi tidak harus pergi jauh, di sekitar tempat tinggal kita pun banyak tanda-tanda kebesaran Allah yang dapat kita tafakuri.

Dalam memerhatikan, merenungkan, dan memahami tanda-tanda kebesaran Allah yang terdapat di alam semesta, selain memberi pemahaman mendalam, kegiatan ini juga bisa menjadi pembelajaran yang menyenangkan. Dan dapat juga dikatakan sebagai ibadah.

Ibadah merupakan sebuah bentuk ketundukan dan kepatuhan terhadap Sang Pencipta.

Melalui kegiatan ibadah mentadaburi alam ini manfaatnya, kita bisa mengenali diri dengan lebih baik. Sehingga, kita bisa meningkatkan kepasrahan diri kepada Allah SWT. Untuk mendapat kualitas ibadah yang baik, maka diperlukan sebuah proses perenungan yang menyeluruh pada setiap ibadah yang dijalankan. Sebagai cara untuk mengakui kekuasaan Allah dan memperkuat keimanan, serta menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT dan rasa syukur.

Mentadaburi seorang manusia, dia bingung mau bersikap bagaimana, akhirnya dia nekat lagi untuk mencari kesenangan diri, tidak peduli dengan resiko yang bakalan diterima. Yang pasti dirasakan adalah bingung memulai dan mengurai hal ini. Alhamdulillah dia memiliki orang tua yang bijak, guru yang tenang dan penuh strategi, kakak yang sigap untuk mencari. Dibiarkan kendaraan melaju fokus pada tujuan bersama, padahal pengemudi sudah menawarkan untuk berhenti, namun demi kenyamanan bersama lajulah kendaraan tersebut dengan fokus tujuan.  Karena jika berhenti maka justru menimbulkan kekacauan dan 1000 pertanyaan. Yang pasti ortu memastikan aman dan memberikan kabar pada guru bahwa telah ditemukan dalam keadaan aman.

Bertemu dengan teman medsos yang sehati sungguh sebuah anugrah di mana ortu teman juga orang yang baik dan dekat dengan anaknya sehingga membuat bisa bernafas lega. Kebaikan ditunjukkan dengan chat wa yang bisa memberikan sinyal wellcome dan tidak ada drama lagi. Selanjutnya semua berjalan normal, seakan tidak terjadi sebuah drama kehilangan yang heboh. Berjalan normal, melakukan ujian sekolah sampai selesai, rapotan barulah dibahas dengan cukup elegan.   

"Nak ini semua dilakukan demi masa depanmu, menjadikan kamu lebih dewasa dalam mengadapi dunia luar yang tidak dapat diprediksi. Kamu harus bisa mandiri dan bertangung jawab atas segala yang kamu lakukan. Di manapun kamu berada pasti ada suatu aturan yang diterapkan, jika dilanggar pasti akibatnya akan tidak nyaman buat semua, terkhusus buat kamu, oke...sekarang kamu lakukan hal yang menjadi konsekwesimu ya nak....membereskan ruangan, menghafalkan QS At Taubah". Alhamdulillah semua dilakukan dengan sungguh2.

Di lain pihak, Lingkungan membuat makin tidak nyaman dengan menyarankan untuk memberikan ketegasan...."wah hanya kayak gitu aja to konsenwensinya?".  Hatinya hanya bisa menangis dan ingin lari dari kenyataan, namun tak berdaya karena memang pengarahan orang tua itu benar. Dia tahu kalau menahan nafsu itu tidak ringan dan butuh perjuangan, dia hanya belum mampu untuk sepenuhnya melakukan hal yang benar itu menyakitkan dan perlu mengorbankan nafsu.

Di acara lainnya seorang guru seharian kaki menjejaki tangga 65 tangga naik turun 5x. Berangkat ke tempat pelatihan bersama, namun ditengah jalan diminta pimpinan untuk kembali. Dijemput sopir dan mendampingi proses perayuan hati. Hatimu sebenarnya lunak, bisa menangis dan akhirnya berangkat menyusul rombongan hingga ke titik start. Karena proses meraih hatimu agak membutuhkan waktu dan juga persiapan yang diiringi rasa bingung, harus dijemput hingga akhirnya berangkat menjemput dan menyusul dengan kecepatan tinggi ke area kegiatan. Alhamdulillah dengan usaha maksimal seorang supir dan  keryakinan seorang guru, "Alloh pasti menolong" Berwasilah manut pimpinan, mengasihani mahkluk Alloh, memudahkan teman kerja, Alhamdulillah sampai dengan selamat di tempat tujuan kegiatan, disusulkan naik ojek dan sambil menelpon pendamping tour. 

Pak Joe salah satu pendamping tour, orang madura yang sudah punya anak 2, namun beliau cerita kalau mau dijodohkan dengan adek salah satu pengunjungnya....hehe memang bapak ini yang perhatian pada peserta. Pas beliau nelpon sudah berangkat 5 menit dari pos awal dan akhirnya saya diantar naik motor menyusul pick up pak Joe. Alhamdulillah tidak ada yang merasa "gara-gara nungguin usth jadi terlambat" karena keterlambatan masih cukup ditoleransi. 

Ya beberapa saran atau tepatnya desakan untuk saya mau memaksanya untuk mengikuti semua  kegiatan. Namun aku hanya berpikir, jika itu aku pasti aku merasa tertekan dengan situasi ini. Walaupun mugkin yang membuat semua ini terjadi ya diriku sendiri. Aku hanya bisa diam dan mendoakan semuanya untuk tidak terjebak pada ghibah dan pembicaraan sia-sia. Walaupun diam itu adalah iman terendah, namun aku hanya tidak ingin situasi ini tambah parah karena komentar dari luar yang makin "berbumbu". Gak apalah aku tidak punya teman karena aku terlalu pendiam dan tidak komentar itu dianggap tidak tegas. Bismillah aku hanya empati dan juga bertangung jawab terhadap psikologi semua orang di sekitarku. 

Kamis, 22 Mei 2025

Ibrahim

 QS 19 : 41

Nabi Ibrahim Mencintai Kebenaran



Nabi Ibrahim dalam ayat QS 19 : 41 adalah seorang yang sangat mencintai kebenaran, kebaikan dan kesabarannya dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan dijalaninya dengan ikhlas sehingga di ayat QS 42 : 13 mendapatkan gelar ulul azmi yakni gelar yang diberikan kepada para nabi yang memiliki keteguhan hati yang tinggi. Meski diterpa berbagai rintangan saat menjalankan tugas menyampaikan perintah Tuhan, mereka tetap sabar dan bertekad untuk mampu melewatinya. Oleh karena itu, sangat baik bagi kita umat islam meneladani sifat-sifat dari nabi Ibrahim A.S tersebut sebagai panduan kita untuk menjalani kehidupan di dunia ini agar kita senantiasa melakukan kebaikan dan percaya dengan kuasa Tuhan.

Ada dua tokoh kenabian yang sangat mulia yang harus kita teladani yaitu di ayat QS 60 : 4 - 6 Nabi Ibrahim dan di ayat QS 33 : 21 Nabi Muhammad SAW, hanya dua nabi yang menyandang gelar khalilullah (kekasih Allah). Begitu juga dengan nikmat yang diajarkan Rasulullah kepada umatnya hanya untuk kedua nabi dan keluarganya. Pilihan Allah ini erat kaitannya dengan risalah yang  keduanya lakukan dengan sangat baik.

Sejarah dan Teladan Nabi Muhammad banyak yang telah diturunkan. Dan di ayat QS 2 : 124 teladan Nabi Ibrahim a.s dijadikan imam bagi seluruh manusia dengan sejarah, contohnya, dan keluarganya. Dan (ingatlah) ketika Tuhannya menguji Ibrahim  dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan),  Nabi Ibrahim memenuhinya.

Nabi Ibrahim pecinta kebenaran, yang mana di ayat QS 4 : 69 pencinta kebenaran adalah orang yang gemar bersikap jujur. Mereka yang mengakui kebenaran atau mempraktikkan apa yang dikatakan. Mereka adalah pengikut terbaik para nabi yang dengan segera mengakui kebenaran kenabian. 

Contohnya Sayyidina Abu Bakar RA yang mendapat gelar ash-Shiddiq. Allah SWT pun memerintahkan kita untuk selalu bersama dengan orang yang benar. 

Orang yang mencintai kebenaran disebut as shiddiq (jujur atau benar). Jujur merupakan citra hati seorang manusia. Jiwa yang bersih tidak akan mampu dibohongi dengan dusta. Tidakkah seorang penyair berkata: "Kalaulah ada jujur dan dusta dalam kata. Dan dalam hati, tersimpan rahasianya. Maka tanda jujur ada pada mata. Dan saksi nan bisu pun dapat terlihat pada raut muka." 

Menurut Imam Ibnu Qayyim al-Jauzy, jujur adalah sifat yang membuat seseorang menjadi terhormat. Sifat itu akan memunculkan derajat para pencari kebenaran. Dengan kejujuran, seseorang akan mendapatkan jalan yang paling lurus.   

Kami memberimu nama Ibrahim karena beliau dengan sifat di atas. Berharap kamu bisa seperti Nabi Ibrahim nak. Beliau menaroh ismail dan Hajar dengan mencurahkan perasaannya dalam doa kepada Alloh. "Ya tuhan kami, aku menempatkan keturunanku di tempat yang tandus" Orang yang kekasihnya Alloh namun diuji dengan menaroh anaknya yang lama ditunggu dan ditaroh di padang pasir.  

Yang kita khawatirkan pada anak anak kita 

1. solatnya

2. lingkungannya : harus baik yang memberikan pengaruh pada kebaikan

3. rezeki yang 

Ke 3 hal ini tujuannya adalah untuk bersyukur. Visi dalam keluarga adalah qs ibrahim ayat 30.

Nabi Ibrahim diperintah untuk menyembelih anak, maka deep talk dengan anak. Hal ini bukan perkara ringan. Nabi Ibrahim deep talk dengan Ismail tentang menyembelih dirinya, QS As Shoffat 102....aaku termasuk orang yang sabar. Bukan perintah dan harus dilaksanakan. Kemampuan membangun komunikasi dengan keluarga. 

Mencintai anak karena Alloh. Menyuruh belajar karena Alloh, bukan karena gurunya adalah teman saya. Supaya masuk PTN, buktikan cinta pada Alloh dengan mencintai anak bagaimanapun kondisinya anak kita. Bukan mencintai hingga apapun buat anak kita lakukan. Misalnya menyogok instansi demi anak, hanya untuk bangga-banggaan di hadapan manusia. Jangan biarkan cinta kita pada anak mmembuat Alloh kecewa karena kita melanggar peraturan Alloh. 

Melibatkan anak untuk membangun sarana ibadah, membangun kedekatan dengan Alloh misalnya dengan melatih berinfaq untuk masjid. Mengajarkan keiklasan dengan membantu orang lain, mengajarkan ketawakaalan asal sudah berusaha.

Doa : 

QS ibrahim 40

Qs Al Baqorah 128  

Bersyukur banget saat menjelang ultahku Ibrahimku memberiku hadiah special dengan hatam terakhir. Aku ijin ke kepsek seminggu sebelumnya dan alhamdulillah jadwal mengajar pagi hari sehingga prediksiku berangkat jam 9, namun karena harus validasi maka berangkat jam 13. Alhamdulillah ditelpon Abi Farhan untuk mengajak bersama 4 teman Ismail sehingga mobil emakku lebih berkah. Lucu juga dengerin cerita meminta ijin abi Dhofir, abi Farhan, Abi David, abi Fathi....Akhirnya Abi Farhan menelpon saya dan saya bisa mengajak mereka bersama, maka baru diinfokan kalau diijinkan ujian Muadalah di Sidoarjo. Kalau saya seh memaklumi mereka mau reuni dengan teman dan abi2 nya, mau keluar pondok yang sangat bikin hilangnya kebosanan...."sejam saja keluar pondok itu sangat berarti umi, melangkah keluar gerbang saja sudah bikin pikiran fresh". 

Bersyukur banget punya anak-anak yang bisa berkomunikasi dengan baik pada orang lain. Itu sebuat ketrampilan yang harus dimiliki oleh siapapun saat hidup bersama dengan orang lain. 

Alhamdulillah aku membelikan qurban Ibrahim dan 4 anakku lainnya dengan harapan  ingin anak-anakku  menyembelih nafsunya sehingga menjadi anak yang solih dan sholihah yang nanti akan bisa berkurban seumur hidupnya. Jika belum bisa 1 ekor maka seperti yang aku lakukan dengan sedekah uang seharga telur dan dengan memohon kecukupan yang lebih baik di tahun berikutnya. Tahun selanjutnya alhamdulillah bisa berkurban meningkat seharga ayam sambil terus berdoa juga. Berikutnya seekor kambing buat sekeluarga selanjutnya meningkat terus 2 ekor kambing dengan niat buat 4 orang tua secara bergantian sebagai bentuk bakti kami pada 4 orang tua kami. Alhamdulillah tahun 2025 kami bisa berkurban 4,5 ekor kambing niat buat 5 anakku. Alhamdulillah Sari sudah mengajar dan berniat untuk berkurban walaupun belum full karena banyak hal juga yang harus dia rencanakan.