Rabu, 04 Februari 2026

Menikah

QS 19 : 4 - 6

Keturunan



Hadirnya keturunan adalah hal yang sangat dinanti-nantikan karena nantinya akan memiliki generasi penerus, meski begitu memiliki keturunan atau seorang anak tidaklah bisa dianggap ringan dan ini bentuk tanggung jawab besar yang diberikan Allah SWT.

Memiliki anak adalah salah satu naluri utama manusia hingga kita berdo'a memohon keturunan, sebagaimana di QS 19 : 6 Nabi Zakaria yang tidak pernah berputus asa dalam do'a memohon keturunan kepada Allah SWT dengan penuh kelembutan untuk diberikan keturunan yang bisa melanjutkan dakwahnya.

Nabi Zakaria AS, sosok nabi yang dipuji Allah SWT berkat adab yang lemah lembut kala berdoa. Hal ini membuatnya terkenal dengan doa memohon keturunan yang dikabulkan oleh Allah. Yang mana do'a yang diamalkan Nabi Zakaria ada di ayat QS 3 : 38 

rabbi hab lii mil ladungka żurriyyatan ṭayyibah, innaka samii'ud-du'aa`

(Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.)

Siang dan malam Nabi Zakaria dan istrinya tak pernah berhenti berdoa dan semakin giat beribadah. Banyak kaum Bani Israil yang mengejek ibadah Nabi Zakaria dan tak percaya doanya bakal dikabulkan Allah.

Hingga suatu hari dalam QS 19 : 7 malaikat datang memanggil Nabi Zakaria yang sedang salat di Mihrab, memberi kabar gembira kehamilan istrinya dan akan lahir seorang anak yang bernama Yahya.

Hikmah dari kisah Nabi Zakaria ini bahwa : 

- Menunjukkan Allah mendengar do'a kita.

- Tidak putus asa dalam do'a dan ikhtiar.

- Berdo'a dengan lemah lembut, dan penuh harap memohon di berikan yang terbaik. 

Sebagaimana do'a Nabi Zakaria memohon diberinya keturunan yang dapat meneruskan dakwahnya artinya kualitas keturunan yang sholeh dan sholehah serta mampu bermanfaat bagi sekelilingnya .....hal ini yang sangat ditekankan dalam islam, sebagaimana Rasulullah bersabda :"Mukmin yang kuat (berkualitas) lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah."

Dan di ayat QS 4 : 9 Allah memperingatkan jangan sampai kita meninggalkan anak yang lemah.

Semoga anak keturunan kita semua sholeh dan sholehah yang bermanfaat untuk keluarga dan negeri tercinta.....aamiin

Disaat aku bener2 sudah pasrah atas 7-8 kali tawaran Abi David yang ditolak oleh Sari. Banyak nasehat teman aku lakukan diantaranya Nasehat bu Eva untuk berzikir ya latif 10 ribux. Aku amalkan dan bersama Sari juga mungkin, pokoknya aku sampaikan saja. Sambil aku bayangkan hatinya Sari sudah lembut dan hatinya calonnya juga lembut. Alloh hanya mempertemukan hati yang sefrekwensi. 

Riza juga aku minta untuk mengajak diskusi supaya mau menikah. Maklum 2 anakku ini walaupun usianya beda 4 tahun mereka sudah sehati, saling curhat. Mereka cocok sama-sama merasa seusia.    

9 april 2025 dikasih cv Abi Adem cinki lahir 25 oktober 1994. Tinggi 184 berat 85....gak mau....ini salah satunya. Ada 3 abi turky dan abi Mustofahan orang turki ke 4.




Bingung,  sedih, kuatir rasanya umur sudah melampaui umur nikahku. Sudah dapat yang menurutku terbaik, namun masih belum ada klik dengan calon yang ditawarkan. Sementara beberapa temannya sudah menikah dan bahkan sudah punya anak. Sampai saya sungkan sama Abi David yang selalu belum cocok. Kuatir Abi David bosan dengan penolakan ini, namun alhamdulillah abi David tidak bosan "Gak apa apa bu, kami masih terus berusaha juga yang bisa cocok buat abla"

Alhamdulillah ternyata beliau masih bersedia menelpon saya "Ibu, ini ada abi turki yang ingin punya istri orang Indonesia, saya kirimkan CV nya jika ibu berkenan"

Bulan OktoberAbi David dikasih Curiculum Vitae Abi Mustofahan Erdig. Alhamdulillah melihat tingginya sudah setara dengan 3 adek laki-lakinya. Hobinya jalan-jalan seperti yang dimau oleh Sari. Alhamdulillah kami kenalan lewat zoom yang dibuka oleh abi David. Kami berdua di mushollah bawahnya gardu listrik gang terakhir sebelum kuburan Giri Purno. Sari dengan gugup tidak mau menunjukkan wajahnya dengan Hp yang terus goyang-goyang. Kami berdua mengikuti pembicaraan mereka berdua, karena tidak tahu bahasanya ya hanya senyum-senyum liat mereka berdua bicara. Sesekali kami diterjemahkan oleh Sari maksud dari pembicaraan mereka. Aku ingat banget saat itu Abi Mustofa ijin ambil paket. 

Setelah selesai zoom aku tanya sama abi David " Bagaimana hasil pembicaraanya bu?". Ganti aku tanya Sari, "Gimana nak?" . "Yo wes coba lanjut". Aku sampaikan ke abi David dan Alhamdulillah beliau menjawab "Alhamdulillah abinya juga mau lanjut bu". Masyaalloh aku sujud syukur.

26 november Abi Mustofa datang naik kereta Gumarang jam 21.30 untuk bertemu dengan kami di Surabaya.Abi mustofa sampai pasar turi jam 07.58 dan menuju ke asrama KH bersama Abi David.

Beliau sempat istirahat di asrama KH perak karena kami molor datangnya. Padahal kami sudah naik tol walaupun biasanya tidak pernah naik tol, beli pulsa tol sampai 2x kartu gangguan, sambil berdoa terus untuk kelancaran. Alhamdulillah bisa walaupun molor dari jam yang kami janjikan jam 10 tapi kami sampai jam 11 an.



Kami melihat langsung pertama kali di daratan asrama KH Perak Surabaya, kami belum saling menyapa, hanya melihat dari dalam mobil. Abi David bersama Abi Mustofa naik motor dan kami bersama Ismail menuju Surabaya Plaza. Pertama kami duduk bersama dan mencari makanan sendiri sendiri. Abi Mustofa  memesan minuman buat kami. Diawali dengan perkenalan keluarga kami masing-masing. 

Kami bertanya "Kenapa kok pilih hizmet di  Indonesia?". 

Abi Mustofa berusaha menjawab sendiri " Karena saya suka orang Indonesia, orang Indonesia itu bahagia dan suka senyum". 

Abi David menterjamahkan pertanyaan kami dan Abi Mustofa menjawab dengan bahasa Indonesia yang masih sebisanya karena baru 6 bulan di Pondok pesantren Sulaimaniyah Rawamangun. 

Pertanyaan pertama kami adalah "Kenapa Abi mencari istri orang Indonesia?". 

Abi Mustofa berusaha menjawab sendiri " Supaya tidak mengajak pulang-pulang ke Turky, karena saya suka tinggal di Indonesia". 

Selanjutnya kami bertanya tentang pendidikannya, kami merasa wow gitu ya karena beliau S2 IT mengabdinya di Sulaimaniyah, maka Abi Iful bertanya 

"Kenapa abi mengabdi di sulaimaniyah?". 

Diterjemahkan oleh abi David "Karena saya cinta sulaimaniyah, orang tua saya cinta Sulaimaniyah". 

Abi Mus anak kedua dari 4 anak laki-laki, kakaknya sebagai guru matematika yang setahun lalu barusan menikah.  Adeknya SMA dan yang terakhir SMP. Ayah abi Mus adalah guru matematika dan ibunya guru juga, bahkan tantenya adalah guru biologi. Masyaalloh alhamdulillah kami bertemu pada frekwesi yang sama-sama cinta Sulaimaniyah, kami keluarga guru, sama sama melahirkan 4 kali, Adek yang usianya sama dengan anak-anak kami. Kami menduga mungkin kami orang tua yang usianya hampir sama.  

Selanjutnya kami beri kesempatan 2 remaja itu berbincang di meja yang berbeda. Aku sempat mencuri foto, mengamati bagaimana ekspresi mereka berdua. Foto itu yang nanti tampil di undangan pengantin. Mereka terlihat ceria dan klik perbincangannya.  Dalam perjalanan pulang ke Batu, kami bertanya pada Sari tentang hasil perbincangan dengan Abi Mustofa yaitu tentang hobinya jalan-jalan dan fitnes, tentang pengendalian emosi, rencana tinggal di indonesia, dll. 

Abi david me WA "Bagaimana hasil pertemuannya bu?". 

"Alhamdulillah Sari merasa cocok abi". 

" Alhamdulillah Abi Mustofa juga cocok bu, berarti lanjut perkenalan dengan orang tua".

Seminggu kemudian kami janjian VC dengan orang tuanya. Diawali dengan Abi David membuka forum dan menterjemahkan perbincangan kami. Aku meminta Sari untuk hadir di belakang layar supaya mendengarkan dan bisa menyarikan pembicaraan kami. Kami memperkenalkan 5 anak kami dan beliau memperkenalkan 4 putra beliau, cocok Abi Mustofa putra kedua. 

Pertanyaan kami "Abi Mustofa alumni Komputer, prospeknya bagus di luar sana, kenapa Bapak Cengis mengijikna hizmet Mustofa di Sulaimaniyah?"

Beliau menjawab "Kami cinta Sulaimaniyah, kami tenang kalau Mustofa di Sulaimaniyah" 

Beliau mendeskripsikan abi Mus "Dia anak kami yang paling nurut dan sopan, jangan dianggap jahat ya. Saya bahagia bertemu dengan keluarga ini, saya percaya dan tenang hati menitipkan Mustofa pada keluarga ini, seperti saya memiliki keluarga baru di sini"

Beliau juga mengajak kami tour di rumahnya yang berada di tengah kota Antalya. Beliau seorang guru yang produktif dibuktikan dengan menunjukkan buku matematika hasil karyanya. Beliau seorang guru yang aktif memberikan les privat. 

Alhamdulillah kami bertemu dengan pecinta Sulaimaniyah. 

Alhamdulillah kami punya vibes yang sama. 

Alhamdulillah saya selalu berdoa untuk bisa selalu berkumpul dengan orang-orang solih, seperti doanya Rosululooh yang ditujukan untuk orang solih "wa 'ala ibadillahissholihin". Ya Alloh aku hanya ingin menjadi bagian dari doa Rosululloh. Menangis aku setiap kali membaca tahidat di solatku, saking inginnya Alloh mengabulkan doaku.

Alhamdulillha setelah setuju semua, maka abi Mus menyelesaikan administrasi, menterjemahkan dokumen keluarganya yaitu KK, KTP orang tua dan seminggu kemudian dikirimkan lengkap. Maka kami mengantarkan Sari untuk mengurus di KUA Surabaya Rungkut. 16 desember 2025 kami sudah siap dengan surat keterangan nikah, namun belum dapat ijin dari Sulaimaniyah yitu pimpinan Sulaimaniyah Asia Pacific, Abi Hakan. 

Sembari menunggu tanggal pernikahan kami survey tempat mulai dari hotel, cave, gedung pertemuan baik di Batu, Malang maupun Surabaya. Survey sovenir, MUA, Katering. Tiba-tiba melintas FB nya Bu Sri, ustdh SD Al Hikmah "Mas Falah Menikah". Langsung saja saya minta komentarnya tentang makanan. alhamdulillah rekomended dan akhirnya saya menghubungi bu Helly untuk konsultasi dan semua vendor kami gunakan.

Walaupn kami sudah mendaftarkan untuk menikah bulan Desember namun belum dapat ijin akhirnya kami mendapatkan ijin bulan Juli.  Langsung kami ke Abi Ihya untuk meminta hari di mana beliau  dan secepatnya kami laksanakan. Kami mengulang lagi kepengurusan KUA dilakukan oleh Sari. Alhamdulillah dia resign tanggal 28 Juni sehingga bisa mengurus SIM dan juga surat pernikahannya.



 Doa Buat Sari dan Mustofa

Ya Allah Alhamdulillah Kau telah mempertemukan hati Mardhiah dan Mustofa

Ya Allah Alhamdulillah telah Engkau kumpulan kan kami dengan komunitas Sulaimaniyah,  yang membawa ke jalan Al Qur'an, supaya anak2 saya selalu Engkau jaga Al Qur'an nya dan termasuk dalam doa tahiyyat...min ibadillahissholihin.

Subhanallah....Jagalah hubungan mereka dari kemaksiatan hati...sucikan hati mereka berdua

Jagalah kerekatan nya hanya untuk mencari ridhoMu seperti nama anakku.. Mardhiah... orang yang Engkau Ridhoi 

Capaikanlah pada derajat mustofa yang Engkau pilih dalam kebaikan seperti namanya Mustofahan

Ya Allah Engkau tahu saya tidak punya uang untuk mantu, namun saya ingin menjaga mereka hati mereka untuk segera suci dalam pernikahan ...

Subhanallah sucikan lah niat kami hanya untuk Mu

Berikan kami kemampuan Mu wahai yang maha penjaga hati

Ya Allah berikanlah kami rezeki yang melimpah untuk memulai kan tamu kami, bukan karena pingin dipuji namun sesuai Sunnah Rasulullah dan ajaran nabi Ibrahim selalu mengajak makan terbaik.

Allohummarzukni....Ya Allah Engkau pasti tahu hatiku tidak ingin berhutang supaya aku Husnul khatimah mengantarkan anakku diujung tanggung jawab financialku, maka berilah aku jalan rezeki dan terhindar dari hutang.

Ya Allah saya hanya pingin Engkau menolongku karena pertolongan Mu itu yang meninggikan keimanan ku.

Seperti Kau telah menolong nabi Yunus, nabi Musa ..nabi Ibrahim... walaupun saya tidak sesuci beliau2 ya Rabbal alamiin....walaupun aku sadar banyak dosa...aku sadar jauh derajatku dari para nabi2 itu. Namun aku yakin engkau maha pengasih dan penolong yang terbaik.

Ya Allah aku sudah banyak Engkau tolong, hanya padaMu saya bergantung..allohussomad


ikan patin dan  ikan kerapu

dimakan bersama sambal terasi

Ayo belajar biologi bersamaku

Asli Bali, bernama Asri



Kamis, 22 Januari 2026

Menafkahi anak

 Menafkahi Anak berbuah Husnul Khotimah


فقة الأولاد أفضل من بناء المسجد وبناء المستشفيات وبناء الشوارع لأن الإنسان مقدّم على البنيان

(كلام الشيخ إسماعيل العدوي الأزهري)

Menafkahi anak lebih besar pahalanya daripada membangun masjid, rumah sakit dan jalan raya, karena sesungguhnya manusia lebih diutamakan daripada bangunan"

Alloh Maha Baik

25 Agustus Bapak Jaelani meninggal dunia di atas kapal yang menjadi tempat tugasnya. Selesai solat beliau bilang pada temannya "Perutku kembung cak". Secepat mungkin temannya merawat dan mengajak pak jaelani untuk beristigfar. Kapten kapal juga langsung membelokkan kapalnya untuk menepi dan menuju rumah sakit Bayangkara di kota Kendari. Sampai di rumah sakit beliau sudah dinyatakan meninggal dunia dan langsung jenazah beliau di antar ke bandara menuju bandara Juanda. alhamdulillah lancar sampai di Sabrang Bendo. 

Bapak Jaelani sebelumnya sudah berencana kalau tanggal 25 Agustus akan pulang untuk menghadiri pernikahan keponakannya. Beliau pulang beneran dalam kondisi sudah meninggal tanggal 24 agustus jam 12 malam. Pernikahan ponakannya berlangsung tanggal 27 Agustus dalam kondisi duka cita. Setelah 7 hari tahlilan di keluarga Almarhum bapak Jaelani, keponakan beliau yang setiap hari menghadiri tahilan tiba-tiba meninggal dunia. Keponakannya meninggal dalam usia 32 tahun, baru memiliki 1 anak TK. Bapak Jaelani meninggal usia 61 tahun. Ya Alloh hidup adalah milikMu. Bimbinglah kami untuk menghadapMu dalam keadaan yang Engkau Ridhoi dan Husnul Khotimah...aamiin 

Beliau selama hidupnya bekerja berjauhan dari keluarga, pernah tugas di Jepara dan keluarga di Batu. Jika keluarga menjenguk beliau maka tidurnya di hotel. Beliau berpikir jika hal tersebut terus dilakukan maka akan menghabiskan banyak uang, maka bapak Jaelani membeli rumah untuk transit keluarga. Alhamdulillah ada orang membutuhkan uang dan harga 80 juta. Kini rumah itu sudah direnovasi dan pernah di tawar orang 350 juta.

Beliau dan istrinya rela membeli rumah lagi untuk hidup berdua dan rumahnya diberikan pada 2 anaknya yang sudah berkeluarga dengan masing-masing memiliki 2 anak. Beliau bekerja di luar pulau sementara istrinya tinggal di rumah sendirian. Istrinya sabar tinggal sendiri di rumah, demi anak-anak bisa sekolah dan kini sudah bekerja dan berkeluarga. 

Bapak dan Ibu Jaelani sama-sama sabar dan tetap menjaga keutuhan rumah tangga walaupun hidup berjauhan. 

Sabar mendidik 2 anak beliau sampai bekerja menjadi ajudan wali kota batu dan menjadi guru. 

Sabar mencari nafkah walaupun jauh demi bisa membelikan anaknya rumah sampai beliau meniggal dunia. 

Sabar membeli rumah lagi demi kenyamanan istrinya yang ditinggal kerja jauh.

Sabarnya  bu Jelani yang mandiri menemui suaminya di kota lain tempat bapak Jaelani transit, saat tidak bisa pulang ke rumah karena waktu yang terbatas harus berlayar lagi.

Sabar mendidik anak-anaknya untuk tetap mecari ilmu hingga bisa menata hidupnya dalam rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rohmah.

Sabarnya bu Jaelani mendidik anak walaupun tanpa suami yang setiap hari menemani. Bu Jaelani tetap menghadirkan sosok ayah Jaelani di hadapan 2 anaknya.

Sabarnya 2 anak beliau yang tetap di jalan ilmu, menghargai ayahnya yang bekerja jauh demi keluarga. 

Ya alloh masukkan Bapak Jelani ke Sorga Mu bersama orang solih lainnya, dan bapak Jaelani lainnya yang telah memberikan nafkan demi keluarga...aamiin.



Jumat, 02 Januari 2026

Mukmin Sejati

Bersama ibu Kas Mini, 17 Des 2025
 

QS 23 : 30

Mukmin Sejati


Pada ayat QS 23 : 30 tersirat pesan bahwa untuk menjadi mukmin sejati adalah sebuah proses dan perjuangan, karena penuh dengan jalan terjal, berliku, banyak kerikil dan hambatan yang harus dilewati. Makanya kita memerlukan intensitas dan kesungguhan untuk berproses menjadi mukmin sejati. Yaitu dengan memperhatikan tanda-tanda kebesaran dan kesempurnaan Allah SWT. Sebagaimana dalam ayat QS 45 : 3 - 5 bahwa pada langit dan bumi terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang mukmin, makhluk bergerak yang bernyawa dan pergantian siang dan malam serta hujan yang diturunkan Allah dari langit untuk menghidupkan makhluk yang bernyawa.


Dalam ayat QS 8 : 2 - 4 ciri-ciri orang mukmin sejati adalah sebagai berikut :

1. Bergetar hati ketika disebut asma Allah karena cintanya kepada Allah, sehingga getaran ini mendorongnya untuk ingin cepat bertemu dengan Allah sebagaimana layaknya sesorang kekasih yang sudah lama berpisah dengan kekasihnya. Dan karena takut kepada Allah. Sebab sudah sekian lama kita berpisah dari Allah, ingat telah banyak kesalahan dan hal-hal yang tidak disukai kekasihnya (Allah), maka timbul rasa takut dalam hatinya kalau-kalau Allah menolak perjumpaan-Nya nanti di akhirat.

2. Kemuliaan dan Kebesaran Allah. Kita harus baca al Qur'an untuk menambah keimanan kita.

3. Sebagai orang beriman kita yakin bahwa kita lahir ke dunia ini bukan atas kehendak dan kemauan kita, tetapi adalah atas takdir Allah SWT untuk misi di ayat QS 2 : 30 sebagai Hamba dan Khalifah Allah. Maka di ayat QS 65 : 3 tawakal, yaitu mewakilkan/menitipkan/menyandarkan ikhtiar kepada Allah agar apa-apa yang kita sudah ikhtiarkan kiranya Allah berkenan mengabulkannya. 

4. Semua rezeki yang dikaruniakan oleh Allah kepada kita adalah milik Allah. Untuk memperoleh kebajikan di ayat QS 3 : 92 nafkah harta. Karena di ayat QS 102 : 8 akan di tanya harta yang di dapati dan digunakan untuk apa aja.

5. Ayat QS 8 : 4 inilah mukmin sejati dan akan memperoleh derajat yang tinggi.

Liburan akhir Desember, sambil menunggu liburannya anak-anakku, melancong kami berdua ke Selecta terus  naiiiikkk gunung hingga totogan hanya bertemu dengan 2 rumah. Salah satunya adalah rumahnya bu Kasmini. Beliau merantau dari Tuban saat punya anak pertama masih 8 bulan. Beliau membangun rumah kayu di tanahnya perhutani, sangat sederhana "lek wonten angin, menawi atape mabur mbak", begitu beliau bercerita. Cobalah membayangkan betapa sederhananya rumah beliau. Saat itu beliau menyadap getah pinus yang ada di hutan di sekitar rumahnya dan juga di seberang jurang rumahnya. Beliau harus berputar untuk menyeberangi jurang hingga pada bukit seberang rumahnya, dilakukan setiap pagi. Tiga minggu berikutnya akan panen getah dengan hasil per kg 15 ribu, dapatnya sekitar 10 kg....bayangin...3 minggu mendapatkan hasil 150 ribu.

Tiga tahun berikutnya beliau memiliki putri ke 2, dan sudah tidak menyadap pinus lagi. Beliau mengelola tanah perhutani di bawah pohon pinus dengan tanaman wortel. Pekerjaan itu yang menghidupi keluarganya kini. Suatu saat anaknya harus membayar sekolah sebanyak 7,5 juta. Dia menyanggupi dalam 3 minggu akan bisa membayarnya, namun suaminya dengan optimis bilang kalau 1 minggu insyaalloh lunas "rewangi ibuk dongo ae nak pas kowe tahajud, ra usah ngewangi nyambut gawe". Maysaalloh dalam 1 minggu wortelnya panen dan laku dengan harga yang pas sesuai dengan kebutuhan. Itulah kekuatan keyakinan akan suatu niat baik, diringi doa anak dan orang tua yang menyatu dan juga ikhtiar dari orang tua.

Putri pertama beliau kini sudah lulus S1 dan bekerja di Jepang, putri keduanya sedang kuliah di Unair dan tinggal putri ke 3 yang sedang sekolah di SMK di Batu.  Beliau sangat bersyukur dengan kondisi anaknya kini yang sudah bisa membantu kuliah adeknya. Beliau sangat luar biasa walaupun tidak lulus SD namun tetap menguliahkan anak anaknya. Anaknya juga luar biasa berusaha sekolah dengan mencari beasiswa untuk meringankan orang tuanya. Anaknya memiliki semangat mencari ilmu dan kemandirian, orang tuanya juga semangat mendukung anak-anaknya. Masyaalloh karunia Alloh yang sangat besar, sering beliau ucapkan pada saya. Di balik keluguan penampilan dan pendidikan namun ada suatu kekuatan keyakinan dan keimanan pada Alloh. 

Masyaalloh ini adalah guru spiritual yang sejatinya. Tidak hanya keluar dari ucapan namun pelajaran hati untuk lebih yakin pada Alloh, bahwa Alloh itu maha mengabulkan walaupun tidak terucap. Poin di atas yang merupakan ciri mukmin sejati telah beliau terapkan, walaupun beliau tidak mengetahu teori seperti tulisan di atas.

Minggu, 09 November 2025

Pelindung dari api Neraka

 Pelindung dari Api Neraka

(Sebuah cerita Fiksi) 

Aku seorang gadis dari keluarga berkecukupan. Teman teman SMAku juga orang-orang kaya dengan latar belakang orang tuanya sebagai pemilik perkebunan kelapa sawit. Aku pergi ke mana-mana bersama temanku naik mobil, terkadang motoran juga bersama genk ku. Aku seorang gadis yang ekstrovert dan gampang bergaul sehingga banyak temanku. Hingga aku pernah menjadi penyiar radio dan juga televisi di Yogyakarta saat aku kuliah S1 Hukum di universitas swasta.

Aku kuliah di Yogya dan berkenalan dengan seorang bos yang bernama Toni. Namun jangan kaget ya, Toni itu adalah seorang chinese yang imannya sesuai dengan sukunya, alias non muslim. Dia ganteng dan borju hingga akhirnya aku jatuh cinta dan mau dijadikan istrinya. Dia merayu aku untuk bisa menjadi istri keduanya karena istri pertamanya tidak memiliki anak hingga pernihakan ke 10 tahun. 

Kami akhirnya menikah siri di gereja dan hidup berkecukupan di dalam rumah yang megah namun pagarnya terkunci rapat. Aku hanya bisa keluar rumah jika ditemani suamiku yang ganteng putih dan sipit dan sangat menyayangi aku. Semua kebutuhanku dicukupi hingga aku memiliki anak pertama perempuan, lahir adeknya laki-laki dan kini anak terkecilku umur 3 tahun. Anak-anakku genetiknya banyak menurun dari suamiku, puitih imut dan sipit. 

Suamiku berpesan untuk tidak membuka pintu pagar kecuali buat suamiku dan kerabat yang sudah kami kenal. Dilarang menerima telpon dari nomor yang tak dikenal, dilarang menelpon suamiku kecuali beliau yang menelpon. Yaa beginilah menjadi istri simpanan, beneran aku disimpan karena istri Toni selalu ingin mengetahui di mana keberadaan kami. 

Saat suamiku pergi kerja, aku memanfaatkan waktu untuk mengikuti kajian secara online.  Pada suatu hari aku mendengarkan kajian bahwa pernikahan kami itu termasuk zina. Pak Kyai membuat hatiku terbuka dan takut pada azab akhirat yang tak berujung. Aku beranikan diri untuk mengajak suamiku masuk islam, namun beliau tidak bersedia. Bismillah akhirnya aku beranikan diri untuk mengakhiri semua ini, walaupun aku sangat mencintai suamiku. 

Hidup baru aku mulai dengan derai airmata antara cinta dunia dan cinta Alloh yang berperang dalam jiwaku. Aku diantarkan suamiku ke terminal dengan membawa bekal baju secukupnya dan uang yang telah diberikan untuk bekal kami hidup. Satu sertifikat rumah untuk menghidupi 3 anakku kelak. Aku pulang ke rumah orang tuaku. Seminggu aku di rumah, aku ijin ibuku untuk mencari penghidupan buat 3 anakku. Aku menitipkan 2 anakku pada ibuku dan membawa si kecil merantau ke pulau Jawa. Mulanya aku kunjungi gunung Bromo.  

Minggu, 26 Oktober 2025

Nabi Syuaib

 QS 7 : 87

Keahlian Nabi Syu'aib Dalam Berdakwah


Dakwah adalah tugas yang berat dan pekerjaan yang serius yang hanya bisa dipikul oleh orang-orang yang mulia, pastinya menghadapi gangguan sebagaimana para nabi yang berupa penentangan, penolakan, keengganan dan kesombongan. Pada ayat QS 7 : 87 mengutarakan keahlian Nabi Syu'aib dalam berdakwah (menyampaikan ajaran-ajaran Allah) yang dikemukakan dengan kata-kata yang tegas, bijaksana dan mengesankan. Nabi Syu'aib berkata jika ada golongan yang membenarkan seruannya di ayat QS 7 : 85 agar menyembah Allah Tuhan Yang Maha Esa dan meninggalkan perbuatan zalim seperti mengurangi hak manusia dalam menimbang dan menakar, maka akan terhindar dari siksa Allah. Sebaliknya, sekiranya ada golongan yang belum menyambut seruannya dan masih tetap kufur dan zalim, maka bersabarlah menunggu keputusan Allah yang seadil-adilnya.


Dakwah bermakna ajakan untuk memahami, mempercayai (mengimani), dan mengamalkan ajaran Islam, juga mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.


Cara Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah adalah hal yang paling ideal untuk ditiru. Nabi Muhammad terkenal dengan sikap yang lemah lembut dalam berdakwah namun tegas bila itu sudah berkaitan dengan prinsip keagamaan.  Diharapkan tidak akan menimbulkan permusuhan terhadap orang-orang yang didakwahkan. Kelembutan dalam berdakwah diperlukan dikarenakan di ayat QS 20 : 44 tabiat manusia tidak ada yang pernah senang dan menginginkan kekerasan. Dan di ayat QS 3 : 159 jika keras dan berhati kasar tentunya akan menjauhkan diri.


Namun yang perlu diperhatikan, meski dakwah hendaknya menggunakan tutur bahasa yang lembut dan halus, ada kalanya di kondisi/situasi tertentu mengharuskan dai mengambil sikap yang tegas. Sikap lemah lembut itu ada tempatnya dan sikap keras juga ada tempat yang tidak cocok baginya kecuali tempat-tempat tertentu. Dalam mengemban tugas dakwah itu berat dan penuh resiko, sebagai pendakwah harus menghiasi diri dengan sikap santun, sabar, bijaksana dan arif.

Yakinlah dalam ayat QS 2 : 269 bahwa Allah akan memberikan hikmah kepada yang dikehendaki-Nya dan hanya orang yang berakal yang dapat mengambil pelajaran.

Hikmah juga bisa berarti meletakkan sesuatu pada tempatnya dan mengerjakan sesuatu pada momentum yang tepat. Hikmah juga berarti menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru. Menyelesaikan masalah dengan menimbulkan masalah lain atau masalah yang lebih besar lagi merupakan bukti ketiadaan hikmah.

Wallahu'alam bishowab ❤️

Pandangan itu yang selalu ditujukan dengan tajam dan mulut cemberut. Sakit memang rasanya seperti di panah di ulu hati,  namun anehnya itu hanya dirasakan oleh adek-adeknya. Sang guru tidak merasakan itu, aneh kan? Padahal layaknya seorang yang dewasa kanapa kok tidak merasakan itu.

 "Sabar ya ibu, pasti suatu saat akan sadar" kata adek kedua. 

Adek pertama bilang "ibu, harusnya tegas dan mengingatkan langsung" 

Ibu " Sebenarnya bisa saja anakku, namun kalau ibu ingatkan langsung pasti dia akan malu, sakit hati dan tidak akan menerima masukan ibu. Ibu juga akan terlihat seperti meludah ke atas, karena kemarahan itu akan kembali pada yang marah, nanti ibu akan sampaikan pada sahabatnya yang mungkin bisa masuk jika memberikan arahan".

Maka yang bisa dilakukan ibu dengan memberikan masukan pada sang guru untuk memberikan arahan

Rabu, 01 Oktober 2025

Visa Pelajar

Riza mengambil keputusan

                                     Riza bersama temannya di Trakya

Tiba-tiba ditelpon untuk memenuhi undangan penanda tanganan kesediaan berangkat dengan visa turis. padahal sebelumnya sudah dibilangi kalau pakai visa pelajar. Visa pelajar bikin tenang di hati karena akan aman dari penangkapan penduduk ilegal walaupun hanya berlaku 3 bulan namun itu masih mendingan dari pada visa turis yang hanya 1 bulan. 

Selama visa masih berlaku, santri bisa berjalan jalan, namun setelah itu tidak bisa keluar. Mengharapkan diuruskan kimlik atau ijin tinggal yang berlaku 1 tahun. Kimlik pengurusannya mudah atau tidaknya tergantung daerah masing-masing. Sari mendapatkan kimlik setelah di tahun ke 3. Hal ini menyebabkan dia tidak diijinkan mengunjungi Turki dalam waktu 1 tahun setelah kepulangan. Ternyata benar, setelah Sari menikah dan ke turki kena denda 5 juta. Alhamdulillah karena suaminya tidak keberatan. 

Sebenarnya aku juga punya opsi untuk menguliahkan ke Pare atau ke STID, namun Riza berkata "Aku eman umi dan abi yang sudah tahu teman2nya jika kalau mau ke Turky, umi kan malu". Masyaalloh anakku sempat berpikir tentang harga diri umi abinya yang sudah banyak orang tahu bahwa anaknya mau ke Turky. Aku bilang kalau hal ini bukan menjadi permasalahan kami sebagai orang tua. Kami akan dengan gampang bilang bahwa memilih pendidikan selain di Turky juga ada kebaikannya. Tidak ada di dunia ini sistem yang sempurna. 

Bismillah setelah berunding dengan Riza, dia siap meneruskan ke Turky dengan segala resiko. Misalnya sejelek-jeleknya di deportasi dan dipulangkan paling tidak dia sudah pernah ke luar negri, toh kalaupun dipulangkan juga tidak dibiarkan pulang sendiri atau tidak mungkin ditelantarkan oleh Yayasan Sulaimaniyah, dan akupun sebagai ibunya akan mengirimkan biaya kepulangnnya, dan memang itu biaya belajar dari pengalaman. 

Bismillah aku serahkan Riza pada Alloh karena dia sudah pada jalan yang benar yaitu jalannya Al Quran. Mungkin dulu pernah aku belum yakin kalau pendidikan pondok itu menjamin masa depan dan pekerjaan, namun aku makin menguatkan diri bahwa jalan yang kami pilih itu adalah jalan yang dikehendaki oleh Alloh, sehingga dengan penuh keyakinan pula bahwa, jika berada di jalan Alloh, maka dengan enak aku menyerahkan diri dan anakku padaMu. "Tolonglah ya Alloh, karena anak2 kami sudah di jalanMu. Aku infaqkan anak2ku di jalan Alloh....Ya Alloh berikan petunjuk pada anak-anakku yang sudah baik di jalanMu....aamiin. 

Riza sempat juga mengutarakan ke abi ihya, abi yang selama ini dekat dari hati dan dianggap Riza bijak dan sabar dalam mengatasi permasalahan murid. Riza bilang bahwa dia memilih meneruskan di Turky dengan berbagai resiko misalnya di deportasi dan akan menjalankan belajarnya dengan lebih baik lagi.  

Keberangkatanpun, dia mengambil keputuasan untuk bersama temannya, Alif. Naik kereta api jarak jauh, pertama kalinya dia berangkat. Kami semua ingin mengantarkan namun waktu yang cukup panjang akan cukup membuat sulit ijin di tempat kerja umi dan mbak Sari. Kami antar sampai Gubeng sementara temannya stat di Sidoarjo. Rasanya nahan airmata banget melihat kepergiannya walaupun secara fisik sudah lebih besar dari Abinya, sudah pantas jadi Abi Sulaimaniyah karena selama di pondok dia juga selalu jadi ketua. Namun wajar jika dia gemetaran juga saat ambil kartu chip yang sempat terbawa...sambil lari dan menemui kami lagi untuk menyerahkan chip kartu. Gemetaran itu tandanya di bertangungjawab, takut ketinggalan kereta.

QS 6 : 55

Jalan Hidup


Ayat QS 6 : 55 Allah SWT menerangkan ayat-ayat Al Qur'an agar terlihat jelas jalan hidup orang yang beriman (shaleh) dan jalan hidup orang yang berdosa. Setiap orang dalam ayat QS 74 : 38 akan mempertanggungjawabkan pilihan jalan yang ditempuhnya.


Jalan hidup orang beriman adalah mengerjakan kebaikan, sedangkan jalan hidup orang yang tidak beriman adalah berbuat dosa.

Dalam ayat QS 59 : 18 orang yang beriman selalu bermuhasabah diri setiap harinya, dengan mengupgrade hidupnya setiap hari ke arah yang lebih baik dengan terus mengerjakan kebaikan dan bertakwa kepada Allah SWT. 

Jalan hidup orang beriman adalah mengerjakan kebaikan dan bertakwa kepada Allah, yaitu :

1. QS 3 : 102 bertakwa dengan menaati Allah dan tidak bermaksiat kepada-Nya.

2. QS 2 : 152 senantiasa mengingat Allah dan bersyukur kepada-Nya. 

3. QS 23 : 3 menjauhkan diri dari kegiatan yang sia-sia. 

4. QS 2 : 43 mendirikan shalat dan menginfaqkan sebagian dari rezeki yang diberikan Allah. 

5. Mencintai mukmin yang lainnya. (HR. Muslim)

6. QS 49 : 15 berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa. 

7. QS 65 : 2 - 3 bertawakkal kepada Allah. 

8. QS 5 : 2 mengamalkan nilai ketuhanan dan solidaritas yang tinggi. 

 

Inilah ayat-ayat Allah yang menjelaskan jalan hidup orang beriman, sehingga sangat jelas sekali bedanya dengan jalan hidup orang yang tidak beriman.

Wallahu'alam bishowab ❤️


 

Rabu, 24 September 2025

Mental Health

 QS 3 : 139

Berdamai Dengan Mental Health


Mental health atau kesehatan mental adalah aspek penting dari kesejahteraan secara keseluruhan karena berpengaruh langsung terhadap cara berpikir, merasa dan berperilaku. Maka berdamai lah dengan mental health, karena manusia di ayat QS 3 : 139 adalah makhluk yang paling tinggi derajatnya jadi janganlah merasa lemah dan janganlah bersedih hati.

Subhannallah.... islam Sungguh sangat holistik, kesehatan mental pun dibicarakan dengan serius. Bagaimana berdamai dengan mental health ? 

1. QS 2 : 155 kehidupan dunia kita akan terus dipenuhi dengan ujian, yang di uji adalah emosi kita yaitu rasa cemas, takut, khawatir dan prihatin. Agar menjadi pribadi yang tangguh.

2. QS 40 : 60 kembalikan kepada Allah karena Dia menjanjikan jika kita meminta pasti Allah akan memberi. Dan ingatlah Allah, dengan mengingat Allah dalam ayat QS 13 : 28 hati menjadi tentram.

3. QS 10 : 57 jadikan al Qur'an sebagai teman hidup yang tak terpisahkan karena al Qur'an penuh kisah inspiratif, pengingat, tips-tips praktis dan kata-kata bijak. Al Qur'an sebagai blue print karena di dalamnya ada petunjuk tentang bagaimana kita menavigasi masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan dan kesedihan.

4. QS 2 : 153 bersabarlah, meskipun terkadang terasa sulit untuk bersabar dan terus percaya kepada Allah. Dan di ayat QS 2 : 216 berbaik sangkalah kepada Allah bahwa Allah paling tahu waktu terbaik selesainya masalah karena hikmahnya selalu ada setelahnya.

Masalah adalah fahamkan hambaNya bahwa Allah medidik hambaNya agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Rasulullah Shollallahu 'alaihi wassallam bersabda:

Jika Allah menghendaki kebaikan atas hamba Maka Allah memberinya mushibah (HR Bukhori)

Wallahu'alam bishowab 

Seorang anak mengalami stres saat memiliki guru yang perfecsionis. Maksud seorang guru itu supaya muridnya lebih baik dari dirinya yang mampu belajar maksimal dan menghafal dengan waktu yang cepat. Namun maksud baik itu belum bisa diterima secara positif oleh sebagian muridnya. Akibatnya yang bisa berpikir positif dia akan melaju kencang, sebaliknya yang berpikir negatif dia akan mengalami stres. 

Pelampiasannya bermacam-macam, ada yang menjadi emosional memukul kaki ke lantai dan muka cemberut, ada yang cuek saja sambil muka ketawa tanpa beban bilang "gak mau ah saya menghafal bu". Ada juga yang melampiaskan dengan hal negatif, misalnya kabur dari kelas untuk sekedar guyon dengan temannya, ada yang nongkrong di warung kopi sambil merokok. 

Namun sebenarnya bukan karena faktor guru yang perfeksionis seh, kebanyakan lebih  karena respon negatif seseorang dalam menanggapi situasi tekanan. Rasa kurang bertangung jawab sehingga mencari orang lain sebagai alasan untuk disalahkan "iya guruu yang salah sehingga membuat saya trauma dan tidak mau nbelajar lagi di sana".  

Sementara aku sendiri, saat ditekan dengan cara tidak diorangkan dengan tidak dilibatkan dalam suatu kegiatan dan tangung jawab di sekolah. Pertamanya memang setres, nangis, sakit hati, sedih. Namun akhirnya aku sembuhkan lukaku, aku bangkit dan aku gali potensiku dan akhirnya aku menjuarai lomba karya ilmiah guru, juara 1 yang diselenggarakan oleh ITSF perusahaan Jepang, ikut pelatihan di Bandung dll. Akhirnya dari semua itu bangkit kembali namaku, muncul dan lebih dipercaya sehingga mendapatkan kesempatan ke Turky karena memiliki murid sebagai peserta terbanyak....Alhamdulillah siapa mau iri, wong persaingan secara verr diumumkan di depan publik.

Segala hal baik maupun buruk harus disikapi positif, seperti halnya di bawah ini

Ajaibnya keadaan seorang mukmin? Bagaimana bisa?

Dari Shuhaib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim, no. 2999)

Imam Al-Munawi berkata dalam Faidhul Qadir, Keajaibannya adalah ketika ia diberi kesenangan berupa sehat, keselamatan, harta dan kedudukan, maka ia bersyukur pada Allah atas karunia tersebut. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersyukur. Ketika ia ditimpa musibah, ia bersabar. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersabar.

Sebaik apapun kondisi jika tidak bersyukur maka akan mengeluh dan tidak merasa puas, itulah mata lebah yang selalu hinggap pada bunga dan menghasilkan madu, sebaliknya jika mata lalat hanya melihat hal yang busuk itu seperti sesorang yang melihat segala hal dipikirkan negatif maka tidak akan pernah merasa ada kebaikan, tidak pernah merasa ada hikmah dan akhirnya banyak mengeluh dan  tidak pernah bersyukur. 

Jadi intinya hidup ini hanya bersyukur dan sabar   maka semua akan menjadi baik. Karena itulah dalam quran di sebutkan sabar dan syukur namun Alloh menyatakan sedikit hambaKu yang bersyukur.

Kata "sabar" dan turunannya dalam Al-Qur'an disebutkan sekitar 103 kali, yang menunjukkan betapa pentingnya kesabaran dalam ajaran Islam. Penyebutan yang berulang ini mencakup berbagai konteks, seperti menghadapi ujian, menjalankan ketaatan, dan menjauhi larangan. 

Kata "syukur" dan yang seakar dengannya disebut sebanyak 75 kali dalam Al-Qur'an, tersebar di 69 ayat dan 37 surat.

Ayat tentang sedikitnya orang yang bersyukur terdapat dalam QS. Saba' ayat 13:, yang artinya "Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur." Ayat lain yang juga menekankan hal ini adalah QS. As-Sajdah ayat 9 yang menyebutkan bahwa "tetapi kamu sedikit sekali bersyukur," serta QS. Al-Mulk ayat 23 yang menyatakan "sangat sedikit hamba-Ku yang bersyukur." 

Ya Alloh jadikan kami hambaMu yang bersyukur...aamiin

"Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatik" berarti "Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir (mengingat) kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbaiki ibadah kepada-Mu". Doa ini diwasiatkan oleh Nabi Muhammad kepada Mu'adz bin Jabal untuk dibaca di akhir salat, dan hadisnya diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ahmad.